Sun,31 May 2026
USD41,57
%0.21
EURO48,55
%0.10
GBP55,54
%0.10
BIST11.258,72
%-1.04
GR. ALTIN5.012,06
%0.23
İstanbul
Ankara
İzmir
Adana
Adıyaman
Afyonkarahisar
Ağrı
Aksaray
Amasya
Antalya
Ardahan
Artvin
Aydın
Balıkesir
Bartın
Batman
Bayburt
Bilecik
Bingöl
Bitlis
Bolu
Burdur
Bursa
Çanakkale
Çankırı
Çorum
Denizli
Diyarbakır
Düzce
Edirne
Elazığ
Erzincan
Erzurum
Eskişehir
Gaziantep
Giresun
Gümüşhane
Hakkâri
Hatay
Iğdır
Isparta
Kahramanmaraş
Karabük
Karaman
Kars
Kastamonu
Kayseri
Kırıkkale
Kırklareli
Kırşehir
Kilis
Kocaeli
Konya
Kütahya
Malatya
Manisa
Mardin
Mersin
Muğla
Muş
Nevşehir
Niğde
Ordu
Osmaniye
Rize
Sakarya
Samsun
Siirt
Sinop
Sivas
Şırnak
Tekirdağ
Tokat
Trabzon
Tunceli
Şanlıurfa
Uşak
Van
Yalova
Yozgat
Zonguldak
  1. News
  2. Environment
  3. Ketika Emisi Bangunan Naik, UNEP Dorong Perumahan Berkelanjutan

Ketika Emisi Bangunan Naik, UNEP Dorong Perumahan Berkelanjutan

ketika-emisi-bangunan-naik,-unep-dorong-perumahan-berkelanjutan
Ketika Emisi Bangunan Naik, UNEP Dorong Perumahan Berkelanjutan
service

Sektor bangunan akan menjadi sorotan utama pada COP31 di Turki pada November 2026. Ini menyusul seruan aksi Belem untuk perumahan berkelanjutan dan terjangkau. United Nation Environmental Programme (UNEP) bersama Global Alliance for Building and Construction baru-baru ini meluncurkan laporan Global Status Report for Buildings and Construction 2025-2026 yang mengajak pemangku kepentingan mengubah cara pandang melihat bangunan bukan hanya sebagai bagian dari masalah, juga platform solusi bagi iklim, keterjangkauan dan ketahanan secara bersamaan. “Karena sebagian besar ruang bangunan masa depan belum dibangun, keputusan hari ini akan menentukan emisi, kesehatan dan kualitas hidup selama puluhan tahun mendatang. Solusi sebenarnya sudah tersedia, mulai dari efisiensi energi hingga integrasi energi terbarukan dan material yang ramah lingkungan,” kata Martin Krause, Direktur Divisi Perubahan Iklim UNEP saat peluncuran laporan ini. Dalam laporan berjudul Building Fast, Falling Short as Climate Risks Rise and Cities Grow, Oliver Rapf, Direktur Eksekutif Buildings Performance Institute Europe yang menjadi bagian dari kajian ini mengatakan,  sektor bangunan ini sangat signifikan. Selain mewakili sekitar 11-13% PDB rata-rata global, bangunan dan konstruksi menyumbang sekitar 37% emisi CO2 terkait energi global, mengonsumsi sekitar sepertiga energi dunia, dan bertanggung jawab atas hampir 50% ekstraksi material global. “Luas lantai bangunan global kini mencapai sekitar 273 miliar meter persegi, tumbuh 1,7% hanya dalam satu tahun,” kata Oliver. Pertumbuhan ini sekitar empat kali luas kota Berlin atau dua puluh kali Delhi. Pertumbuhan yang sangat signifikan ini, katanya, 77% terdiri dari bangunan hunian perumahan. Sekitar 70% kebutuhan energi bangunan berasal dari hunian. Dengan mengembangkan pelacak Global Buildings Climate Tracker tim…This article was originally published on Mongabay

0
emoji-1
Emoji
0
emoji-2
Emoji
0
emoji-3
Emoji
0
emoji-4
Emoji
0
emoji-5
Emoji
0
emoji-6
Emoji
0
emoji-7
Emoji
Berlangganan Newsletter Kami Sepenuhnya Gratis Jangan lewatkan kesempatan untuk tetap mendapatkan informasi terbaru dan mulai berlangganan email gratis Anda sekarang.

Comments are closed.

Login

To enjoy kabarwarga.com privileges, log in or create an account now, and it's completely free!

Install App

By installing our application, you can access our content faster and easier.

Ikuti Kami
KAI ile Haber Hakkında Sohbet
Sohbet sistemi şu anda aktif değil. Lütfen daha sonra tekrar deneyin.