Tue,4 August 2026
USD41,57
%0.21
EURO48,55
%0.10
GBP55,54
%0.10
BIST11.258,72
%-1.04
GR. ALTIN5.012,06
%0.23
İstanbul
Ankara
İzmir
Adana
Adıyaman
Afyonkarahisar
Ağrı
Aksaray
Amasya
Antalya
Ardahan
Artvin
Aydın
Balıkesir
Bartın
Batman
Bayburt
Bilecik
Bingöl
Bitlis
Bolu
Burdur
Bursa
Çanakkale
Çankırı
Çorum
Denizli
Diyarbakır
Düzce
Edirne
Elazığ
Erzincan
Erzurum
Eskişehir
Gaziantep
Giresun
Gümüşhane
Hakkâri
Hatay
Iğdır
Isparta
Kahramanmaraş
Karabük
Karaman
Kars
Kastamonu
Kayseri
Kırıkkale
Kırklareli
Kırşehir
Kilis
Kocaeli
Konya
Kütahya
Malatya
Manisa
Mardin
Mersin
Muğla
Muş
Nevşehir
Niğde
Ordu
Osmaniye
Rize
Sakarya
Samsun
Siirt
Sinop
Sivas
Şırnak
Tekirdağ
Tokat
Trabzon
Tunceli
Şanlıurfa
Uşak
Van
Yalova
Yozgat
Zonguldak
  1. News
  2. Indonesiana
  3. Yayasan Astra Bikin Omzet Melonjak hingga Rp34,9 Miliar dan Cetak SDM Berstandar Jerman

Yayasan Astra Bikin Omzet Melonjak hingga Rp34,9 Miliar dan Cetak SDM Berstandar Jerman

yayasan-astra-bikin-omzet-melonjak-hingga-rp34,9-miliar-dan-cetak-sdm-berstandar-jerman
Yayasan Astra Bikin Omzet Melonjak hingga Rp34,9 Miliar dan Cetak SDM Berstandar Jerman
service

UMKM Otomotif/yayasan Astra


Yayasan Astra kembali menegaskan komitmennya dalam memperkuat ekosistem industri otomotif nasional melalui partisipasinya pada Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2026. Lewat kolaborasi Yayasan Astra–Yayasan Dharma Bhakti Astra (YDBA) dan ASTRAtech, Astra menghadirkan berbagai program pembinaan UMKM/IKM serta pengembangan sumber daya manusia (SDM) unggul yang mendukung pertumbuhan industri otomotif Indonesia.

Komitmen tersebut diperkenalkan dalam konferensi pers di Booth Yayasan Astra, Selasar Convention Hall, Hall Nusantara, ICE BSD, Tangerang, Selasa (4/8). Kegiatan ini menjadi bagian dari rangkaian GIIAS 2026 yang berlangsung hingga 9 Agustus mendatang.

Hadir sebagai narasumber Ketua Pengurus Yayasan Astra–YDBA Rahmat Samulo, Direktur ASTRAtech Henri Paul, Pemilik PT Arkha Industries Indonesia Mad Ali Haris, serta alumni Program Astra Meister ASTRAtech yang kini menjabat Workshop Supervisor PT Astra International Tbk – BMW Sales Operation, Wisnu Prasetyo.

Pemerintah Beri Dukungan Penguatan Industri Otomotif

Booth Yayasan Astra juga dikunjungi Menteri Keuangan Republik Indonesia Purbaya Yudhi Sadewa dan Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita. Kedua menteri meninjau berbagai program pembinaan UMKM manufaktur hingga pengembangan SDM vokasi yang dijalankan Yayasan Astra.

Kunjungan tersebut menjadi bentuk dukungan terhadap sinergi antara pemerintah, dunia pendidikan, dan industri dalam membangun rantai pasok otomotif nasional yang semakin kuat. Melalui pembinaan UMKM yang berkelanjutan serta pengembangan talenta vokasi, Yayasan Astra terus mendorong hadirnya pelaku usaha dan tenaga kerja yang mampu memenuhi standar industri masa depan.

UMKM Binaan Astra Naik Kelas hingga Jadi Pemasok Tier 1

Salah satu kisah sukses yang ditampilkan adalah PT Arkha Industries Indonesia, UMKM manufaktur otomotif yang bergerak di bidang proses painting plastik dan logam. Perusahaan ini mulai menjadi binaan Yayasan Astra–YDBA sejak 2022 melalui pendampingan yang berfokus pada peningkatan aspek Quality, Cost, and Delivery (QCD).

Berkat pembinaan tersebut, PT Arkha Industries Indonesia berhasil meraih penghargaan UMKM Mandiri Terbaik 2024 sekaligus menjadi pemasok tier 1 PT Astra Komponen Indonesia (ASKI) setelah lolos audit kapasitas produksi, standar mutu, dan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3).

