Mubadalah.id – Keinginan untuk buang air kecil lebih sering dapat muncul selama kehamilan. Kondisi ini paling umum terjadi pada tiga bulan pertama kehamilan dan kembali muncul pada satu atau dua bulan terakhir.
Akan tetapi, frekuensi buang air kecil yang meningkat dapat disebabkan oleh kondisi lain. Tekanan emosional, infeksi kandung kemih, dan diabetes atau penyakit gula darah merupakan beberapa kemungkinan penyebab.
Jika keluhan tersebut disertai rasa sakit, panas ketika buang air kecil, atau gejala lain yang mengganggu, ibu sebaiknya mendapatkan pemeriksaan untuk mengetahui penyebabnya.
Perut Membesar Tidak Selalu Berarti Hamil
Perubahan ukuran perut menjadi salah satu tanda yang lebih mudah diamati. Setelah kehamilan memasuki usia sekitar tiga atau empat bulan, ukuran rahim biasanya sudah cukup besar sehingga perubahan pada perut dapat mulai terlihat dari luar.
Meski demikian, pembesaran perut juga dapat terjadi karena penyebab lain. Kondisi tersebut dapat berkaitan dengan pertambahan berat badan, adanya pertumbuhan atau massa di dalam perut, maupun penyakit tertentu.
Karena itu, perut yang membesar tidak dapat menjadi bukti tunggal bahwa seorang ibu sedang hamil.
Payudara Membesar sebagai Persiapan Menyusui
Kehamilan juga dapat menyebabkan payudara membesar. Perubahan tersebut merupakan bagian dari persiapan tubuh untuk memproduksi air susu bagi bayi.
Namun, payudara yang membesar juga dapat terjadi menjelang menstruasi. Sebagian perempuan memang mengalami pembengkakan atau perubahan pada payudara sebelum haid datang.
Artinya, perubahan pada payudara perlu ibu lihat dengan tanda-tanda lainnya untuk mengetahui apakah perubahan tersebut berkaitan dengan kehamilan.
Gerakan Bayi Mulai Terasa pada Usia Kehamilan Tertentu
Sebagian ibu mulai merasakan adanya gerakan di dalam perut ketika usia kehamilan mencapai sekitar 16 hingga 20 minggu atau empat sampai lima bulan. Gerakan tersebut dapat menjadi salah satu petunjuk adanya kehamilan.
Namun, pada tahap awal ketika gerakan belum kuat dan belum dapat ibu kenali dengan jelas, sensasi di dalam perut juga karena gas.
Seiring bertambahnya usia kehamilan, gerakan bayi biasanya menjadi semakin kuat dan lebih mudah ibu lebih kenali.
Gerakan Kuat Bayi Menjadi Tanda yang Lebih Pasti
Berbeda dengan tanda-tanda kemungkinan hamil, gerakan bayi yang semakin kuat dapat menjadi salah satu tanda pasti kehamilan. Sebagian besar ibu mulai merasakan tendangan bayi dengan lebih jelas ketika usia kehamilan mencapai sekitar lima bulan.
Pada tahap tersebut, gerakan yang ibu rasakan tidak lagi sekadar sensasi ringan di dalam perut. Gerakan bayi dapat terasa lebih kuat dan terjadi berulang. []
*)Sumber Tulisan: Buku Bila Perempuan Melahirkan karya Susan Klein dkk, hlm 111.





Comments are closed.