Sat,18 April 2026
USD41,57
%0.21
EURO48,55
%0.10
GBP55,54
%0.10
BIST11.258,72
%-1.04
GR. ALTIN5.012,06
%0.23
İstanbul
Ankara
İzmir
Adana
Adıyaman
Afyonkarahisar
Ağrı
Aksaray
Amasya
Antalya
Ardahan
Artvin
Aydın
Balıkesir
Bartın
Batman
Bayburt
Bilecik
Bingöl
Bitlis
Bolu
Burdur
Bursa
Çanakkale
Çankırı
Çorum
Denizli
Diyarbakır
Düzce
Edirne
Elazığ
Erzincan
Erzurum
Eskişehir
Gaziantep
Giresun
Gümüşhane
Hakkâri
Hatay
Iğdır
Isparta
Kahramanmaraş
Karabük
Karaman
Kars
Kastamonu
Kayseri
Kırıkkale
Kırklareli
Kırşehir
Kilis
Kocaeli
Konya
Kütahya
Malatya
Manisa
Mardin
Mersin
Muğla
Muş
Nevşehir
Niğde
Ordu
Osmaniye
Rize
Sakarya
Samsun
Siirt
Sinop
Sivas
Şırnak
Tekirdağ
Tokat
Trabzon
Tunceli
Şanlıurfa
Uşak
Van
Yalova
Yozgat
Zonguldak
  1. News
  2. Perspektif
  3. Trans7 Menggores Luka Teramat Dalam, Nadirsyah Hosen Marah Pada Chairul Tanjung

Trans7 Menggores Luka Teramat Dalam, Nadirsyah Hosen Marah Pada Chairul Tanjung

trans7-menggores-luka-teramat-dalam,-nadirsyah-hosen-marah-pada-chairul-tanjung
Trans7 Menggores Luka Teramat Dalam, Nadirsyah Hosen Marah Pada Chairul Tanjung
service

Arina.idNadirsyah Hosen, akademisi sekaligus Rais Syuriah PCNU Cabang Australia nampak murka dengan kegaduhan akibat tayangan Xpose Uncensored Trans7 yang menyinggung pesantren dan kiai Lirboyo Kediri Jawa Timur. Dalam unggahan di Platform X miliknya, dosen Fakultas Hukum Universitas Melbourne itu kesal dengan tayangan Trans7 yang dianggap melecehkan kiai tersebut.

“Menjelang Hari Santri Nasional, @TRANS7 justru memberi kado pahit bagi dunia pesantren. Tayangan mereka melecehkan para kiai—khususnya Romo Kiai kami, KH Anwar Manshur, pengasuh Pondok Pesantren Lirboyo sekaligus Rais Syuriah PWNU Jawa Timur. Beliau adalah sosok sepuh yang setiap hari masih mengajar dengan penuh kasih dan ketulusan. Dan saya yakin, beliau tidak pernah menyinggung Trans7, apalagi pemiliknya, Bapak Chairul Tanjung,” demikian unggahan Gus Nadir, Selasa 14 Oktober 2025.

Namun apa yang dilakukan Trans7, kata dia, bukan sekadar salah tayang. Hal itu tak ubahnya penghinaan. Narasinya juga ngawur, dibacakan dengan gaya yang merendahkan, disertai visual dan caption yang secara sistematis membangun framing jahat terhadap para kiai. “Saya tidak bisa tinggal diam. Saya tumbuh dalam tradisi kritik dan kebebasan berpendapat ala akademik Barat, tetapi yang dilakukan Trans7 bukan kebebasan pers — ini serangan terencana terhadap kehormatan pesantren.”

“Saya menuntut langkah tegas: Produser acara harus dipecat. Pembaca naskah dipecat. Trans7 wajib menayangkan program tandingan yang menampilkan konsep barokah, adab, disiplin, dan pendidikan karakter ala pesantren agar publik memperoleh gambaran yang berimbang.”

Gus Nadir melanjutkan, “Lihatlah, rumah KH Anwar Manshur begitu sederhana—jauh dari kemewahan. Tapi Trans7 justru membingkai seolah beliau hidup dari amplop dan kemewahan. Itu fitnah! Itu penghinaan terhadap orang yang seluruh hidupnya diabadikan untuk ilmu dan umat.” 

