“Hana, Bring K-Pop Not Coal! Hana Bank wins K-pop fans’ hearts from their collabs with G-Dragon and An Yujin. But why did 12 K-pop fanbases send them an open letter?” Begitu pesan Kpop4Planet, para penggemar K-Pop dalam petisi “Hana, Bring K-pop Not Coal” yang menyerukan Hana Bank menyetop pembiayaan proyek PLTU batubara baru di kawasan industri nikel Pulau Obi, Halmahera Selatan, Maluku Utara. Sejak rilis 9 April 2026, petisi ini sudah mengumpulkan lebih 2.000 penggemar K-pop yang mendesak Hana Bank segera berhenti mendanai PLTU captive. Para penggemar K-pop ini menyuarakan keresahan atas keterlibatan bank mendanai proyek yang merusak lingkungan. Kpop4Planet, merupakan organisasi iklim yang rilis pada 2021 untuk dan dari penggemar K-pop yang mencintai bumi dan idola K-pop mereka. Sebelumnya, pada Februari lalu, melalui kampanye “Hana, Bring K-pop Not Coal,” Kpop4Planet bersama 12 basis penggemar K-pop di Indonesia mengirim surat terbuka langsung ke Hana Bank di Seoul, Korea Selatan, untuk berhenti mendanai perusahaan yang masih bergantung pada batubara. Hana Bank tak menjawab tuntutan mereka. Hana Bank mengklaim akan mengembangkan kebijakan untuk mendukung pengurangan karbon melalui penguatan manajemen risiko terkait batubara. Tetapi tak ada kejelasan dari mereka untuk keluar dari pendanaan itu. “Dampak proyek nikel sudah terbukti merusak lingkungan dan merugikan masyarakat sekitar Pulau Obi. Jawaban Hana Bank kian naif. Mereka tidak sungguh-sungguh ingin mencari solusi dan menunjukkan aksi nyata menyetop pendanaan tersebut,” kata Nurul Sarifah, juru kampanye Kpop4Planet di Indonesia sekaligus pemimpin kampanye Hana Bring K-pop Not Coal. Salah satu pengurus fanbase My Day and Jars Social Project yang merupakan…This article was originally published on Mongabay
Ketika Fans K-Pop Desak Hana Bank Hentikan Danai PLTU Batubara di Pulau Obi
Ketika Fans K-Pop Desak Hana Bank Hentikan Danai PLTU Batubara di Pulau Obi





Comments are closed.