Tue,28 April 2026
USD41,57
%0.21
EURO48,55
%0.10
GBP55,54
%0.10
BIST11.258,72
%-1.04
GR. ALTIN5.012,06
%0.23
İstanbul
Ankara
İzmir
Adana
Adıyaman
Afyonkarahisar
Ağrı
Aksaray
Amasya
Antalya
Ardahan
Artvin
Aydın
Balıkesir
Bartın
Batman
Bayburt
Bilecik
Bingöl
Bitlis
Bolu
Burdur
Bursa
Çanakkale
Çankırı
Çorum
Denizli
Diyarbakır
Düzce
Edirne
Elazığ
Erzincan
Erzurum
Eskişehir
Gaziantep
Giresun
Gümüşhane
Hakkâri
Hatay
Iğdır
Isparta
Kahramanmaraş
Karabük
Karaman
Kars
Kastamonu
Kayseri
Kırıkkale
Kırklareli
Kırşehir
Kilis
Kocaeli
Konya
Kütahya
Malatya
Manisa
Mardin
Mersin
Muğla
Muş
Nevşehir
Niğde
Ordu
Osmaniye
Rize
Sakarya
Samsun
Siirt
Sinop
Sivas
Şırnak
Tekirdağ
Tokat
Trabzon
Tunceli
Şanlıurfa
Uşak
Van
Yalova
Yozgat
Zonguldak
  1. News
  2. Environment
  3. Jejak Ular Sanca Hijau Utara di Hutan Papua

Jejak Ular Sanca Hijau Utara di Hutan Papua

jejak-ular-sanca-hijau-utara-di-hutan-papua
Jejak Ular Sanca Hijau Utara di Hutan Papua
service

Hujan turun deras di hutan sekunder Kabupaten Tambrauw, Papua Barat. Malam itu, aktivitas pengamatan dihentikan lebih cepat dari rencana. Tim memilih kembali ke titik awal demi keselamatan. Namun, di antara langkah pulang yang tergesa, sebuah perjumpaan tak terduga terjadi -sunyi, singkat, tetapi membekas lama. Begitu penuturan Imam Ramdhani, anggota komunitas Bogor Nature Wildlife Photography. Di tengah gelap hutan dan sisa hujan yang masih menetes dari kanopi, matanya menangkap sesuatu yang tak biasa. Seekor ular melilit tenang di batang pohon, nyaris tak bergerak. Ular itu adalah Morelia azurea, atau dikenal sanca pohon hijau utara, spesies endemik Papua yang hidup di pepohonan dan jarang terlihat manusia. “Ketemu tidak sengaja, saat jalan pulang,” ungkapnya, Senin (20/4/2026). Perjumpaan itu bukan pertama baginya, tetapi tetap hadirkan rasa yang sama. Bukan takut, melainkan kagum. Baginya, melihat langsung ular pembelit di habitat aslinya selalu menghadirkan sensasi berbeda dibanding sekedar melihat di kandang atau dokumentasi. “Seneng, excited.” Malam itu, kenang Imam, ular yang tersebar juga di Papua Nugini berada lebih rendah dari biasanya. Tidak di ketinggian kanopi, melainkan dekat permukaan, meski tetap menempel pada batang pohon. Dugaannya, perilaku tersebut berkaitan dengan aktivitas berburu. “Biasanya di atas, sekitar 10-20 meter. Tapi kadang turun, mungkin sedang cari makan.” Morelia azurea atau yang dikenal dengan nama sanca pohon hijau utara. Foto: Imam Ramdhani Perubahan warna Morelia azurea merupakan spesies nokturnal yaitu aktif malam hari. Dalam posisi diam, melilit, dan menunggu, ia mengandalkan kesabaran untuk menyergap mangsa yang melintas. Gerakannya nyaris tak terlihat, namun instingnya tajam. Menurut Imam, satu daya tarik utama…This article was originally published on Mongabay

0
emoji-1
Emoji
0
emoji-2
Emoji
0
emoji-3
Emoji
0
emoji-4
Emoji
0
emoji-5
Emoji
0
emoji-6
Emoji
0
emoji-7
Emoji
Berlangganan Newsletter Kami Sepenuhnya Gratis Jangan lewatkan kesempatan untuk tetap mendapatkan informasi terbaru dan mulai berlangganan email gratis Anda sekarang.

Comments are closed.

Login

To enjoy kabarwarga.com privileges, log in or create an account now, and it's completely free!

Install App

By installing our application, you can access our content faster and easier.

Ikuti Kami
KAI ile Haber Hakkında Sohbet
Sohbet sistemi şu anda aktif değil. Lütfen daha sonra tekrar deneyin.