Thu,27 August 2026
USD41,57
%0.21
EURO48,55
%0.10
GBP55,54
%0.10
BIST11.258,72
%-1.04
GR. ALTIN5.012,06
%0.23
İstanbul
Ankara
İzmir
Adana
Adıyaman
Afyonkarahisar
Ağrı
Aksaray
Amasya
Antalya
Ardahan
Artvin
Aydın
Balıkesir
Bartın
Batman
Bayburt
Bilecik
Bingöl
Bitlis
Bolu
Burdur
Bursa
Çanakkale
Çankırı
Çorum
Denizli
Diyarbakır
Düzce
Edirne
Elazığ
Erzincan
Erzurum
Eskişehir
Gaziantep
Giresun
Gümüşhane
Hakkâri
Hatay
Iğdır
Isparta
Kahramanmaraş
Karabük
Karaman
Kars
Kastamonu
Kayseri
Kırıkkale
Kırklareli
Kırşehir
Kilis
Kocaeli
Konya
Kütahya
Malatya
Manisa
Mardin
Mersin
Muğla
Muş
Nevşehir
Niğde
Ordu
Osmaniye
Rize
Sakarya
Samsun
Siirt
Sinop
Sivas
Şırnak
Tekirdağ
Tokat
Trabzon
Tunceli
Şanlıurfa
Uşak
Van
Yalova
Yozgat
Zonguldak
  1. News
  2. Sport
  3. Bulu tangkis
  4. PBSI evaluasi tim Indonesia usai gagal penuhi target di All England

PBSI evaluasi tim Indonesia usai gagal penuhi target di All England

pbsi-evaluasi-tim-indonesia-usai-gagal-penuhi-target-di-all-england
PBSI evaluasi tim Indonesia usai gagal penuhi target di All England
service

Jakarta (ANTARA) – Pengurus Pusat Persatuan Bulu Tangkis Seluruh Indonesia (PBSI) mengevaluasi tim bulu tangkis Indonesia setelah gagal memenuhi target di All England 2026 yakni menggondol satu gelar.

Kabid Binpres PP PBSI Eng Hian mengatakan pihaknya akan berkomitmen untuk bisa mencari metode pembinaan yang semakin efektif yang dinilai gagal memenuhi target di All England 2026 setelah terhenti di lima sektor.

“Evaluasi ini akan kami lakukan secara komprehensif bersama tim pelatih dan tim pendukung di pelatnas untuk melihat apa saja yang masih perlu diperbaiki dan ditingkatkan agar ke depan para atlet bisa tampil lebih maksimal dan stabil di turnamen besar,” ujar Eng Hian dalam keterangan resmi, Senin.

“PBSI akan terus berupaya mencari metode pembinaan yang semakin efektif agar potensi para atlet dapat berkembang secara optimal dan mampu bersaing secara konsisten di level tertinggi.” imbuhnya.

Baca juga: Raymond/Nikolaus banyak belajar dari ganda nomor satu dunia

Langkah wakil Indonesia paling jauh pada turnamen BWF kelas 1000 ini dicatatkan oleh ganda putra Raymond Indra/Nikolaus Joaquin yang melaju hingga babak semifinal.

Sementara di empat sektor lainnya yaitu tunggal putra, tunggal putri, ganda putri dan ganda campuran, wakil Indonesia harus terhenti sejak memasuki babak perempat final.

Eng Hian mengatakan bahwa harapan masyarakat terhadap bulu tangkis sangatlah besar. Oleh sebab itu ia meminta maaf atas kegagalan tim Merah Putih pada kejuaraan yang berlangsung di Birmingham tersebut.

“Kami juga memahami bahwa harapan masyarakat Indonesia terhadap bulu tangkis sangat besar, terlebih di turnamen seperti All England. Untuk itu kami menyampaikan permohonan maaf karena belum dapat memenuhi target yang telah ditetapkan,” ujar Eng Hian.

Setelah All England, tim Indonesia akan melanjutkan rangkaian turnamen di Eropa dengan mengikuti Swiss Open yang menjadi bagian dari kalender BWF World Tour.

Turnamen tersebut diharapkan menjadi kesempatan bagi para atlet untuk kembali menunjukkan performa terbaik sekaligus membawa pulang hasil terbaik bagi Indonesia.

Baca juga: PBSI apresiasi langkah pebulu tangkis muda di All England 2026

Pewarta: Fajar Satriyo
Editor: Irwan Suhirwandi
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

0
emoji-1
Emoji
0
emoji-2
Emoji
0
emoji-3
Emoji
0
emoji-4
Emoji
0
emoji-5
Emoji
0
emoji-6
Emoji
0
emoji-7
Emoji
Berlangganan Newsletter Kami Sepenuhnya Gratis Jangan lewatkan kesempatan untuk tetap mendapatkan informasi terbaru dan mulai berlangganan email gratis Anda sekarang.

Comments are closed.

Login

To enjoy kabarwarga.com privileges, log in or create an account now, and it's completely free!

Install App

By installing our application, you can access our content faster and easier.

Ikuti Kami
KAI ile Haber Hakkında Sohbet
Sohbet sistemi şu anda aktif değil. Lütfen daha sonra tekrar deneyin.