“Saya menangis menonton tayangan itu. Bukan karena Kiai kami diserang, tapi karena media sebesar Trans7 tega memproduksi penghinaan semacam ini di bulan ketika bangsa ini semestinya menghormati para santri. Dewan Pers dan Komisi Penyiaran Indonesia jangan diam. Ini ujian bagi kredibilitas lembaga Anda.”

“Pak Chairul Tanjung, benahi manajemen Trans7 Anda. Dan kepada para pengiklan, saya menyerukan: jangan pasang iklan di Trans7 sampai lembaga ini bertanggung jawab penuh. Permintaan maaf atau sowan belaka tidak cukup. Luka yang mereka goreskan terlalu dalam. Ini bukan hanya soal satu Kiai — ini soal kehormatan seluruh dunia pesantren.”

TRANS7 MENAMPAR WAJAH SANTRI MENJELANG HARI SANTRI NASIONAL

Menjelang Hari Santri Nasional, @TRANS7 justru memberi kado pahit bagi dunia pesantren. Tayangan mereka melecehkan para kiai—khususnya Romo Kiai kami, KH Anwar Manshur, pengasuh Pondok Pesantren Lirboyo sekaligus Rais… pic.twitter.com/eSplUkKWZf

— Nadirsyah Hosen (@na_dirs) October 14, 2025

Sebelumnya, salah satu segmen program Xpose yang mengangkat video aktivitas santri di Pondok Pesantren Lirboyo Kediri menuai polemik. Dalam program tersebut, si narator menyampaikan narasi yang menyudutkan budaya pesantren. Misalnya ketika santri membantu bersih-bersih rumah kiai, membantu mencuci, membantu memasak, dan seterusnya. 

Dalam kultur pesantren, santri yang biasa membantu di ‘ndalem’ atau kediaman kiai ini di sebut sebagai ‘santri ndalem’. Tayangan Trans7 ini sontak membuat berisik warganet, terutama kalangan pesantren. Di Platform X, tagar yang terkait dengan pesantren segera masuk trending, mulai dari tagar #guru kemudian tagar #BOIKOTTRANS7. 

Akun @Serambi Lirboyo menyayangkan program acara tersebut. Akun yang dikelola pesantren itu mengunggah komentar seperti ini: “Media sekelas nasional lupa menjaga etika pemberitaan. Pesantren memang bukan institusi sempurna, tapi jangan dilecehkan dengan framing murahan.”

Ketua Umum PBNU KH Yahya Cholil Staquf menuntut Trans7 dan induk perusahaannya, Trans Corporation mengambil langkah konkret dalam memperbaiki dampak negatif yang ditimbulkan.

“PBNU menuntut pihak Trans7 dan induk perusahaannya, Trans Corporation, untuk mengambil langkah nyata dan bertanggung jawab atas kerusakan sosial yang ditimbulkan akibat tayangan tersebut,” ujar Gus Yahya di Jakarta Pusat, pada Selasa (14/10/2025). 

Gus Yahya menyebut tayangan tersebut telah melampaui batas etika penyiaran dan mencederai nilai-nilai luhur pesantren. “Tayangan Trans7 itu isinya secara terang-terangan melecehkan bahkan menghina pesantren, menghina tokoh-tokoh pesantren. Menghina hal-hal yang berkaitan dengan nilai-nilai mulia yang dipegang teguh oleh dunia pesantren,” katanya. 

Menurut dia, program itu tidak hanya menampilkan narasi yang tendensius, tetapi juga berpotensi mengganggu harmoni sosial di masyarakat. “Karena jelas penghinaan-penghinaan yang dilakukan dalam tayangan Trans7 tersebut sangat menyinggung dan membangkitkan amarah bagi kalangan pesantren dan warga NU pada umumnya,” katanya menambahkan. 

Gus Yahya mengatakan telah menginstruksikan Lembaga Penyuluhan dan Bantuan Hukum (LPBH) PBNU untuk menempuh langkah hukum terkait kasus ini. “Masalah ini harus diselesaikan dengan sebaik-baiknya,” katanya. 

