Thu,30 April 2026
USD41,57
%0.21
EURO48,55
%0.10
GBP55,54
%0.10
BIST11.258,72
%-1.04
GR. ALTIN5.012,06
%0.23
İstanbul
Ankara
İzmir
Adana
Adıyaman
Afyonkarahisar
Ağrı
Aksaray
Amasya
Antalya
Ardahan
Artvin
Aydın
Balıkesir
Bartın
Batman
Bayburt
Bilecik
Bingöl
Bitlis
Bolu
Burdur
Bursa
Çanakkale
Çankırı
Çorum
Denizli
Diyarbakır
Düzce
Edirne
Elazığ
Erzincan
Erzurum
Eskişehir
Gaziantep
Giresun
Gümüşhane
Hakkâri
Hatay
Iğdır
Isparta
Kahramanmaraş
Karabük
Karaman
Kars
Kastamonu
Kayseri
Kırıkkale
Kırklareli
Kırşehir
Kilis
Kocaeli
Konya
Kütahya
Malatya
Manisa
Mardin
Mersin
Muğla
Muş
Nevşehir
Niğde
Ordu
Osmaniye
Rize
Sakarya
Samsun
Siirt
Sinop
Sivas
Şırnak
Tekirdağ
Tokat
Trabzon
Tunceli
Şanlıurfa
Uşak
Van
Yalova
Yozgat
Zonguldak
  1. News
  2. Opinion
  3. Harga Plastik Naik, LPBINU Dorong Masyarakat Ubah Perilaku dengan Bawa Wadah Sendiri saat Belanja

Harga Plastik Naik, LPBINU Dorong Masyarakat Ubah Perilaku dengan Bawa Wadah Sendiri saat Belanja

harga-plastik-naik,-lpbinu-dorong-masyarakat-ubah-perilaku-dengan-bawa-wadah-sendiri-saat-belanja
Harga Plastik Naik, LPBINU Dorong Masyarakat Ubah Perilaku dengan Bawa Wadah Sendiri saat Belanja
service

Jakarta, NU Online

Anggota Lembaga Penanggulangan Bencana dan Perubahan Iklim Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (LPBI PBNU) Anwar Sjani mendorong masyarakat untuk mengubah perilaku mengurangi penggunaan plastik sekali pakai saat harga plastik naik.

Menurutnya, masyarakat menjadi lebih selektif dalam berbelanja dan mulai mengurangi konsumsi barang yang dianggap tidak penting.

“Daya beli masyarakat itu sangat tertekan, sehingga orang-orang jadi lebih selektif dalam beli, dan akan mengurangi, akhirnya masyarakat akan membawa wadah sendiri saat berbelanja,” kata Anwar kepada NU Online pada Kamis (9/4/2026).

Anwar menilai kenaikan harga plastik dapat menjadi ‘alarm besar’ sekaligus momentum untuk mendorong perubahan perilaku.

“Akhirnya menjadi perubahan perilaku, kalau dari LPBI melihat dampak positifnya, menjadi momentum yang sangat baik untuk bagaimana mengurangi ketergantungan pada plastik yang sekali pakai,” katanya.

Di tingkat masyarakat, kesadaran untuk membawa wadah atau kantong belanja sendiri sebenarnya mulai tumbuh, meski belum merata.

“Masyarakat di level ini, kesadaran sudah terbangun. Ketika mereka belanja, mereka bawa kantong dan wadah sendiri. Tapi memang hanya beberapa, belum menjadi kesadaran bersama untuk yang lain,” katanya.

Menurutnya, penggunaan barang yang dapat dipakai berulang kali dinilai sebagai langkah paling efektif. Ia mencontohkan penggunaan tas kain yang kini mulai tersedia di berbagai gerai ritel.

“Menggunakan barang-barang yang bisa dipakai berulang kali itu ada solusi yang paling efektif, misalnya ada ekobag, tas-tas kain, yang ganti kantong,” tuturnya.

Ia menegaskan bahwa masyarakat harus mulai menyadari bahwa plastik bukan lagi barang murah. Selama ini, plastik kerap dianggap sebagai pilihan praktis tanpa mempertimbangkan dampak lingkungan.

“Masyarakat mulai harus sadar, bahwa plastik bukanlah barang-barang murah ternyata,” tegasnya.

Menurut Anwar, gerakan pengurangan plastik belum menjadi kebutuhan mendesak bagi sebagian besar masyarakat. Hal ini membuat perubahan perilaku berjalan lambat.

“Masyarakat ini memang belum begitu terhempit, belum begitu mendesak. Masyarakat mau berubah saat keadaan yang mengharuskan banget, yang mendesak harus berubah,” ujarnya.

Anwar juga menekankan pentingnya peran pemerintah dalam memperkuat sosialisasi dan regulasi. Ia menilai implementasi aturan pengurangan plastik di sejumlah daerah masih lemah.

“Pemerintah perlu melakukan sosialisasi dan regulasi yang mendukung pengurangan plastik. Karena di beberapa daerah pun juga regulasi itu memang nggak begitu berjalan,” pungkasnya.

0
emoji-1
Emoji
0
emoji-2
Emoji
0
emoji-3
Emoji
0
emoji-4
Emoji
0
emoji-5
Emoji
0
emoji-6
Emoji
0
emoji-7
Emoji
Berlangganan Newsletter Kami Sepenuhnya Gratis Jangan lewatkan kesempatan untuk tetap mendapatkan informasi terbaru dan mulai berlangganan email gratis Anda sekarang.

Comments are closed.

Login

To enjoy kabarwarga.com privileges, log in or create an account now, and it's completely free!

Install App

By installing our application, you can access our content faster and easier.

Ikuti Kami
KAI ile Haber Hakkında Sohbet
Sohbet sistemi şu anda aktif değil. Lütfen daha sonra tekrar deneyin.