Wed,5 August 2026
USD41,57
%0.21
EURO48,55
%0.10
GBP55,54
%0.10
BIST11.258,72
%-1.04
GR. ALTIN5.012,06
%0.23
İstanbul
Ankara
İzmir
Adana
Adıyaman
Afyonkarahisar
Ağrı
Aksaray
Amasya
Antalya
Ardahan
Artvin
Aydın
Balıkesir
Bartın
Batman
Bayburt
Bilecik
Bingöl
Bitlis
Bolu
Burdur
Bursa
Çanakkale
Çankırı
Çorum
Denizli
Diyarbakır
Düzce
Edirne
Elazığ
Erzincan
Erzurum
Eskişehir
Gaziantep
Giresun
Gümüşhane
Hakkâri
Hatay
Iğdır
Isparta
Kahramanmaraş
Karabük
Karaman
Kars
Kastamonu
Kayseri
Kırıkkale
Kırklareli
Kırşehir
Kilis
Kocaeli
Konya
Kütahya
Malatya
Manisa
Mardin
Mersin
Muğla
Muş
Nevşehir
Niğde
Ordu
Osmaniye
Rize
Sakarya
Samsun
Siirt
Sinop
Sivas
Şırnak
Tekirdağ
Tokat
Trabzon
Tunceli
Şanlıurfa
Uşak
Van
Yalova
Yozgat
Zonguldak
  1. News
  2. Lentera
  3. Mengenal Hormon Perempuan: Dari Pubertas hingga Menopause

Mengenal Hormon Perempuan: Dari Pubertas hingga Menopause

mengenal-hormon-perempuan:-dari-pubertas-hingga-menopause
Mengenal Hormon Perempuan: Dari Pubertas hingga Menopause
service

Mubadalah.id – Hormon adalah zat-zat kimia yang dihasilkan oleh tubuh. Hormon menentukan bagaimana dan kapan tubuh kita tumbuh. Beberapa saat sebelum seorang gadis mengalami datang bulan untuk pertama kalinya, tubuhnya mulai memproduksi dua hormon utama untuk perempuan: estrogen dan progesteron.

Akibat hormon-hormon ini, gadis itu mengalami perubahan-perubahan ragawi yang lazim disebut “pubertas”.

Pada masa subur, yakni tahun-tahun di mana perempuan mampu menghasilkan sel telur dan mengandung keturunan, hormon-hormon bekerja untuk mempersiapkan tubuhnya kalau-kalau akan terjadi kehamilan. Persiapan ini ia lakukan setiap bulan.

Hormon-hormon itu mengatur pula agar indung telur mengeluarkan sel telur per bulan. Jadi, yang menentukan secara alamiah kapan perempuan bisa hamil adalah hormon-hormon itu. Banyak metode KB yang berguna untuk mencegah kehamilan dengan cara mengendalikan hormon-hormon di tubuh perempuan.

Pada saat kehamilan dan masa menyusui, hormon-hormon membuat tubuh sang ibu berubah pula. Umpamanya, ibu hamil tidak lagi mendapat haid dan, sesudah melahirkan, hormon-hormon “memerintahkan” agar payudara sang ibu memproduksi air susu.

Menjelang akhir masa subur, tubuh perempuan mulai mengurangi produksi hormon estrogen dan progesteron. Indung telurnya lalu berhenti membuat telur, tubuhnya tidak lagi bersiap-siap mengalami kehamilan, dan berhentilah haidnya untuk selamanya. Masa ini kita sebut menopause.

Bahkan, hormon-hormon perempuan bisa juga memengaruhi suasana hati, perasaan seksual, berat badan, suhu tubuh, rasa lapar, dan kekuatan tulangnya. []

*)Sumber TulisanBuku Bila Perempuan Tidak Ada Dokter karya A. August Bruns dkk hlm 63.

Redaksi

0
emoji-1
Emoji
0
emoji-2
Emoji
0
emoji-3
Emoji
0
emoji-4
Emoji
0
emoji-5
Emoji
0
emoji-6
Emoji
0
emoji-7
Emoji
Berlangganan Newsletter Kami Sepenuhnya Gratis Jangan lewatkan kesempatan untuk tetap mendapatkan informasi terbaru dan mulai berlangganan email gratis Anda sekarang.

Comments are closed.

Login

To enjoy kabarwarga.com privileges, log in or create an account now, and it's completely free!

Install App

By installing our application, you can access our content faster and easier.

Ikuti Kami
KAI ile Haber Hakkında Sohbet
Sohbet sistemi şu anda aktif değil. Lütfen daha sonra tekrar deneyin.