Adapun Ketua Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) Ubaidillah menyayangkan munculnya tayangan tersebut. Ia menilai, konten yang disiarkan Trans7 itu telah menimbulkan kegaduhan publik dan mencederai nilai-nilai luhur penyiaran. Ubaid menegaskan, pesantren merupakan lembaga pendidikan dan keagamaan yang telah berkontribusi besar bagi bangsa, bahkan sejak masa perjuangan kemerdekaan.

“Penyiaran seharusnya menjadi jembatan yang mengukuhkan integrasi nasional. Tayangan ini justru menimbulkan kegaduhan karena dinilai menyinggung suasana kebatinan pesantren,” ujar Ubaid dalam keterangan resminya yang diterima Arina.id, Selasa 14 Oktober 2025.

“Kita tahu pesantren banyak berkontribusi kepada negeri tanpa pamrih. Tayangan itu justru menunjukkan kurangnya empati dan pengetahuan tentang khazanah kepesantrenan,” katanya menegaskan.

KPI, kata Ubaid, akan menindaklanjuti kasus ini sesuai mekanisme yang berlaku. “Tentu ini akan dibawa ke sidang pleno. Di situ kami akan menentukan sikap KPI secara kelembagaan terkait kasus ini,” ujarnya.

Selain itu, Ubaid mengimbau agar lembaga penyiaran lebih berhati-hati dalam menayangkan informasi, termasuk di media sosial. “Kami mengimbau lembaga penyiaran agar mengedepankan regulasi sebagai acuan menayangkan program siaran, mengacu pada sumber-sumber kredibel dan sesuai fakta,” tegasnya.

Akibat dari tayangan itu, puluhan alumni santri Pondok Pesantren Lirboyo Kediri (Himasal) Jabodetabek juga menggeruduk kantor stasiun televisi Trans7 di Jakarta. Puluhan santri itu diterima oleh Direktur Produksi Trans7 Andi Chairil. Ia menyampaikan permohonan maaf kepada keluarga besar Pondok Pesantren Lirboyo dan keluarga Pendiri Pesantren Hidayatul Mubtadiat Kompleks Lirboyo, KH Anwar Manshur.

Seperti dikutip dari cnnindonesia.com–salah satu portal media yang dikelola Trans Corporation (Grup Trans7), Andi Chairil menyampaikan kalau Trans7 tidak akan lepas tanggung jawab. Dalam waktu dekat, kata dia, Trans7 bakal bertabayun dengan keluarga kiai Lirboyo.

“Trans7 mengakui kelalaian walaupun itu materi atau konten dari PH tetapi Trans7 tidak lepas dari tanggung jawab untuk itu. Dan kami menyampaikan permohonan maaf ini juga kepada keluarga Kiai Haji Anwar Manshur, bersama santri, pengasuh dan para alumni, insyaallah dalam waktu dekat kami akan bertabayyun dengan keluarga Pak Kiai,” katanya, Selasa 14 Oktober 2025.

Andi mengatakan dalam pertemuan itu, pihak alumni menyampaikan beberapa tuntutan. Andi menyebut Trans7 akan memenuhi tuntutan itu. Apalagi sekarang masuk momentum menjelang perayaan Hari Santri nasional yang jatuh pada 22 Oktober.

“Tadi dari Himasal menyampaikan ada 5 poin dan insyaallah kami akan merespons poin-poin tersebut dan berkaitan dengan hari santri kami pun akan membuat sebuah tayangan yang merupakan salah satu hubungan dengan tuntutan tersebut,” kata Andi.

0
emoji-1
Emoji
0
emoji-2
Emoji
0
emoji-3
Emoji
0
emoji-4
Emoji
0
emoji-5
Emoji
0
emoji-6
Emoji
0
emoji-7
Emoji
Berlangganan Newsletter Kami Sepenuhnya Gratis Jangan lewatkan kesempatan untuk tetap mendapatkan informasi terbaru dan mulai berlangganan email gratis Anda sekarang.

Comments are closed.

Login

To enjoy kabarwarga.com privileges, log in or create an account now, and it's completely free!

Install App

By installing our application, you can access our content faster and easier.

Ikuti Kami
KAI ile Haber Hakkında Sohbet
Sohbet sistemi şu anda aktif değil. Lütfen daha sonra tekrar deneyin.