Sat,25 July 2026
USD41,57
%0.21
EURO48,55
%0.10
GBP55,54
%0.10
BIST11.258,72
%-1.04
GR. ALTIN5.012,06
%0.23
İstanbul
Ankara
İzmir
Adana
Adıyaman
Afyonkarahisar
Ağrı
Aksaray
Amasya
Antalya
Ardahan
Artvin
Aydın
Balıkesir
Bartın
Batman
Bayburt
Bilecik
Bingöl
Bitlis
Bolu
Burdur
Bursa
Çanakkale
Çankırı
Çorum
Denizli
Diyarbakır
Düzce
Edirne
Elazığ
Erzincan
Erzurum
Eskişehir
Gaziantep
Giresun
Gümüşhane
Hakkâri
Hatay
Iğdır
Isparta
Kahramanmaraş
Karabük
Karaman
Kars
Kastamonu
Kayseri
Kırıkkale
Kırklareli
Kırşehir
Kilis
Kocaeli
Konya
Kütahya
Malatya
Manisa
Mardin
Mersin
Muğla
Muş
Nevşehir
Niğde
Ordu
Osmaniye
Rize
Sakarya
Samsun
Siirt
Sinop
Sivas
Şırnak
Tekirdağ
Tokat
Trabzon
Tunceli
Şanlıurfa
Uşak
Van
Yalova
Yozgat
Zonguldak
  1. News
  2. Sport
  3. Bulu tangkis
  4. Piala Kapolri wadahi seribu lebih peserta termasuk atlet disabilitas

Piala Kapolri wadahi seribu lebih peserta termasuk atlet disabilitas

piala-kapolri-wadahi-seribu-lebih-peserta-termasuk-atlet-disabilitas
Piala Kapolri wadahi seribu lebih peserta termasuk atlet disabilitas
service

Jakarta (ANTARA) – Kejuaraan Bulu Tangkis Piala Kapolri 2026 akan melibatkan lebih dari seribu peserta dari kategori umum, Polri, dan disabilitas pada 27 Juli hingga 1 Agustus di Jakarta.

Ketua Seksi Humas Piala Kapolri 2026 Irjen Pol. Ahmad Ramadhan mengatakan jumlah tersebut terdiri atas 591 peserta kategori umum, 558 peserta kategori Polri, serta 70 atlet disabilitas.

“Pertandingan akan berlangsung di GOR Universitas Negeri Jakarta (UNJ), GOR Duren Sawit, dan GOR Pondok Bambu,” ujar Ahmad dalam konferensi pers di Jakarta, Jumat.

Kategori umum mempertandingkan kelompok umur pemula U-15, remaja U-17, dan taruna U-19 yang diikuti atlet peringkat satu hingga 32 nasional dari lima sektor tunggal putra, tunggal putri, ganda putra, ganda putri, dan ganda campuran.

Sementara itu, kategori Polri diikuti perwakilan sejumlah kepolisian daerah dan satuan kerja Markas Besar Polri dengan mempertandingkan nomor beregu putra.

Nomor beregu putra Polri menggunakan format tiga partai ganda putra, yakni satu pasangan dengan total usia minimal 85 tahun, satu pasangan dengan total usia minimal 60 tahun, serta satu pasangan tanpa batasan usia.

Baca juga: Angelita/Imanuela jaga momentum Piala Kapolri demi Seleknas PBSI

Adapun kategori disabilitas melibatkan 70 atlet binaan National Paralympic Committee (NPC) Indonesia dari 10 provinsi yang bertanding berdasarkan klasifikasi masing-masing.

Enam nomor yang dipertandingkan ialah tunggal putra WH1/WH2 gabungan, tunggal putra SL3, tunggal putra SL4, tunggal putra SU5, tunggal putri SL3/SL4/SU5 gabungan, serta tunggal SH6 putra-putri gabungan.

“Pembagian berdasarkan klasifikasi ini untuk memastikan pertandingan berlangsung kompetitif dan adil serta memberikan kesempatan yang setara untuk berprestasi,” kata Ahmad.

Seluruh pertandingan menggunakan sistem gugur. Para pemenang akan memperoleh sertifikat, medali, piala, serta uang pembinaan sebagai bentuk apresiasi.

Menurut Ahmad, Piala Kapolri tidak hanya menjadi ajang kompetisi untuk meraih prestasi, tetapi juga memperkuat hubungan antara Polri dan masyarakat.

“Polri ingin menunjukkan bahwa olahraga dapat menjadi ruang untuk membangun kebersamaan, persatuan, dan kesempatan yang inklusif bagi masyarakat, termasuk penyandang disabilitas,” ujarnya.

Baca juga: Piala Kapolri 2025 wujud sinergi Polri-PBSI dalam membina bulu tangkis

Sekretaris Jenderal PP PBSI Ricky Soebagdja mengapresiasi komitmen Polri dalam mendukung pembinaan dan peningkatan prestasi bulu tangkis nasional.

“Saya menyampaikan apresiasi atas komitmen Kapolri dalam mendukung bulu tangkis nasional. Kolaborasi ini merupakan wujud sinergi yang positif bagi prestasi bulu tangkis Indonesia,” kata Ricky.

Menurut Ricky, para atlet akan memperoleh kesempatan dan pengalaman bertanding sebelum menghadapi kompetisi dengan tingkat persaingan yang lebih tinggi.

Ia optimistis Piala Kapolri 2026 berlangsung kompetitif sekaligus menjadi wadah untuk menemukan atlet-atlet potensial Indonesia.

Sekretaris Jenderal NPC Indonesia Ukun Rukaendi mengatakan keterlibatan atlet disabilitas dalam kejuaraan itu turut membantu menyosialisasikan kepada masyarakat bahwa penyandang disabilitas dapat berperan bagi bangsa dan negara.

Menurut Ukun, Piala Kapolri juga memberikan kesempatan kepada atlet disabilitas untuk menunjukkan kemampuan sekaligus memperkuat pembinaan di provinsi masing-masing.

Ukun juga mengatakan ajang ini menjadi bagian dari persiapan kontingen Indonesia untuk meraih hasil maksimal pada Asian Para Games Aichi-Nagoya 2026 di Jepang.

Baca juga: PBSI berharap Piala Kapolri jadi wadah pencarian bakat muda

Pewarta: Muhammad Ramdan
Editor: Junaydi Suswanto
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

0
emoji-1
Emoji
0
emoji-2
Emoji
0
emoji-3
Emoji
0
emoji-4
Emoji
0
emoji-5
Emoji
0
emoji-6
Emoji
0
emoji-7
Emoji
Berlangganan Newsletter Kami Sepenuhnya Gratis Jangan lewatkan kesempatan untuk tetap mendapatkan informasi terbaru dan mulai berlangganan email gratis Anda sekarang.

Comments are closed.

Login

To enjoy kabarwarga.com privileges, log in or create an account now, and it's completely free!

Install App

By installing our application, you can access our content faster and easier.

Ikuti Kami
KAI ile Haber Hakkında Sohbet
Sohbet sistemi şu anda aktif değil. Lütfen daha sonra tekrar deneyin.