Ringkasan:
-
Mayoritas orang mengetahui kisah Natal, namun kehidupan Maria dan Yusuf jauh lebih dari apa yang digambarkan dalam adegan kelahiran Yesus.
-
Baik Maria maupun Yusuf adalah anggota keluarga kerajaan Raja Daud, dan Yusuf berpotensi menjadi penguasa sah Yehuda.
-
Iman, karakter, dan tindakan Yusuf yang luar biasa, seperti memindahkan keluarganya ke Mesir, memperlihatkan sifat lemah lembutnya.
Mayoritas penduduk mengetahui kisah Natal. Namun, gambaran keseluruhan tentang Maria dan Yusuf, sebagaimana mereka dulu dan bagaimana kehidupan mereka mirip dengan adegan kelahiran Yesus, lebih dari sekedar apa yang tersirat dalam adegan kelahiran Yesus. Sejarah, budaya, dan kitab suci bersama-sama memberikan pemirsa dua individu yang sangat umum yang diminta untuk melakukan sesuatu yang benar-benar di luar kebiasaan. Di bawah ini sepuluh fakta tentang Maria dan Yusuf yang belum pernah didengar kebanyakan orang.
Darah Kerajaan

Baik Maria maupun Yusuf berasal dari keluarga kerajaan Raja Daud. Menurut para ahli, seandainya Yehuda ada sebagai negara merdeka, Yusuf si tukang kayu akan menjadi penguasa sah Yehuda, dan Yesus akan menjadi penguasa berikutnya.
Adat Pertunangan

Pertunangan dalam budaya Yahudi abad pertama adalah kontrak pernikahan, versi tertulis dan dianggap sebagai awal pernikahan yang sah. Meskipun biasanya pasangan tidak menghabiskan waktu hingga satu tahun sebelum menikah, namun pengantin wanita harus mempersiapkan mas kawinnya selama periode ini.
Karakter Yusuf

Saat Yusuf menyadari bahwa Maria hamil, dia berada dalam posisi yang sangat sulit. Alih-alih bersikap kasar, ia malah memilih martabat dan belas kasihan yang diam-diam – sebuah penilaian yang menunjukkan sepenuhnya sifat luar biasa dan lembutnya.
Pernikahan Sah

Pertunangan Yahudi dipandang memiliki kekuatan hukum pernikahan, dan hanya dapat dibatalkan melalui perceraian resmi. Pelanggaran terhadap pertunangan merupakan pelanggaran yang sama dengan pemutusan perkawinan penuh dalam hukum abad pertama.
Mimpi Yusuf

Yusuf diberi mimpi di mana seorang malaikat menampakkan diri kepadanya setelah konfirmasi bahwa Maria mengandung Roh Kudus. Ini menandai awal dari iman luar biasa yang dia miliki, fakta bahwa dia menerima pesan Tuhan ini tanpa ragu-ragu dan mengikutinya sampai detik terakhir.
Lebih Banyak Anak

Dinyatakan dalam Kitab Suci bahwa Maria dan Yusuf mempunyai keluarga yang lebih besar setelah Yesus. Injil Matius, dalam mengagungkan nama saudara laki-laki dan perempuan, menunjukkan bahwa Yesus dibesarkan dalam rumah tangga saudara kandung yang aktif dan penuh kasih sayang.
Yusuf Menghilang

Tempat terakhir dimana Injil mencatat penampakan Yusuf adalah di Bait Suci ketika Yesus berumur dua belas tahun. Dia bahkan tidak muncul dalam catatan pelayanan orang dewasa mana pun yang menunjukkan kematiannya sebelum usia remaja dalam kehidupan Yesus, sebelum putranya sendiri memulai pelayanannya yang terlihat di depan umum.
Pengungsi Mesir

Yusuf mendapat peringatan ilahi bahwa anak itu dalam bahaya setelah Yesus lahir. Dia segera mengambil tindakan untuk memindahkan keluarganya ke Mesir, di mana mereka tetap menjadi pengungsi sampai keadaan aman.
Maria Di Salib

Meskipun Yusuf sudah lama menghilang dari kitab suci, Maria selalu hadir dalam kehidupan Yesus. Dia ada di sana pada keajaiban pertamanya; dan dia ada di sana dalam pelayanannya dan di sana di kaki salib, pengabdian terakhir sang ibu.





Comments are closed.