Arina.id-Meskipun sempat absen dari Timnas Brasil selama beberapa tahun, Neymar Jr. berupaya mewujudkan kembali mimpinya membela Samba di Piala Dunia 2026 Amerika-Kanada. Namun, ia gagal menjadi starter. Neymar hanya sedikit bermain, sampai akhirnya tim nasionalnya tersingkir di babak 16 besar.
Sepanjang pertandingan Brasil di Piala Dunia 2026 kemarin, The Magician–julukan Neymar–hanya sempat diturunkan saat timnya dikalahkan Norwegia 1-2 pada babak 16 besar. Saat itu ia menjadi satu-satunya pencetak gol bagi Brasil. Carlo Ancelotti, pelatih Samba saat itu tidak terlalu memercayainya bermain di era baru ini.
Sekarang, setelah beberapa hari bungkam, Neymar, bintang berusia 34 tahun yang telah menjalani 130 petandingan bersama Selecao itu secara terbuka mengkonfirmasi pengunduran dirinya dari Timnas. Dengan ini ia meninggalkan warisan bersejarah di samping beberapa legenda sepak bola lainnya.
Neymar menegaskan menutup karier internasional setelah 16 tahun memperkuat Selecao. “Waktu saya bersama tim nasional sudah berakhir. Saya telah membuat sejarah, saya sangat bahagia, saya telah memberikan darah dan hidup saya,” katanya setelah pertandingan terakhir Santos FC, seperti dikutip dari worldsoccertalk.com.
Keputusan tersebut membuatnya mengakhiri perjalanan panjang bersama Brasil yang debutnya dimulai dalam usia 18 tahun pada 2010 silam. Selama membela Selecao, mantan pemain Barcelona dan Paris Saint-Germain itu telah mencetak 80 gol dan 59 assist di semua kompetisi.
Meskipun usia Neymar sebenarnya masih memungkinkan untuk tampil di Copa America 2028, akan tetapi ia mengaku telah mantap dengan keputusan pensiun dari tim nasional.
“Saya mendapatkan banyak pengalaman di sana. Saya sudah memberikan segenap hati dan seluruh hidup untuk timnas Brasil. Saya selalu berjuang untuk jersey kuning itu, tetapi kurasa saya tidak menginginkannya lagi,” lanjutnya.
Setelah tidak lagi memperkuat Brasil, Neymar diperkirakan akan memusatkan perhatian pada karier di level klub bersama Santos. Keputusan tersebut juga diyakini dapat membantu memperpanjang karier sang pemain yang dalam beberapa tahun terakhir kerap diganggu masalah cedera.
Berbeda dengan periode sebelumnya, Neymar memang tidak lagi berada di puncak performa fisiknya bersama Selecao. Ia lebih banyak duduk di bangku cadangan di era kepelatihan Anceloti ini. Meskipun begitu, sejarah mencatat, Neymar adalah pemain kedua dengan penampilan terbanyak bersama Brasil yang hanya dilampaui oleh Cafu.





Comments are closed.