Tue,4 August 2026
USD41,57
%0.21
EURO48,55
%0.10
GBP55,54
%0.10
BIST11.258,72
%-1.04
GR. ALTIN5.012,06
%0.23
İstanbul
Ankara
İzmir
Adana
Adıyaman
Afyonkarahisar
Ağrı
Aksaray
Amasya
Antalya
Ardahan
Artvin
Aydın
Balıkesir
Bartın
Batman
Bayburt
Bilecik
Bingöl
Bitlis
Bolu
Burdur
Bursa
Çanakkale
Çankırı
Çorum
Denizli
Diyarbakır
Düzce
Edirne
Elazığ
Erzincan
Erzurum
Eskişehir
Gaziantep
Giresun
Gümüşhane
Hakkâri
Hatay
Iğdır
Isparta
Kahramanmaraş
Karabük
Karaman
Kars
Kastamonu
Kayseri
Kırıkkale
Kırklareli
Kırşehir
Kilis
Kocaeli
Konya
Kütahya
Malatya
Manisa
Mardin
Mersin
Muğla
Muş
Nevşehir
Niğde
Ordu
Osmaniye
Rize
Sakarya
Samsun
Siirt
Sinop
Sivas
Şırnak
Tekirdağ
Tokat
Trabzon
Tunceli
Şanlıurfa
Uşak
Van
Yalova
Yozgat
Zonguldak
  1. News
  2. Lentera
  3. Pendarahan Pasca Aborsi yang Mengancam Nyawa, Ini 5 Langkah Penanganan Lanjutannya

Pendarahan Pasca Aborsi yang Mengancam Nyawa, Ini 5 Langkah Penanganan Lanjutannya

pendarahan-pasca-aborsi-yang-mengancam-nyawa,-ini-5-langkah-penanganan-lanjutannya
Pendarahan Pasca Aborsi yang Mengancam Nyawa, Ini 5 Langkah Penanganan Lanjutannya
service

Mubadalah.id – Pekerja kesehatan atau orang lain yang telah terlatih melakukan pemeriksaan pelvis dapat mengikuti langkah-langkah berikut untuk membantu pasien pasca aborsi yang mengalami pendarahan hebat sebelum rahim benar-benar dikosongkan.

Penting! Karena mulut rahim masih terbuka, apa pun yang dimasukkan ke dalam vagina dapat membahayakan pasien dan meningkatkan risiko terjadinya infeksi berat.

Oleh karena itu, lakukan pertolongan dengan sangat hati-hati. Ingat, cara ini HANYA boleh dilakukan apabila pendarahan pasca aborsi sudah sedemikian berat sehingga mengancam nyawa pasien.

Pertama, setelah potongan jaringan kehamilan berhasil Anda keluarkan, masukkan kembali dua jari tangan yang telah mengenakan sarung tangan ke dalam vagina pasien, tepat di bawah rahimnya. Dengan tangan yang lain, pijat bagian bawah perut pasien.

Tindakan ini dapat membantu menghentikan pendarahan. Pastikan rahim berada tepat di antara kedua tangan Anda, yaitu satu tangan berada di dalam vagina dan satu tangan lainnya berada di luar, pada bagian bawah perut.

Kedua, suntikkan ergometrin dosis 0,2 miligram ke dalam otot besar, misalnya pada bagian pantat atau paha. Setelah itu, setiap empat jam berikan tablet ergometrin 0,2 miligram atau suntikan ergometrin 0,1 miligram. Lakukan selama 24 jam.

Ketiga, untuk mencegah infeksi, segera berikan antibiotik kepada pasien. Karena mulut rahim masih terbuka, kuman dapat dengan mudah masuk ke dalam rahim sehingga meningkatkan risiko terjadinya infeksi.

Keempat, apabila pasien tetap sadar selama proses ini, berikan ia minum. Namun, apabila pasien pingsan, ikuti petunjuk pada halaman berikutnya.

Kelima, meskipun Anda merasa telah berhasil mengeluarkan sisa-sisa jaringan kehamilan dan menghentikan pendarahan, pasien tetap harus segera Anda bawa ke rumah sakit.

Rahim masih perlu kita kosongkan secara menyeluruh dengan peralatan yang hanya tersedia di rumah sakit. Apabila pendarahan belum berhenti, teruskan memijat bagian bawah perut pasien selama perjalanan menuju rumah sakit.

*)Sumber TulisanBuku Bila Perempuan Tidak Ada Dokter karya A. August Bruns dkk hlm 330. 

Redaksi

0
emoji-1
Emoji
0
emoji-2
Emoji
0
emoji-3
Emoji
0
emoji-4
Emoji
0
emoji-5
Emoji
0
emoji-6
Emoji
0
emoji-7
Emoji
Berlangganan Newsletter Kami Sepenuhnya Gratis Jangan lewatkan kesempatan untuk tetap mendapatkan informasi terbaru dan mulai berlangganan email gratis Anda sekarang.

Comments are closed.

Login

To enjoy kabarwarga.com privileges, log in or create an account now, and it's completely free!

Install App

By installing our application, you can access our content faster and easier.

Ikuti Kami
KAI ile Haber Hakkında Sohbet
Sohbet sistemi şu anda aktif değil. Lütfen daha sonra tekrar deneyin.