“Sejak pembinaan Yayasan Astra–YDBA, perjalanan bisnis kami benar-benar berubah drastis. Kami dibimbing langsung membenahi fondasi usaha, khususnya disiplin QCD, mulai dari menjaga kualitas painting agar zero defect, efisiensi biaya, hingga pengiriman yang tepat waktu,” ujar Pemilik PT Arkha Industries Indonesia, Mad Ali Haris.

Ali Haris mengatakan keberhasilan menjadi pemasok tier 1 merupakan pencapaian penting bagi perusahaan.

“Menjadi tier 1 ASKI adalah pencapaian strategis. Status ini membuktikan bahwa UMKM lokal sangat mampu masuk dan bersaing di rantai pasok industri otomotif nasional, asal mau berbenah dan mengikuti standar industri yang tinggi,” tambahnya.

Ketua Pengurus Yayasan Astra–YDBA, Rahmat Samulo, mengatakan kisah Arkha menjadi bukti nyata efektivitas pembinaan yang dilakukan Astra.

“Melalui Yayasan Astra–Yayasan Dharma Bhakti Astra, Astra terus mendampingi UMKM agar mampu naik kelas. Kisah PT Arkha Industries Indonesia menjadi bukti nyata komitmen ini. Berdiri sejak 2014 dengan omzet di bawah Rp2 miliar per tahun, kini pada 2025 omzetnya mencapai Rp34,96 miliar dengan 221 karyawan dan telah berkembang menjadi usaha menengah,” ujar Rahmat.

Menurutnya, pencapaian tersebut membuktikan bahwa pembinaan yang konsisten mampu mendorong UMKM memenuhi standar tinggi industri otomotif nasional.

ASTRAtech Cetak Talenta Industri Berstandar Meister Jerman

Selain memperkuat UMKM, Yayasan Astra juga mengembangkan SDM unggul melalui ASTRAtech dengan menerapkan ASTRAtech Dual System, yaitu model pembelajaran yang menggabungkan pendidikan di kampus dengan pengalaman langsung di dunia industri.

Direktur ASTRAtech Henri Paul mengatakan seluruh proses pembelajaran dirancang bersama industri agar mahasiswa siap memasuki dunia kerja sejak awal.

“Kami ingin mahasiswa ASTRAtech sejak hari pertama perkuliahan sudah merasakan suasana dunia industri yang terwakili dalam pembelajaran praktik mereka. Seluruh bahan ajar dibuat bersama industri, dan di tahun terakhir kami mengirim mahasiswa mengikuti program internship, salah satunya di IKM binaan Yayasan Astra–YDBA. Dengan itu, kita bisa membangun ekosistem kompetensi mahasiswa secara nyata,” ungkap Henri.

ASTRAtech juga menjalankan Program Bachelor Professional Automotive Mechatronics berstandar Meister Jerman yang telah diselenggarakan sejak 2019 bekerja sama dengan HWK Koblenz, ZDK Jerman, dan AHK-EKONID.

Salah satu alumninya, Wisnu Prasetyo, mengaku program tersebut memberikan dampak besar terhadap perjalanan kariernya hingga dipercaya menjadi Workshop Supervisor PT Astra International Tbk – BMW Sales Operation.

“Bagi saya, Astra Meister bukan hanya program pengembangan kompetensi teknis, tetapi juga membentuk cara berpikir dan kepemimpinan. Program ini memperluas wawasan saya terhadap dinamika bisnis otomotif, mengajarkan berbagai pendekatan leadership yang dapat diterapkan secara fleksibel di lapangan, serta meningkatkan kemampuan dalam menangani pelanggan dengan lebih efektif,” ujar Wisnu.

Melalui pembinaan UMKM yang berkelanjutan dan pengembangan SDM berstandar internasional, Yayasan Astra berharap dapat terus memperkuat ekosistem industri otomotif nasional sekaligus meningkatkan daya saing Indonesia di tingkat global.

Cek berita, artikel, dan konten yang lain di Google News

0
emoji-1
Emoji
0
emoji-2
Emoji
0
emoji-3
Emoji
0
emoji-4
Emoji
0
emoji-5
Emoji
0
emoji-6
Emoji
0
emoji-7
Emoji
Berlangganan Newsletter Kami Sepenuhnya Gratis Jangan lewatkan kesempatan untuk tetap mendapatkan informasi terbaru dan mulai berlangganan email gratis Anda sekarang.

Comments are closed.

Login

To enjoy kabarwarga.com privileges, log in or create an account now, and it's completely free!

Install App

By installing our application, you can access our content faster and easier.

Ikuti Kami
KAI ile Haber Hakkında Sohbet
Sohbet sistemi şu anda aktif değil. Lütfen daha sonra tekrar deneyin.