Sun,26 July 2026
USD41,57
%0.21
EURO48,55
%0.10
GBP55,54
%0.10
BIST11.258,72
%-1.04
GR. ALTIN5.012,06
%0.23
İstanbul
Ankara
İzmir
Adana
Adıyaman
Afyonkarahisar
Ağrı
Aksaray
Amasya
Antalya
Ardahan
Artvin
Aydın
Balıkesir
Bartın
Batman
Bayburt
Bilecik
Bingöl
Bitlis
Bolu
Burdur
Bursa
Çanakkale
Çankırı
Çorum
Denizli
Diyarbakır
Düzce
Edirne
Elazığ
Erzincan
Erzurum
Eskişehir
Gaziantep
Giresun
Gümüşhane
Hakkâri
Hatay
Iğdır
Isparta
Kahramanmaraş
Karabük
Karaman
Kars
Kastamonu
Kayseri
Kırıkkale
Kırklareli
Kırşehir
Kilis
Kocaeli
Konya
Kütahya
Malatya
Manisa
Mardin
Mersin
Muğla
Muş
Nevşehir
Niğde
Ordu
Osmaniye
Rize
Sakarya
Samsun
Siirt
Sinop
Sivas
Şırnak
Tekirdağ
Tokat
Trabzon
Tunceli
Şanlıurfa
Uşak
Van
Yalova
Yozgat
Zonguldak
  1. News
  2. #Aswaja
  3. PBNU Luncurkan Digdaya Pesantren, Perkuat Digitalisasi dan Tata Kelola Pesantren

PBNU Luncurkan Digdaya Pesantren, Perkuat Digitalisasi dan Tata Kelola Pesantren

pbnu-luncurkan-digdaya-pesantren,-perkuat-digitalisasi-dan-tata-kelola-pesantren
PBNU Luncurkan Digdaya Pesantren, Perkuat Digitalisasi dan Tata Kelola Pesantren
service

Palembang, NU Online

Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) dan Rabithah Ma’ahid Islamiyah Nahdlatul Ulama meluncurkan Digdaya Pesantren dalam Roadshow Ke-14 Gerakan Nasional Pesantrenku Aman di Pondok Pesantren Muqimus Sunnah, Palembang, Sumatra Selatan, Sabtu (25/7/2026). 

Sekretaris RMI PBNU Ulun Nuha mengatakan Digdaya Pesantren merupakan sebuah platform digital yang dikembangkan untuk mendukung pendataan, tata kelola, dan penguatan ekosistem pesantren. 

“Digdaya Pesantren adalah program pendataan dan digitalisasi pesantren yang dihadirkan oleh PBNU bersama RMI untuk memudahkan pesantren mengelola datanya sendiri, sekaligus membuat profil pesantren lebih dikenal publik luas melalui Portal Pesantren NU,” kata Gus Ulun, sapaan akrabnya kepada NU Online, Ahad (26/7/2026).

Program ini diharapkan menjadi bagian dari transformasi kelembagaan yang mampu meningkatkan kemandirian, akuntabilitas, serta daya saing pesantren di era digital.

Sebagai penegasan komitmen bersama, dalam kesempatan itu juga,. peserta membacakan dan menandatangani Deklarasi Palembang Mewujudkan Pesantrenku Aman. Deklarasi itu memuat komitmen memperkuat perlindungan santri, mencegah segala bentuk kekerasan, membangun budaya pengasuhan yang sehat, serta memperkuat kolaborasi antara pesantren, pemerintah, dan masyarakat.

Ketua PWNU Sumatera Selatan KH Hendra Zainuddin Al Qodiri menyebut Sumatra Selatan memiliki sekitar 670 pondok pesantren, dengan sekitar 90 persen di antaranya berafiliasi dengan Nahdlatul Ulama.

“Ini menunjukkan bahwa NU memikul amanah yang sangat besar dalam menjaga kualitas pendidikan, pengasuhan, dan perlindungan bagi ribuan santri di Sumatera Selatan. Karena itu, kami mengajak seluruh pesantren dan warga Nahdliyin untuk bersama-sama mendukung Gerakan Nasional Pesantrenku Aman,” ujarnya.

Roadshow tersebut dihadiri Ketua Umum PBNU KH Yahya Cholil Staquf, Wakil Ketua Umum PBNU KH Amin Said Husni, Ketua Rabithah Ma’ahid Islamiyah (RMI) PBNU KH Hodri Ariev, Ketua PWNU Sumatera Selatan KH Hendra Zainuddin Al Qodiri, Asisten I Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan Apriyadi Mahmud, para kiai, nyai, pengasuh pondok pesantren, serta unsur pemerintah dan masyarakat.

Rangkaian kegiatan diawali dengan doa bersama, dilanjutkan pembacaan dan penandatanganan Deklarasi Palembang Mewujudkan Pesantrenku Aman.

Melalui penyelenggaraan Roadshow Ke-14 Gerakan Nasional Pesantrenku Aman di Palembang, PBNU menegaskan komitmennya untuk terus memperluas gerakan perlindungan santri di berbagai daerah. 

Gerakan ini diharapkan menjadi bagian dari transformasi pesantren yang tidak hanya memperkuat sistem perlindungan anak, tetapi juga menjaga marwah pesantren sebagai pusat pendidikan Islam, pembinaan akhlak, dan pengembangan peradaban yang adaptif terhadap tantangan masa depan.

0
emoji-1
Emoji
0
emoji-2
Emoji
0
emoji-3
Emoji
0
emoji-4
Emoji
0
emoji-5
Emoji
0
emoji-6
Emoji
0
emoji-7
Emoji
Berlangganan Newsletter Kami Sepenuhnya Gratis Jangan lewatkan kesempatan untuk tetap mendapatkan informasi terbaru dan mulai berlangganan email gratis Anda sekarang.

Comments are closed.

Login

To enjoy kabarwarga.com privileges, log in or create an account now, and it's completely free!

Install App

By installing our application, you can access our content faster and easier.

Ikuti Kami
KAI ile Haber Hakkında Sohbet
Sohbet sistemi şu anda aktif değil. Lütfen daha sonra tekrar deneyin.