Sun,10 May 2026
USD41,57
%0.21
EURO48,55
%0.10
GBP55,54
%0.10
BIST11.258,72
%-1.04
GR. ALTIN5.012,06
%0.23
İstanbul
Ankara
İzmir
Adana
Adıyaman
Afyonkarahisar
Ağrı
Aksaray
Amasya
Antalya
Ardahan
Artvin
Aydın
Balıkesir
Bartın
Batman
Bayburt
Bilecik
Bingöl
Bitlis
Bolu
Burdur
Bursa
Çanakkale
Çankırı
Çorum
Denizli
Diyarbakır
Düzce
Edirne
Elazığ
Erzincan
Erzurum
Eskişehir
Gaziantep
Giresun
Gümüşhane
Hakkâri
Hatay
Iğdır
Isparta
Kahramanmaraş
Karabük
Karaman
Kars
Kastamonu
Kayseri
Kırıkkale
Kırklareli
Kırşehir
Kilis
Kocaeli
Konya
Kütahya
Malatya
Manisa
Mardin
Mersin
Muğla
Muş
Nevşehir
Niğde
Ordu
Osmaniye
Rize
Sakarya
Samsun
Siirt
Sinop
Sivas
Şırnak
Tekirdağ
Tokat
Trabzon
Tunceli
Şanlıurfa
Uşak
Van
Yalova
Yozgat
Zonguldak
  1. News
  2. Business
  3. Uang Primer RI Tumbuh 14,3 Persen, Tembus Rp2.232 Triliun

Uang Primer RI Tumbuh 14,3 Persen, Tembus Rp2.232 Triliun

uang-primer-ri-tumbuh-14,3-persen,-tembus-rp2.232-triliun
Uang Primer RI Tumbuh 14,3 Persen, Tembus Rp2.232 Triliun
service

KABARBURSA.COM – Bank Indonesia (BI) mencatat uang primer atau base money adjusted pada April 2026 tumbuh 14,3 persen secara tahunan (year on year/yoy) menjadi Rp2.232,2 triliun. Meski masih tumbuh dua digit, laju tersebut melambat dibanding Maret 2026 yang mencapai 16,8 persen.

Direktur Eksekutif Departemen Komunikasi BI Ramdan Denny Prakoso mengatakan perkembangan uang primer tersebut dipengaruhi pertumbuhan giro bank umum di Bank Indonesia dan peningkatan uang kartal yang beredar di masyarakat.

“Perkembangan ini dipengaruhi oleh pertumbuhan giro bank umum di Bank Indonesia adjusted sebesar 21,6 persen (yoy) dan uang kartal yang diedarkan sebesar 14,6 persen (yoy),” ujar Ramdan dalam keterangan resmi dikuti, Minggu, 10 Mei 2026.

Data BI menunjukkan posisi uang primer adjusted pada April 2026 tercatat Rp2.232,2 triliun, turun dibanding posisi Maret 2026 yang mencapai Rp2.396,5 triliun.

Sementara uang kartal yang diedarkan mencapai Rp1.301 triliun pada April 2026, turun dibanding Maret 2026 sebesar Rp1.346,6 triliun.

Adapun giro bank umum di BI adjusted tercatat sebesar Rp887,4 triliun pada April 2026. Nilai tersebut lebih rendah dibanding posisi Maret 2026 sebesar Rp1.017,6 triliun.

Dalam publikasinya, BI menyebut pertumbuhan uang primer adjusted telah memperhitungkan dampak pemberian insentif likuiditas atau pengendalian moneter adjusted. Kebijakan tersebut menjadi bagian dari pengelolaan likuiditas di sistem keuangan nasional.

Dari sisi faktor yang memengaruhi uang primer, aktiva luar negeri bersih atau net foreign assets tercatat sebesar Rp2.021 triliun pada April 2026. Angka tersebut menurun dibanding posisi Maret 2026 sebesar Rp2.058,9 triliun.

Sementara tagihan bersih kepada pemerintah pusat tercatat minus Rp246,7 triliun pada April 2026, lebih dalam dibanding posisi minus Rp71,6 triliun pada Maret 2026.

BI juga mencatat pengendalian moneter adjusted mencapai Rp1.282,6 triliun pada April 2026, naik dibanding Maret 2026 sebesar Rp1.187 triliun.

Dalam laporan Statistik Ekonomi dan Keuangan Indonesia (SEKI), BI menjelaskan uang primer adjusted merupakan uang primer yang telah disesuaikan dengan nominal giro bank berdasarkan ketentuan giro wajib minimum (reserve ratio) dikalikan dana pihak ketiga pada setiap periode.

BI juga menyebut perhitungan uang primer adjusted telah mengalami penyesuaian sejak publikasi Januari 2025 dan berlaku retroaktif sejak Januari 2020.(*)

Komponen April 2026 Maret 2026 Perubahan YoY
Uang Primer Adjusted Rp2.232,2 triliun Rp2.396,5 triliun +14,3 persen
Uang Kartal Beredar Rp1.301 triliun Rp1.346,6 triliun +14,6 persen
Giro Bank Umum di BI Adjusted Rp887,4 triliun Rp1.017,6 triliun +21,6 persen
Aktiva Luar Negeri Bersih Rp2.021 triliun Rp2.058,9 triliun
Pengendalian Moneter Adjusted Rp1.282,6 triliun Rp1.187 triliun

0
emoji-1
Emoji
0
emoji-2
Emoji
0
emoji-3
Emoji
0
emoji-4
Emoji
0
emoji-5
Emoji
0
emoji-6
Emoji
0
emoji-7
Emoji
Berlangganan Newsletter Kami Sepenuhnya Gratis Jangan lewatkan kesempatan untuk tetap mendapatkan informasi terbaru dan mulai berlangganan email gratis Anda sekarang.

Comments are closed.

Login

To enjoy kabarwarga.com privileges, log in or create an account now, and it's completely free!

Install App

By installing our application, you can access our content faster and easier.

Ikuti Kami
KAI ile Haber Hakkında Sohbet
Sohbet sistemi şu anda aktif değil. Lütfen daha sonra tekrar deneyin.