Wed,22 April 2026
USD41,57
%0.21
EURO48,55
%0.10
GBP55,54
%0.10
BIST11.258,72
%-1.04
GR. ALTIN5.012,06
%0.23
İstanbul
Ankara
İzmir
Adana
Adıyaman
Afyonkarahisar
Ağrı
Aksaray
Amasya
Antalya
Ardahan
Artvin
Aydın
Balıkesir
Bartın
Batman
Bayburt
Bilecik
Bingöl
Bitlis
Bolu
Burdur
Bursa
Çanakkale
Çankırı
Çorum
Denizli
Diyarbakır
Düzce
Edirne
Elazığ
Erzincan
Erzurum
Eskişehir
Gaziantep
Giresun
Gümüşhane
Hakkâri
Hatay
Iğdır
Isparta
Kahramanmaraş
Karabük
Karaman
Kars
Kastamonu
Kayseri
Kırıkkale
Kırklareli
Kırşehir
Kilis
Kocaeli
Konya
Kütahya
Malatya
Manisa
Mardin
Mersin
Muğla
Muş
Nevşehir
Niğde
Ordu
Osmaniye
Rize
Sakarya
Samsun
Siirt
Sinop
Sivas
Şırnak
Tekirdağ
Tokat
Trabzon
Tunceli
Şanlıurfa
Uşak
Van
Yalova
Yozgat
Zonguldak
  1. News
  2. Environment
  3. Kebakaran Hutan dan Lahan Mulai Landa Kaltara

Kebakaran Hutan dan Lahan Mulai Landa Kaltara

kebakaran-hutan-dan-lahan-mulai-landa-kaltara
Kebakaran Hutan dan Lahan Mulai Landa Kaltara
service

Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) mulai masif terjadi di beberapa wilayah di Indonesia, termasuk di Kalimantan Utara. Selain faktor cuaca, ekspansi industri dan buruknya tata kelola hutan diduga menjadi pemicunya. Berdasarkan data Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kalimantan Utara (Kaltara)  2024, tercatat 103 karhutla terjadi. Sementara  2025-Agustus saja, sudah ada tujuh  karhutla. Di Tanjung Cantik, Desa Binusan, Kabupaten Nunukan, karhutla menghabiskan luasan sekitar lima hektar pada 9 Maret 2026. Hasanuddin, Kepala Sub Bidang Penyelamatan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD)  Nunukan mengatakan,  menerima informasi karhutla sekitar satu jam setelah kebakaran terjadi. “Kami memang terima informasi itu sebelum buka puasa sekitar jam 18.20 WITA, dari personel kami juga yang ada di sekitar lokasi,” katanya kepada Mongabay, Rabu (11/3/26).   Timnya, langsung bergerak cepat melakukan penanganan dengan bantuan Masyarakat Peduli Api (MPA) di desa. Juga masyarakat sekitar. Sejauh ini, dia belum bisa pastikan berapa total luas lahan yang terbakar. Namun, perkiraanny lebih dari lima hektar yang sebagian merupakan kebunan sawit warga. “Informasi yang kami terima itu ada dua atau tiga orang pemilik lahan,” ungkap Hasan, sapaan akrabnya. Dugaan awal Hasan dan timnya, sumber api berasal dari proses pembukaan lahan oleh warga dengan cara membakar. Namun, karena kondisi angin cukup kencang, api menjadi tak terkendali. Kondisi cuaca yang panas karena tak ada hujan berhari-hari mempercepat api menyebar. “Hari dengan hujan itu cuma sehari. Jadi, ada sekitar enam hari tuh memang kering, nggak ada hujan.” Api baru berhasil dipadamkan menjelang tengah malam, sekira pukul 23.00 WITA. Petugas BPBD menuju lokasi karhutla. Foto: BPBD Nunukan. Pengawasan…This article was originally published on Mongabay

0
emoji-1
Emoji
0
emoji-2
Emoji
0
emoji-3
Emoji
0
emoji-4
Emoji
0
emoji-5
Emoji
0
emoji-6
Emoji
0
emoji-7
Emoji
Berlangganan Newsletter Kami Sepenuhnya Gratis Jangan lewatkan kesempatan untuk tetap mendapatkan informasi terbaru dan mulai berlangganan email gratis Anda sekarang.

Comments are closed.

Login

To enjoy kabarwarga.com privileges, log in or create an account now, and it's completely free!

Install App

By installing our application, you can access our content faster and easier.

Ikuti Kami
KAI ile Haber Hakkında Sohbet
Sohbet sistemi şu anda aktif değil. Lütfen daha sonra tekrar deneyin.