Thu,30 April 2026
USD41,57
%0.21
EURO48,55
%0.10
GBP55,54
%0.10
BIST11.258,72
%-1.04
GR. ALTIN5.012,06
%0.23
İstanbul
Ankara
İzmir
Adana
Adıyaman
Afyonkarahisar
Ağrı
Aksaray
Amasya
Antalya
Ardahan
Artvin
Aydın
Balıkesir
Bartın
Batman
Bayburt
Bilecik
Bingöl
Bitlis
Bolu
Burdur
Bursa
Çanakkale
Çankırı
Çorum
Denizli
Diyarbakır
Düzce
Edirne
Elazığ
Erzincan
Erzurum
Eskişehir
Gaziantep
Giresun
Gümüşhane
Hakkâri
Hatay
Iğdır
Isparta
Kahramanmaraş
Karabük
Karaman
Kars
Kastamonu
Kayseri
Kırıkkale
Kırklareli
Kırşehir
Kilis
Kocaeli
Konya
Kütahya
Malatya
Manisa
Mardin
Mersin
Muğla
Muş
Nevşehir
Niğde
Ordu
Osmaniye
Rize
Sakarya
Samsun
Siirt
Sinop
Sivas
Şırnak
Tekirdağ
Tokat
Trabzon
Tunceli
Şanlıurfa
Uşak
Van
Yalova
Yozgat
Zonguldak
  1. News
  2. Business
  3. Pendapatan Turun, Laba CTRA Ikut Terkikis di Kuartal I 2026

Pendapatan Turun, Laba CTRA Ikut Terkikis di Kuartal I 2026

pendapatan-turun,-laba-ctra-ikut-terkikis-di-kuartal-i-2026
Pendapatan Turun, Laba CTRA Ikut Terkikis di Kuartal I 2026
service

KABARBURSA.COM – PT Ciputra Development Tbk (CTRA) membukukan laba bersih Rp549,3 miliar pada kuartal I 2026, turun dibandingkan periode serupa tahun lalu yang sebanyak Rp668,6 miliar. Penyusutan ini bersamaan dengan melemahnya penjualan dan pendapatan usaha.

Berdasarkan laporan keuangan yang telah dipublikasikan, penjualan dan pendapatan CTRA pada tiga bulan pertama 2026 sebesar Rp2,56 triliun, menurun dibanding periode yang sama tahun lalu sebanyak Rp2,73 triliun. Penurunan ini membuat tekanan terhadap laba kotor menjadi Rp1,19 triliun dari sebelumnya Rp1,40 triliun.

Laba usaha CTRA pada kuartal I 2026 tercatat Rp727,7 miliar, turun dari Rp935,3 miliar pada periode yang sama tahun lalu. Beban umum dan administrasi meningkat menjadi Rp405,5 miliar, sedangkan beban penjualan sebesar Rp113,4 miliar.

Kinerja juga dipengaruhi oleh penyusutan penghasilan keuangan yang menjadi  Rp84,8 miliar dari Rp121,6 miliar. Sementara, beban keuangan masih cukup masih cukup besar meski menurun menjadi Rp201,7 miliar dari Rp326,8 miliar pada periode sebelumnya.

Dari neraca, CTRA total aset CTRA sebesar Rp45,80 triliun per 31 Maret 2026. Angka ini menurun dibanding posisi akhir 2025 yang sebesar Rp47,98 triliun. Catatan ini disebabkan karena berkuangnya kas dan setara kas menjadi  Rp8,25 triliun dari sebelumnya Rp10,36 triliun.

Adapun total liabilitas CTRA nenyusut menjadi Rp18,34 triliun dari Rp21,06 triliun pada akhir 2025. Sedangkan, ekuitas emiten properti ini meningkat menjadi  Rp27,46 triliun dari Rp26,91 triliun.

Saham CTRA Tertekan

Pergerakan saham CTRA menunjukkan tekanan yang masih berlanjut di berbagai rentang waktu perdagangan. Mengutip data Stockbit, Kamis, 30 April 2026, dalam periode sepekan, saham CTRA terkoreksi sebesar 3,45 persen.

Meski demikian, dalam rentang satu bulan, saham CTRA sempat mencatatkan penguatan tipis sebesar 2,19 persen.
Namun tekanan lebih dalam terlihat pada periode yang lebih panjang.

Dalam tiga bulan terakhir, saham CTRA turun 15,66 persen, sementara dalam enam bulan terkoreksi lebih dalam hingga 20,90 persen.

Secara year to date (YTD), saham ini juga mencatatkan penurunan sebesar 15,66 persen. Tren pelemahan semakin terlihat dalam rentang tahunan, dalam satu tahun terakhir harga saham ini telah turun 22,65 persen.

Dalam jangka panjang, tekanan harga semakin signifikan. Selama tiga tahun terakhir, saham ini terkoreksi 29,65 persen, sementara dalam lima tahun melemah 38,86 persen. (*)

0
emoji-1
Emoji
0
emoji-2
Emoji
0
emoji-3
Emoji
0
emoji-4
Emoji
0
emoji-5
Emoji
0
emoji-6
Emoji
0
emoji-7
Emoji
Berlangganan Newsletter Kami Sepenuhnya Gratis Jangan lewatkan kesempatan untuk tetap mendapatkan informasi terbaru dan mulai berlangganan email gratis Anda sekarang.

Comments are closed.

Login

To enjoy kabarwarga.com privileges, log in or create an account now, and it's completely free!

Install App

By installing our application, you can access our content faster and easier.

Ikuti Kami
KAI ile Haber Hakkında Sohbet
Sohbet sistemi şu anda aktif değil. Lütfen daha sonra tekrar deneyin.