Mubadalah.id – Bagi ibu hamil, ada beberapa jenis rasa sakit di bagian bawah perut:
Pertama, rasa sakit yang menusuk dan terus-menerus pada masa 3 bulan pertama kehamilan. Ini bisa disebabkan oleh kehamilan di luar rahim, yakni janin tumbuh di dalam saluran fallopian.
Tiap kali saluran ini meregang, Anda merasa kesakitan. Ini sangat berbahaya. Bila janin tumbuh cukup besar, bisa jadi saluran fallopian pecah dan berdarah. Perdarahan akan terjadi di dalam perut bagian bawah dan Anda terancam kematian.
Tanda-tanda kehamilan dalam saluran fallopian:
Pertama, haid tidak datang. Kedua, satu sisi bagian bawah perut terasa sakit. Ketiga, ada perdarahan sedikit dari vagina. Keempat, pusing, lemah, atau pingsan.
CEPAT! Segera ke rumah sakit terdekat.
Kedua, sakit yang menusuk, yang datang dan pergi (perut serasa kram) di masa 6 bulan pertama kehamilan
Ini bisa jadi menandakan keguguran. Periksakan segera.
Ketiga, sakit menusuk dan terus-menerus di akhir masa kehamilan. Ini bisa mengisyaratkan bahwa ari-ari (plasenta) terlepas dari dinding rahim. Ini sangat berbahaya. Kalau tidak langsung ditolong, bisa meninggal. CEPAT! Segera ke rumah sakit terdekat.
Keempat, rasa sakit yang datang dan pergi di bulan ke-7 atau ke-8
Mungkin menandakan kelahiran yang terlalu cepat atau prematur. Periksakan segera.
Bila Mengalami Perdarahan dari Vagina
Pertama, perdarahan di masa awal kehamilan. Bila perdarahan hanya sedikit dan terjadi selama 3 bulan pertama, mungkin masih normal.
Tapi kalau perdarahan itu disertai rasa sakit, mungkin kehamilan berlangsung di luar rahim, dan ini sangat berbahaya. Bila perdarahan ini makin banyak dan lebih menyakitkan ketimbang haid biasa, mungkin Anda keguguran.
Kedua, perdarahan sesudah bulan ke-3. Bila ini terjadi, barangkali ada yang salah dengan plasenta di rahim Anda. Anda maupun bayi Anda berada dalam bahaya.
Apa yang harus dilakukan:
– CEPAT! Segera ke rumah sakit terdekat.
– Dalam perjalanan ke rumah sakit, berbaringlah dengan kedua kaki diangkat.
– Jangan memasukkan apa pun ke dalam vagina. []
*)Sumber Tulisan: Buku Bila Perempuan Tidak Ada Dokter karya A. August Bruns dkk hlm 99.





Comments are closed.