Mon,24 August 2026
USD41,57
%0.21
EURO48,55
%0.10
GBP55,54
%0.10
BIST11.258,72
%-1.04
GR. ALTIN5.012,06
%0.23
İstanbul
Ankara
İzmir
Adana
Adıyaman
Afyonkarahisar
Ağrı
Aksaray
Amasya
Antalya
Ardahan
Artvin
Aydın
Balıkesir
Bartın
Batman
Bayburt
Bilecik
Bingöl
Bitlis
Bolu
Burdur
Bursa
Çanakkale
Çankırı
Çorum
Denizli
Diyarbakır
Düzce
Edirne
Elazığ
Erzincan
Erzurum
Eskişehir
Gaziantep
Giresun
Gümüşhane
Hakkâri
Hatay
Iğdır
Isparta
Kahramanmaraş
Karabük
Karaman
Kars
Kastamonu
Kayseri
Kırıkkale
Kırklareli
Kırşehir
Kilis
Kocaeli
Konya
Kütahya
Malatya
Manisa
Mardin
Mersin
Muğla
Muş
Nevşehir
Niğde
Ordu
Osmaniye
Rize
Sakarya
Samsun
Siirt
Sinop
Sivas
Şırnak
Tekirdağ
Tokat
Trabzon
Tunceli
Şanlıurfa
Uşak
Van
Yalova
Yozgat
Zonguldak
  1. News
  2. Environment
  3. Puluhan Spesies Hewan Terancam Punah Gara-gara Kucing

Puluhan Spesies Hewan Terancam Punah Gara-gara Kucing

puluhan-spesies-hewan-terancam-punah-gara-gara-kucing
Puluhan Spesies Hewan Terancam Punah Gara-gara Kucing
service

Kucing rumahan dan kucing liar menjadi ancaman besar bagi satwa liar, bukan hanya dengan memangsa tetapi juga menyebarkan penyakit, memicu perubahan perilaku, dan bahkan mengganggu kemurnian genetik lewat kawin silang.   Di Australia, kucing diperkirakan membunuh lebih dari satu miliar mamalia, ratusan juta burung, dan ratusan juta reptil setiap tahun. Contoh lain datang dari Selandia Baru dengan burung kakapo, dari Hawaii dengan burung nene, hingga Florida dengan kasus woodrat dan macan kumbang yang terkena virus dari kucing rumahan. Upaya pengendalian dilakukan dengan berbagai cara, mulai dari program sterilisasi hingga teknologi drone dan pagar anti-kucing. Namun peran pemilik kucing rumahan sangat penting, karena keputusan membiarkan kucing bebas berkeliaran bisa berdampak langsung pada satwa liar di sekitar.   Kucing rumahan dan kucing liar (feral) adalah hewan yang dekat dengan manusia, tetapi sekaligus menjadi ancaman besar bagi satwa liar. Sejak ribuan tahun lalu kucing mengikuti peradaban manusia dan menyebar ke berbagai belahan dunia, dari daratan luas hingga pulau-pulau kecil yang sebelumnya bebas predator. Dengan kemampuan berburu yang tinggi, kucing beradaptasi cepat dan mengisi celah ekologi yang tidak pernah ada sebelumnya di tempat-tempat baru. Saat ini, populasi kucing dunia diperkirakan mencapai ratusan juta ekor, dan jutaan di antaranya hidup bebas di luar rumah atau sepenuhnya liar. Banyak pemilik yang membiarkan kucing keluar masuk sesuka hati, tanpa menyadari dampaknya bagi satwa di sekitar. Hasilnya, burung, mamalia kecil, reptil, bahkan amfibi menjadi korban setiap hari. Kajian ekologi global menyebutkan kucing adalah salah satu spesies invasif paling merusak di dunia, sejajar dengan tikus dan anjing liar. Kucing feral yang…This article was originally published on Mongabay

0
emoji-1
Emoji
0
emoji-2
Emoji
0
emoji-3
Emoji
0
emoji-4
Emoji
0
emoji-5
Emoji
0
emoji-6
Emoji
0
emoji-7
Emoji
Berlangganan Newsletter Kami Sepenuhnya Gratis Jangan lewatkan kesempatan untuk tetap mendapatkan informasi terbaru dan mulai berlangganan email gratis Anda sekarang.

Comments are closed.

Login

To enjoy kabarwarga.com privileges, log in or create an account now, and it's completely free!

Install App

By installing our application, you can access our content faster and easier.

Ikuti Kami
KAI ile Haber Hakkında Sohbet
Sohbet sistemi şu anda aktif değil. Lütfen daha sonra tekrar deneyin.