Mon,27 April 2026
USD41,57
%0.21
EURO48,55
%0.10
GBP55,54
%0.10
BIST11.258,72
%-1.04
GR. ALTIN5.012,06
%0.23
İstanbul
Ankara
İzmir
Adana
Adıyaman
Afyonkarahisar
Ağrı
Aksaray
Amasya
Antalya
Ardahan
Artvin
Aydın
Balıkesir
Bartın
Batman
Bayburt
Bilecik
Bingöl
Bitlis
Bolu
Burdur
Bursa
Çanakkale
Çankırı
Çorum
Denizli
Diyarbakır
Düzce
Edirne
Elazığ
Erzincan
Erzurum
Eskişehir
Gaziantep
Giresun
Gümüşhane
Hakkâri
Hatay
Iğdır
Isparta
Kahramanmaraş
Karabük
Karaman
Kars
Kastamonu
Kayseri
Kırıkkale
Kırklareli
Kırşehir
Kilis
Kocaeli
Konya
Kütahya
Malatya
Manisa
Mardin
Mersin
Muğla
Muş
Nevşehir
Niğde
Ordu
Osmaniye
Rize
Sakarya
Samsun
Siirt
Sinop
Sivas
Şırnak
Tekirdağ
Tokat
Trabzon
Tunceli
Şanlıurfa
Uşak
Van
Yalova
Yozgat
Zonguldak
  1. News
  2. Lentera
  3. Dengan Bermain, Anak Jadi Lebih Mandiri dan Adaptif

Dengan Bermain, Anak Jadi Lebih Mandiri dan Adaptif

dengan-bermain,-anak-jadi-lebih-mandiri-dan-adaptif
Dengan Bermain, Anak Jadi Lebih Mandiri dan Adaptif
service

Mubadalah.id — Aktivitas bermain tidak hanya berdampak pada kemampuan kognitif anak, tetapi juga berperan penting dalam membentuk keberanian, empati, dan keterampilan sosial. Dalam keseharian, anak-anak sering terlibat dalam permainan yang menantang, seperti memanjat, berayun, atau melompat dari tempat tinggi.

Melalui aktivitas tersebut, anak belajar mengukur risiko dan mengelola rasa takut. Mereka secara alami menempatkan diri dalam situasi yang menantang untuk memahami batas kemampuan diri. Pengalaman ini membantu anak merasa memiliki kendali terhadap situasi yang mereka hadapi.

Bahkan dengan menggunakan permainan sebagai sarana belajar, ia dapat mengelola emosi si anak. Terlebih mereka mencoba berbagai gerakan berisiko sebagai bagian dari proses pembelajaran alami.

Dalam konteks sosial, permainan juga menjadi ruang penting bagi anak untuk belajar berinteraksi. Permainan sering kali melibatkan kerja sama sekaligus konflik. Anak belajar bernegosiasi, memahami emosi teman, serta mengelola perasaan seperti marah atau takut agar permainan dapat terus berlangsung.

Berbeda dengan pembelajaran formal, permainan tidak dipenuhi pujian berlebihan. Anak dituntut untuk menyesuaikan diri dengan aturan yang bisa berubah serta menjaga hubungan sosial agar tetap berjalan baik.

Di Denmark, pentingnya bermain bahkan terintegrasi dalam sistem pendidikan. Salah satu program yang terkenal adalah Play Patrol, yakni kegiatan yang melibatkan siswa yang lebih besar untuk memfasilitasi permainan bagi siswa yang lebih kecil.

Program ini mendorong interaksi lintas usia melalui berbagai permainan imajinatif. Selain meningkatkan keterampilan sosial, pendekatan ini juga mampu mengurangi perundungan dan membantu anak yang pemalu untuk lebih terlibat dalam lingkungan sosial.

Pendekatan ini menunjukkan bahwa bermain bukan sekadar aktivitas rekreasi, melainkan bagian penting dalam membentuk kemampuan sosial dan emosional anak. []

*)Sumber Tulisan: Buku The Danish Way Of Parenting Karya Jessica J X dan Iben D S, hlm 15-18

Redaksi

0
emoji-1
Emoji
0
emoji-2
Emoji
0
emoji-3
Emoji
0
emoji-4
Emoji
0
emoji-5
Emoji
0
emoji-6
Emoji
0
emoji-7
Emoji
Berlangganan Newsletter Kami Sepenuhnya Gratis Jangan lewatkan kesempatan untuk tetap mendapatkan informasi terbaru dan mulai berlangganan email gratis Anda sekarang.

Comments are closed.

Login

To enjoy kabarwarga.com privileges, log in or create an account now, and it's completely free!

Install App

By installing our application, you can access our content faster and easier.

Ikuti Kami
KAI ile Haber Hakkında Sohbet
Sohbet sistemi şu anda aktif değil. Lütfen daha sonra tekrar deneyin.