Wed,22 April 2026
USD41,57
%0.21
EURO48,55
%0.10
GBP55,54
%0.10
BIST11.258,72
%-1.04
GR. ALTIN5.012,06
%0.23
İstanbul
Ankara
İzmir
Adana
Adıyaman
Afyonkarahisar
Ağrı
Aksaray
Amasya
Antalya
Ardahan
Artvin
Aydın
Balıkesir
Bartın
Batman
Bayburt
Bilecik
Bingöl
Bitlis
Bolu
Burdur
Bursa
Çanakkale
Çankırı
Çorum
Denizli
Diyarbakır
Düzce
Edirne
Elazığ
Erzincan
Erzurum
Eskişehir
Gaziantep
Giresun
Gümüşhane
Hakkâri
Hatay
Iğdır
Isparta
Kahramanmaraş
Karabük
Karaman
Kars
Kastamonu
Kayseri
Kırıkkale
Kırklareli
Kırşehir
Kilis
Kocaeli
Konya
Kütahya
Malatya
Manisa
Mardin
Mersin
Muğla
Muş
Nevşehir
Niğde
Ordu
Osmaniye
Rize
Sakarya
Samsun
Siirt
Sinop
Sivas
Şırnak
Tekirdağ
Tokat
Trabzon
Tunceli
Şanlıurfa
Uşak
Van
Yalova
Yozgat
Zonguldak
  1. News
  2. Lentera
  3. Ummu Syuraik, Perempuan Kaya yang Diakui dalam Hadis Nabi

Ummu Syuraik, Perempuan Kaya yang Diakui dalam Hadis Nabi

ummu-syuraik,-perempuan-kaya-yang-diakui-dalam-hadis-nabi
Ummu Syuraik, Perempuan Kaya yang Diakui dalam Hadis Nabi
service

Mubadalah.id – Hadis tentang Ummu Syuraik memuat informasi penting terkait keterlibatan perempuan dalam aktivitas ekonomi pada masa Nabi Muhammad saw.

Riwayat tersebut mencatat keberadaan perempuan kaya yang sering membelanjakan hartanya untuk kepentingan sosial dan keagamaan.

Ulama hadis Syekh Abdul Halim Abu Syuqqah menjadikan riwayat ini sebagai salah satu rujukan dalam pembahasan kebolehan perempuan bekerja dan mencari nafkah. Menurutnya, tidak terdapat ketentuan keagamaan yang melarang perempuan melakukan aktivitas ekonomi.

Dalam sejumlah pandangan masyarakat, perempuan kaya merupakan hasil warisan keluarga atau pemberian laki-laki. Namun, riwayat mengenai Ummu Syuraik tidak memberikan keterangan khusus mengenai sumber kekayaannya.

Dalam sejarah Islam, terdapat pula contoh perempuan yang memperoleh kekayaan dari aktivitas usahanya. Seperti Khadijah binti Khuwailid ra. yang kita kenal sebagai pedagang yang kaya raya.

Oleh sebab itu, keberadaan perempuan dengan kemandirian ekonomi pada masa Nabi Muhammad saw. menunjukkan bahwa aktivitas ekonomi perempuan merupakan bagian dari praktik sosial yang kita akui. Bahkan, riwayat-riwayat tersebut sering menjadi rujukan dalam diskusi terkait peran dan hak ekonomi perempuan.

Pengakuan terhadap aktivitas ekonomi perempuan juga berkaitan dengan hak sosial lainnya. Seperti hak memiliki harta dan mendistribusikannya untuk kepentingan masyarakat.

Oleh karena itu, hadis tentang Ummu Syuraik menjadi salah satu catatan historis mengenai posisi perempuan. Termasuk dalam kehidupan ekonomi dan sosial Islam awal.

Bahkan, riwayat tersebut memperlihatkan bahwa pada masa Nabi Muhammad saw., perempuan memiliki ruang untuk berperan dalam aktivitas ekonomi tanpa adanya pembatasan berbasis jenis kelamin. []

0
emoji-1
Emoji
0
emoji-2
Emoji
0
emoji-3
Emoji
0
emoji-4
Emoji
0
emoji-5
Emoji
0
emoji-6
Emoji
0
emoji-7
Emoji
Berlangganan Newsletter Kami Sepenuhnya Gratis Jangan lewatkan kesempatan untuk tetap mendapatkan informasi terbaru dan mulai berlangganan email gratis Anda sekarang.

Comments are closed.

Login

To enjoy kabarwarga.com privileges, log in or create an account now, and it's completely free!

Install App

By installing our application, you can access our content faster and easier.

Ikuti Kami
KAI ile Haber Hakkında Sohbet
Sohbet sistemi şu anda aktif değil. Lütfen daha sonra tekrar deneyin.