Sun,9 August 2026
USD41,57
%0.21
EURO48,55
%0.10
GBP55,54
%0.10
BIST11.258,72
%-1.04
GR. ALTIN5.012,06
%0.23
İstanbul
Ankara
İzmir
Adana
Adıyaman
Afyonkarahisar
Ağrı
Aksaray
Amasya
Antalya
Ardahan
Artvin
Aydın
Balıkesir
Bartın
Batman
Bayburt
Bilecik
Bingöl
Bitlis
Bolu
Burdur
Bursa
Çanakkale
Çankırı
Çorum
Denizli
Diyarbakır
Düzce
Edirne
Elazığ
Erzincan
Erzurum
Eskişehir
Gaziantep
Giresun
Gümüşhane
Hakkâri
Hatay
Iğdır
Isparta
Kahramanmaraş
Karabük
Karaman
Kars
Kastamonu
Kayseri
Kırıkkale
Kırklareli
Kırşehir
Kilis
Kocaeli
Konya
Kütahya
Malatya
Manisa
Mardin
Mersin
Muğla
Muş
Nevşehir
Niğde
Ordu
Osmaniye
Rize
Sakarya
Samsun
Siirt
Sinop
Sivas
Şırnak
Tekirdağ
Tokat
Trabzon
Tunceli
Şanlıurfa
Uşak
Van
Yalova
Yozgat
Zonguldak
  1. News
  2. Top News
  3. TNGGP catat 150 petugas gabungan masih berupaya padamkan api

TNGGP catat 150 petugas gabungan masih berupaya padamkan api

tnggp-catat-150-petugas-gabungan-masih-berupaya-padamkan-api
TNGGP catat 150 petugas gabungan masih berupaya padamkan api
service

Cianjur (ANTARA) – Balai Besar Taman Nasional Gunung Gede Pangrango mencatat sekitar 150 petugas gabungan dan relawan masih berupaya memadamkan api yang membakar lahan di kawah Wadon Gunung Gede dengan luas lahan terbakar yang terus bertambah.

Juru Bicara Balai Besar TNGGP Ade Bagja saat dihubungi di Cianjur, Jawa Barat, Minggu, mengatakan memasuki hari kedua penanganan, jumlah petugas dan relawan yang datang terus bertambah guna membantu pemadaman lahan yang terus meluas, terutama di kawasan kawah Wadon.

Petugas gabungan terdiri atas TNI/Polri, Damkar Cianjur, BPBD Cianjur, dan puluhan relawan dari berbagai organisasi dan perorangan terus berupaya memadamkan api yang membakar sekitar enam hektare lahan, dengan cara manual.

“Kendala pemadaman karena lokasi yang sulit dijangkau ditambah banyaknya pepohonan kering yang mudah terbakar, sehingga menyulitkan petugas dan relawan, untuk data pasti kami masih menunggu,” katanya.

Terkait dengan penyebab kebakaran berdasarkan hasil penelusuran awal, diduga karena faktor alam. Rumput dan pohon yang mengering terbakar akibat suhu panas cukup tinggi di kawah Wadon, sehingga menyulut kebakaran.

Baca juga: Kemenhut berhasil kendalikan karhutla di Sembalun Gunung Rinjani

Sebelum terjadi kebakaran, tidak ada aktivitas manusia di kawasan tersebut. Guna memastikan, pihaknya masih menunggu laporan petugas dan tim di lapangan yang masih berupaya memadamkan api.

“Kemungkinan besar kebakaran di kawah Wadon karena faktor alam, suhu panas membakar rumput yang mengering sehingga menjalar ke pohon dan tanaman lainnya, namun hal tersebut nanti akan didalami petugas,” katanya.

Informasi dari petugas dan relawan, hingga hari kedua penanganan ratusan petugas gabungan masih berupaya memadamkan api yang membakar lahan di kawah Wadon Gunung Gede. Api terus menjalar ke sejumlah lokasi yang sulit dijangkau.

Angin yang bertiup kencang sejak pagi hingga petang membuat api dengan cepat menjalar ke lahan lain, di mana luas lahan yang terbakar mencapai enam hektare lebih, dan sebagian besar sulit dijangkau petugas dan relawan.

“Sekitar 150 orang petugas dan relawan masih berjibaku memadamkan api agar tidak terus menjalar dan meluas, angin kencang dan alat seadanya membuat api dengan cepat menjelar,” kata petugas BPBD Cianjur Ombing.

Baca juga: BPBD Cianjur turunkan 25 petugas bantu pemadaman di Gunung Gede

Baca juga: TNBTS tutup seluruh akses wisata Bromo guna efektifkan pemadaman

Pewarta: Ahmad Fikri
Editor: M. Hari Atmoko
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

0
emoji-1
Emoji
0
emoji-2
Emoji
0
emoji-3
Emoji
0
emoji-4
Emoji
0
emoji-5
Emoji
0
emoji-6
Emoji
0
emoji-7
Emoji
Berlangganan Newsletter Kami Sepenuhnya Gratis Jangan lewatkan kesempatan untuk tetap mendapatkan informasi terbaru dan mulai berlangganan email gratis Anda sekarang.

Comments are closed.

Login

To enjoy kabarwarga.com privileges, log in or create an account now, and it's completely free!

Install App

By installing our application, you can access our content faster and easier.

Ikuti Kami
KAI ile Haber Hakkında Sohbet
Sohbet sistemi şu anda aktif değil. Lütfen daha sonra tekrar deneyin.