Mon,3 August 2026
USD41,57
%0.21
EURO48,55
%0.10
GBP55,54
%0.10
BIST11.258,72
%-1.04
GR. ALTIN5.012,06
%0.23
İstanbul
Ankara
İzmir
Adana
Adıyaman
Afyonkarahisar
Ağrı
Aksaray
Amasya
Antalya
Ardahan
Artvin
Aydın
Balıkesir
Bartın
Batman
Bayburt
Bilecik
Bingöl
Bitlis
Bolu
Burdur
Bursa
Çanakkale
Çankırı
Çorum
Denizli
Diyarbakır
Düzce
Edirne
Elazığ
Erzincan
Erzurum
Eskişehir
Gaziantep
Giresun
Gümüşhane
Hakkâri
Hatay
Iğdır
Isparta
Kahramanmaraş
Karabük
Karaman
Kars
Kastamonu
Kayseri
Kırıkkale
Kırklareli
Kırşehir
Kilis
Kocaeli
Konya
Kütahya
Malatya
Manisa
Mardin
Mersin
Muğla
Muş
Nevşehir
Niğde
Ordu
Osmaniye
Rize
Sakarya
Samsun
Siirt
Sinop
Sivas
Şırnak
Tekirdağ
Tokat
Trabzon
Tunceli
Şanlıurfa
Uşak
Van
Yalova
Yozgat
Zonguldak
  1. News
  2. Lentera
  3. Safer Sex: Cara Melindungi Diri dari Penyakit Menular dari Hubungan Seksual

Safer Sex: Cara Melindungi Diri dari Penyakit Menular dari Hubungan Seksual

safer-sex:-cara-melindungi-diri-dari-penyakit-menular-dari-hubungan-seksual
Safer Sex: Cara Melindungi Diri dari Penyakit Menular dari Hubungan Seksual
service

Mubadalah.id – Pada masa lalu, risiko yang paling sering dikaitkan dengan hubungan seksual adalah kehamilan yang tidak direncanakan. Namun saat ini, salah satu risiko utama yang perlu diperhatikan adalah berbagai penyakit yang menular melalui hubungan seksual. Termasuk HIV/AIDS yang dapat mengancam kesehatan dan keselamatan jiwa.

Penyakit menular seksual karena banyak berbagai jenis kuman, seperti bakteri, virus, atau parasit. Sebagian penyakit, misalnya herpes atau infeksi yang menimbulkan luka pada alat kelamin, akibat banyak kuman yang berada pada bagian luar organ genital.

Karena itu, kontak langsung antara alat kelamin seseorang dengan alat kelamin pasangan yang terinfeksi dapat menyebabkan penularan.

Sementara itu, penyakit menular seksual lainnya karena banyak kuman yang terdapat dalam air mani, cairan vagina, atau darah.

Ketika kuman-kuman tersebut masuk ke dalam tubuh, misalnya melalui mulut rahim atau melalui luka pada kulit dan selaput lendir di vagina, anus, ujung penis, maupun mulut, infeksi dapat terjadi.

Cara terbaik untuk mengurangi risiko penularan penyakit tersebut adalah dengan menghindari kontak langsung dengan cairan tubuh atau organ genital yang terinfeksi.

Hal ini bukan berarti seseorang tidak boleh melakukan hubungan seksual. Melainkan perlu bersikap waspada dan menggunakan perlindungan yang memadai, seperti kondom. Upaya inilah yang kita kenal sebagai praktik hubungan seksual yang lebih aman (safer sex). []

*)Sumber TulisanBuku Bila Perempuan Tidak Ada Dokter karya A. August Bruns dkk hlm 241.

Redaksi

0
emoji-1
Emoji
0
emoji-2
Emoji
0
emoji-3
Emoji
0
emoji-4
Emoji
0
emoji-5
Emoji
0
emoji-6
Emoji
0
emoji-7
Emoji
Berlangganan Newsletter Kami Sepenuhnya Gratis Jangan lewatkan kesempatan untuk tetap mendapatkan informasi terbaru dan mulai berlangganan email gratis Anda sekarang.

Comments are closed.

Login

To enjoy kabarwarga.com privileges, log in or create an account now, and it's completely free!

Install App

By installing our application, you can access our content faster and easier.

Ikuti Kami
KAI ile Haber Hakkında Sohbet
Sohbet sistemi şu anda aktif değil. Lütfen daha sonra tekrar deneyin.