Sun,30 August 2026
USD41,57
%0.21
EURO48,55
%0.10
GBP55,54
%0.10
BIST11.258,72
%-1.04
GR. ALTIN5.012,06
%0.23
İstanbul
Ankara
İzmir
Adana
Adıyaman
Afyonkarahisar
Ağrı
Aksaray
Amasya
Antalya
Ardahan
Artvin
Aydın
Balıkesir
Bartın
Batman
Bayburt
Bilecik
Bingöl
Bitlis
Bolu
Burdur
Bursa
Çanakkale
Çankırı
Çorum
Denizli
Diyarbakır
Düzce
Edirne
Elazığ
Erzincan
Erzurum
Eskişehir
Gaziantep
Giresun
Gümüşhane
Hakkâri
Hatay
Iğdır
Isparta
Kahramanmaraş
Karabük
Karaman
Kars
Kastamonu
Kayseri
Kırıkkale
Kırklareli
Kırşehir
Kilis
Kocaeli
Konya
Kütahya
Malatya
Manisa
Mardin
Mersin
Muğla
Muş
Nevşehir
Niğde
Ordu
Osmaniye
Rize
Sakarya
Samsun
Siirt
Sinop
Sivas
Şırnak
Tekirdağ
Tokat
Trabzon
Tunceli
Şanlıurfa
Uşak
Van
Yalova
Yozgat
Zonguldak
  1. News
  2. Opinion
  3. Warga Pati Keluarkan Dana Pribadi untuk Perbaiki Jalan Rusak

Warga Pati Keluarkan Dana Pribadi untuk Perbaiki Jalan Rusak

warga-pati-keluarkan-dana-pribadi-untuk-perbaiki-jalan-rusak
Warga Pati Keluarkan Dana Pribadi untuk Perbaiki Jalan Rusak
service

Pati, NU Online Jateng 

Aksi protes sekaligus menyentil dilakukan oleh warga Desa Blaru, Kecamatan Pati Kota. Lantaran kesal jalan raya di kawasan Perempatan Pentol tak kunjung diperbaiki secara permanen, warga akhirnya memilih merogoh kocek pribadi untuk melakukan penambalan mandiri pada Rabu (11/2/2026).

Kondisi jalan yang menghubungkan Pati-Purwodadi tersebut dilaporkan telah rusak selama berbulan-bulan. Lubang dengan kedalaman beragam seringkali mencelakakan pengendara, terutama saat musim hujan.

Salah satu warga setempat, Deddy Gunawan, mengaku mengeluarkan uang Rp7 juta untuk memperbaiki jalan sepanjang 1 kilometer itu. Menurutnya, jalan itu telah lama rusak. Meski beberapa kali ditambal, tapi jalan cepat rusak lagi karena menggunakan material grosok biasa.

“Sementara kita masih tanggung pribadi tapi warga bersama-sama untuk membantu tenaganya. Ya kurang lebih sekitar tujuh jutaan,” ungkap dia. 

Ia menyebut, aksi ini bentuk akumulasi kemarahan warga atas perlakuan pemerintah yang disebut mengabaikan kerusakan jalan tersebut. 

“Kami marah karena sudah banyak korban. (Jalan rusak) udah lama, sebulan lebih kira-kira (dari penambalan terakhir),” ungkap dia.

Menurut Deddy, upaya swadaya warga itu rupanya membuat DPUTR Pati “kebakaran jenggot”. Mereka langsung mendatangi lokasi dengan membawa material grosok dan malakukan penambalan.

“Ini setelah warga bergerak, lalu dari PU baru turun. Baru bergerak, setelah saya teriak-teriak, saya viralkan,” ucap dia. 

Namun, menurut Deddy, penambalan tersebut kualitasnya buruk dan akan cepat rusak lagi jika ada hujan. Apalagi, perbaikan tersebut tak dibarengi dengan pengaspalan.

“Dengan kualitas perbaikan sementara ini, nggak bisa seperti ini, pasti ngelotok (mengelupas) lagi, rusak lagi. Nggak bisa, ini hanya asal-asalan aja. Tambal sulam aja yang asal-asalan,” tutur dia.

Selengkapnya klik di sini.

0
emoji-1
Emoji
0
emoji-2
Emoji
0
emoji-3
Emoji
0
emoji-4
Emoji
0
emoji-5
Emoji
0
emoji-6
Emoji
0
emoji-7
Emoji
Berlangganan Newsletter Kami Sepenuhnya Gratis Jangan lewatkan kesempatan untuk tetap mendapatkan informasi terbaru dan mulai berlangganan email gratis Anda sekarang.

Comments are closed.

Login

To enjoy kabarwarga.com privileges, log in or create an account now, and it's completely free!

Install App

By installing our application, you can access our content faster and easier.

Ikuti Kami
KAI ile Haber Hakkında Sohbet
Sohbet sistemi şu anda aktif değil. Lütfen daha sonra tekrar deneyin.