Tue,26 May 2026
USD41,57
%0.21
EURO48,55
%0.10
GBP55,54
%0.10
BIST11.258,72
%-1.04
GR. ALTIN5.012,06
%0.23
İstanbul
Ankara
İzmir
Adana
Adıyaman
Afyonkarahisar
Ağrı
Aksaray
Amasya
Antalya
Ardahan
Artvin
Aydın
Balıkesir
Bartın
Batman
Bayburt
Bilecik
Bingöl
Bitlis
Bolu
Burdur
Bursa
Çanakkale
Çankırı
Çorum
Denizli
Diyarbakır
Düzce
Edirne
Elazığ
Erzincan
Erzurum
Eskişehir
Gaziantep
Giresun
Gümüşhane
Hakkâri
Hatay
Iğdır
Isparta
Kahramanmaraş
Karabük
Karaman
Kars
Kastamonu
Kayseri
Kırıkkale
Kırklareli
Kırşehir
Kilis
Kocaeli
Konya
Kütahya
Malatya
Manisa
Mardin
Mersin
Muğla
Muş
Nevşehir
Niğde
Ordu
Osmaniye
Rize
Sakarya
Samsun
Siirt
Sinop
Sivas
Şırnak
Tekirdağ
Tokat
Trabzon
Tunceli
Şanlıurfa
Uşak
Van
Yalova
Yozgat
Zonguldak
  1. News
  2. Indonesiana
  3. Merayakan Kehilangan lewat Lagu “Sikilku Iso Muni” di Film Na Willa

Merayakan Kehilangan lewat Lagu “Sikilku Iso Muni” di Film Na Willa

merayakan-kehilangan-lewat-lagu-“sikilku-iso-muni”-di-film-na-willa
Merayakan Kehilangan lewat Lagu “Sikilku Iso Muni” di Film Na Willa
service

14 Maret 2026 21.09 WIB • 2 menit

Merayakan Kehilangan lewat Lagu “Sikilku Iso Muni” di Film Na Willa


Kehilangan tidak mesti selalu disikapi dengan kesedihan. Lewat “Sikilku Iso Muni” yang menghiasi film Na Willa, kehilangan justru bisa dirayakan.

“Sikilku Iso Muni” merupakan lagu yang digarap spesial untuk Na Willa. Dalam film, lagu tersebut mengalun beriringan dengan sebuah adegan yang paling emosional, yakni saat Dul harus kehilangan kakinya.

Dikisahkan, Dul mengalami kecelakaan di mana ia tertabrak kereta api. Karakter yang menjadi teman dari sang tokoh utama, Willa, itu pun harus menggunakan kaki palsu dari kayu. Di sini, Dul kemudian menunjukkan perasaan yang bisa jadi berat bagi banyak orang, yakni tegar.

Ya, kendati harus kehilangan kaki, Dul tidak larut dalam kesedihan. Sebaliknya, ia justru merayakannya dengan cara bernyanyi. “Sikilku Iso Muni” atau yang dalam bahasa Indonesia berarti “Kakiku Bisa Bernyanyi” itulah yang disenandungkan Dul bersama Willa.

Laleilmanino selaku pencipta “Sikilku Iso Muni” mengakui bahwa adegan Dul yang kehilangan kaki merupakan bagian yang paling emosional dan mendalam dari Na Willa. Trio pencipta lagu dan produser rekaman tersebut kemudian menuangkan pengalaman Dul ke dalam lagu hingga terciptalah “Sikilku Iso Muni” yang mengandung pesan menyentuh untuk para pendengarnya, juga penonton Na Willa.

“Kami harap nantinya ketika teman-teman mendengarkan dengan cara masing-masing, kalian bisa mengambil apa pesan yang pengin disampaikan di balik lagu itu, yaitu Dul saja kehilangan kakinya, tapi malah merayakannya dengan bernyanyi,” ujar Nino, salah satu anggota Laleilmanino.

Laleilmanino

Pada dasarnya, kehilangan bukanlah hal mudah yang dihadapi. Menurut Nino, perayaan Dul atas kehilangan itu pula yang jadi sisi unik dari Na Willa. Sementara orang-orang terkadang jika kakinya tersandung meja saja, dramanya bisa berlangsung lama.

Na Willa adalah film drama keluarga musikal Indonesia yang dijadwalkan tayang pada Rabu (18/3/2026). Disutradarai oleh Ryan Adriandhy, film tersebut bercerita tentang kehidupan seorang gadis kecil berusia enam tahun bernama Willa di Surabaya pada era 1960-an.

Willa yang hidup di dunia anak-anak dengan segala kepolosan, keceriaan, dan imajinasinya harus merasakan perubahan dan kehilangan saat ia tumbuh dewasa. Realita itu utamanya hadir lewat kenyataan hidup bahwa ada sahabatnya yang mengalami kecelakaan dan teman-teman lainnya harus masuk sekolah.

Baik Willa maupun Dul mengalami kehilangan dengan caranya masing-masing. “Sikilku Iso Muni” pun punya pesan penting tentang arti kehilangan itu.

“Pada intinya lagu Sikilku Iso Muni ini ingin mengajari teman-teman semua bahwa kehilangan itu bukan akhir, tapi merupakan sebuah perjalanan baru,” lanjut Nino.

Sebagaimana Dul yang harus menghadapi kenyataan yang begitu sulit, pengerjaan lagu “Sikilku Iso Muni” pun tidak mudah. Nino mengungkap jika prosesnya sempat dihadapkan kesulitan, terutama soal waktu.

“Karena kemarin Laleilmanino sempat menyiapkan konser, kita banyak waktu yang sulit untuk dicari,” kata Nino lagi.

Di tengah sulitnya waktu yang tersedia, Laleilmanino pada akhirnya memutuskan untuk tetap menggarap “Sikilku Iso Muni”. Hal tersebut dikarenakan adanya pesan dari sutradara yang meyakini bahwa lagu tersebut harus dikerjakan oleh mereka.

“Menurut Ryan, ini harus Laleilmanino yang kerjakan,” pungkas Nino.

Cek berita, artikel, dan konten yang lain di Google News

Jika Anda tertarik untuk membaca tulisan Aulli Atmam lainnya, silakan klik tautan ini arsip artikel Aulli Atmam.

Tim Editorarrow

0
emoji-1
Emoji
0
emoji-2
Emoji
0
emoji-3
Emoji
0
emoji-4
Emoji
0
emoji-5
Emoji
0
emoji-6
Emoji
0
emoji-7
Emoji
Berlangganan Newsletter Kami Sepenuhnya Gratis Jangan lewatkan kesempatan untuk tetap mendapatkan informasi terbaru dan mulai berlangganan email gratis Anda sekarang.

Comments are closed.

Login

To enjoy kabarwarga.com privileges, log in or create an account now, and it's completely free!

Install App

By installing our application, you can access our content faster and easier.

Ikuti Kami
KAI ile Haber Hakkında Sohbet
Sohbet sistemi şu anda aktif değil. Lütfen daha sonra tekrar deneyin.