Thu,23 April 2026
USD41,57
%0.21
EURO48,55
%0.10
GBP55,54
%0.10
BIST11.258,72
%-1.04
GR. ALTIN5.012,06
%0.23
İstanbul
Ankara
İzmir
Adana
Adıyaman
Afyonkarahisar
Ağrı
Aksaray
Amasya
Antalya
Ardahan
Artvin
Aydın
Balıkesir
Bartın
Batman
Bayburt
Bilecik
Bingöl
Bitlis
Bolu
Burdur
Bursa
Çanakkale
Çankırı
Çorum
Denizli
Diyarbakır
Düzce
Edirne
Elazığ
Erzincan
Erzurum
Eskişehir
Gaziantep
Giresun
Gümüşhane
Hakkâri
Hatay
Iğdır
Isparta
Kahramanmaraş
Karabük
Karaman
Kars
Kastamonu
Kayseri
Kırıkkale
Kırklareli
Kırşehir
Kilis
Kocaeli
Konya
Kütahya
Malatya
Manisa
Mardin
Mersin
Muğla
Muş
Nevşehir
Niğde
Ordu
Osmaniye
Rize
Sakarya
Samsun
Siirt
Sinop
Sivas
Şırnak
Tekirdağ
Tokat
Trabzon
Tunceli
Şanlıurfa
Uşak
Van
Yalova
Yozgat
Zonguldak
  1. News
  2. Jurnalistik
  3. Menelusuri jejak pesut, mamalia air penjaga wilayah pesisir Riau

Menelusuri jejak pesut, mamalia air penjaga wilayah pesisir Riau

menelusuri-jejak-pesut,-mamalia-air-penjaga-wilayah-pesisir-riau
Menelusuri jejak pesut, mamalia air penjaga wilayah pesisir Riau
service

Pernah dengar tentang pesut yang dikenal dengan nama ilmiah Orcaella brevirostris?

Spesies ini kini menjadi perhatian serius para konservasionis karena sudah berstatus terancam punah, lokasi keberadaannya pun masih sulit diketahui.

Di tengah ancaman kepunahan yang kian nyata, sebuah penelitian di Indragiri Hilir, Riau berhasil mengungkap tempat di mana saja hewan ini hidup dan menampakkan diri.

Penelitian ini tidak hanya bersandar pada pengamatan ilmiah semata, tapi juga melibatkan masyarakat lokal melalui pendekatan yang disebut pemetaan partisipatif.

Tim peneliti melakukan pengamatan langsung secara sistematis di beberapa titik pantau sepanjang perairan pantai dan muara sungai. Mereka melibatkan para nelayan tradisional yang setiap hari melaut. Pengetahuan mereka sangat penting memberikan informasi historis dan spasial tentang keberadaan spesies langka yang tidak bisa didapat hanya dari alat atau pengamatan singkat peneliti.

Proses ini menuntut ketelitian tinggi untuk mencatat setiap kemunculan fisik pesut di permukaan air.

Sighting area of the Irrawaddy dolphin based on participatory mapping. Mujiyanto, BRIN

Hasil riset ini membuahkan temuan yang signifikan karena berhasil mengidentifikasi area konsentrasi utama yang menjadi habitat aktif Pesut di Indragiri Hilir, Riau.

Menariknya, temuan ini juga menunjukkan adanya korelasi positif antara keberadaan pesut dengan kondisi ekosistem mangrove yang masih terjaga.

Pesut lebih sering ada di tempat yang hutan mangrovenya masih bagus. Artinya, makin sehat mangrove, maka makin besar kemungkinan ada pesut di sana.

Hal ini menegaskan bahwa hutan mangrove bukan sekadar pelindung pantai dari abrasi, melainkan penyokong rantai makanan bagi mamalia air.

Ketersediaan sumber daya ikan yang melimpah di kawasan hutan payau menjadi alasan utama mengapa Pesut wilayah tersebut sebagai area mencari makan.


Read more: Luka gajah Tesso Nilo: Mampukah program restorasi pemerintah memulihkan ekosistem?


Dalam edisi terbaru Ask the Expert, kami berbincang dengan Mujiyanto, Peneliti Konservasi Sumber Daya Hayati Laut di Pusat Riset Sistem Biota, Organisasi Riset Hayati dan lingkungan, Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN).

Mujiyanto menjelaskan, dengan diketahuinya titik-titik kritis persebaran satwa ini, upaya perlindungan bisa dilakukan secara lebih tepat sasaran.

Dalam hal ini, ia menekankan pentingnya kolaborasi dengan masyarakat dan NGO setempat.

“Lebih dari 50% kawasan konservasi yang sudah ditetapkan itu (keberhasilannya) tergantung dengan mitra (lokal),” ujar dia.

Khusus di Indragiri Hilir, Mujiyanto melihat salah satu ancaman terbesar bagi pesut ini datang dari masyarakat sendiri, terutama saat musim menangkap ikan datang. Oleh karenanya, ujar dia, edukasi dan kerja sama dengan masyarakat dalam upaya konservasi menjadi hal yang sangat penting.

Tonton video wawancara kami di sini:

Tonton video-video seputar sains menarik lainnya hanya di channel YouTube dan TikTok The Conversation Indonesia, jangan lupa ikuti dan berlangganan sekarang juga!

Klik di sini:

YouTube The Conversation Indonesia

TikTok The Conversation Indonesia

0
emoji-1
Emoji
0
emoji-2
Emoji
0
emoji-3
Emoji
0
emoji-4
Emoji
0
emoji-5
Emoji
0
emoji-6
Emoji
0
emoji-7
Emoji
Berlangganan Newsletter Kami Sepenuhnya Gratis Jangan lewatkan kesempatan untuk tetap mendapatkan informasi terbaru dan mulai berlangganan email gratis Anda sekarang.

Comments are closed.

Login

To enjoy kabarwarga.com privileges, log in or create an account now, and it's completely free!

Install App

By installing our application, you can access our content faster and easier.

Ikuti Kami
KAI ile Haber Hakkında Sohbet
Sohbet sistemi şu anda aktif değil. Lütfen daha sonra tekrar deneyin.