Sat,18 July 2026
USD41,57
%0.21
EURO48,55
%0.10
GBP55,54
%0.10
BIST11.258,72
%-1.04
GR. ALTIN5.012,06
%0.23
İstanbul
Ankara
İzmir
Adana
Adıyaman
Afyonkarahisar
Ağrı
Aksaray
Amasya
Antalya
Ardahan
Artvin
Aydın
Balıkesir
Bartın
Batman
Bayburt
Bilecik
Bingöl
Bitlis
Bolu
Burdur
Bursa
Çanakkale
Çankırı
Çorum
Denizli
Diyarbakır
Düzce
Edirne
Elazığ
Erzincan
Erzurum
Eskişehir
Gaziantep
Giresun
Gümüşhane
Hakkâri
Hatay
Iğdır
Isparta
Kahramanmaraş
Karabük
Karaman
Kars
Kastamonu
Kayseri
Kırıkkale
Kırklareli
Kırşehir
Kilis
Kocaeli
Konya
Kütahya
Malatya
Manisa
Mardin
Mersin
Muğla
Muş
Nevşehir
Niğde
Ordu
Osmaniye
Rize
Sakarya
Samsun
Siirt
Sinop
Sivas
Şırnak
Tekirdağ
Tokat
Trabzon
Tunceli
Şanlıurfa
Uşak
Van
Yalova
Yozgat
Zonguldak
  1. News
  2. Perspektif
  3. Kampus Harus Jadi Pusat Pembaruan Pemikiran Islam, Hidupkan Kembali Tradisi Intelektual

Kampus Harus Jadi Pusat Pembaruan Pemikiran Islam, Hidupkan Kembali Tradisi Intelektual

kampus-harus-jadi-pusat-pembaruan-pemikiran-islam,-hidupkan-kembali-tradisi-intelektual
Kampus Harus Jadi Pusat Pembaruan Pemikiran Islam, Hidupkan Kembali Tradisi Intelektual
service

Jakarta, Arina.id—Rektor Universitas Islam Negeri (UIN) Syarif Hidayatullah Jakarta Prof Asep Saepudin Jahar menegaskan perguruan tinggi tidak boleh berhenti sebagai institusi penyelenggara pendidikan semata, melainkan harus menjadi ruang yang melahirkan pembaruan pemikiran Islam melalui penguatan tradisi akademik, riset, dan budaya berpikir kritis.

Kampus harus terus melahirkan dosen, peneliti, dan cendekiawan yang mampu membimbing mahasiswa, mengembangkan tradisi berpikir kritis, serta mendiseminasikan ilmu pengetahuan yang memberikan manfaat luas bagi masyarakat,” ujarnya dalam peluncuran tiga buku terbaru karya Menteri Agama RI Prof Nasaruddin Umar di UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, Kamis (16/7/2026).

Ia menilai UIN Jakarta memiliki sejarah panjang sebagai pusat pembaruan pemikiran Islam di Indonesia. Kampus tersebut melahirkan sejumlah tokoh besar, seperti Harun Nasution dan Nurcholish Madjid (Cak Nur), yang hingga kini menjadi rujukan dalam pengembangan studi Islam.

“Tentu pemikiran-pemikiran harus dan terus kita tingkatkan di UIN, bukan saja UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, tetapi di UIN-UIN seluruh Indonesia sebagai corak integrasi keilmuan, sains, dan teknologi,” ujarnya.

Prof Asep juga mengatakan bahwa forum akademik dapat menjadi momentum untuk menghidupkan kembali tradisi keilmuan di lingkungan kampus.

“Pembahasan buku ini bukan semata-mata seremonial, tetapi ingin menggugah kembali tradisi keilmuan dan budaya akademik di lingkungan kampus,” katanya.

Ia menjabarkan berbagai isu kontemporer, seperti hermeneutika gender, ekosufisme, hermeneutika sosial, psikososialisme, hingga ekoteologi, perlu terus dikembangkan sebagai bagian dari penguatan kajian akademik di perguruan tinggi.

Prof Asep berharap ketiga buku tersebut dapat menjadi referensi bagi mahasiswa dalam menyusun skripsi, tesis, maupun disertasi, sekaligus memacu lahirnya gagasan-gagasan baru yang relevan dengan perkembangan zaman.

“Kehadiran buku ini bukan saja semata-mata sebagai kunci, tetapi juga bagaimana kita terus peka dalam merespons perubahan-perubahan zaman,” tuturnya.

Sementara itu, Menteri Agama (Menag) Prof Nasaruddin Umar menilai UIN Syarif Hidayatullah Jakarta memiliki posisi strategis sebagai ruang perjumpaan tradisi pemikiran Timur dan Barat.

“Bagi saya, sudah saatnya Indonesia mengambil peran yang lebih besar dalam membangun peradaban Islam dunia. Timur Tengah telah menunaikan peran historisnya sebagai tempat lahirnya Islam. Kini estafet pengembangan peradaban Islam yang maju, damai, dan berkemajuan memiliki peluang besar untuk tumbuh dari Indonesia,” pungkasnya.

0
emoji-1
Emoji
0
emoji-2
Emoji
0
emoji-3
Emoji
0
emoji-4
Emoji
0
emoji-5
Emoji
0
emoji-6
Emoji
0
emoji-7
Emoji
Berlangganan Newsletter Kami Sepenuhnya Gratis Jangan lewatkan kesempatan untuk tetap mendapatkan informasi terbaru dan mulai berlangganan email gratis Anda sekarang.

Comments are closed.

Login

To enjoy kabarwarga.com privileges, log in or create an account now, and it's completely free!

Install App

By installing our application, you can access our content faster and easier.

Ikuti Kami
KAI ile Haber Hakkında Sohbet
Sohbet sistemi şu anda aktif değil. Lütfen daha sonra tekrar deneyin.