Ringkasan Berita:
- Aksi pencurian sepeda motor Yamaha NMAX di Kecamatan Manyar, Gresik, terekam kamera CCTV.
- Pelaku menggunakan modus mendorong motor curian agar terlihat seperti kendaraan yang mogok.
- Korban kehilangan Yamaha NMAX bernomor polisi W 2653 BP yang diparkir di depan rumah.
- Polsek Manyar masih melakukan penyelidikan untuk mengungkap identitas pelaku.
Gresik (beritajatim.com) – Aksi pencurian kendaraan bermotor (curanmor) kembali terjadi di Kabupaten Gresik. Kali ini, sebuah sepeda motor Yamaha NMAX milik warga raib digondol dua pelaku yang beraksi di depan rumah di Jalan Kyai Sahlan 19/04, Desa Manyar Sidorukun, Kecamatan Manyar, Senin (3/8/2026).
Aksi kedua pelaku terekam kamera pengawas (CCTV) milik warga. Mereka menggunakan modus yang terbilang tidak biasa, yakni mendorong sepeda motor hasil curian menggunakan kaki sambil tetap mengendarai sepeda motor lain. Dari kejauhan, aksi tersebut tampak seperti pengendara yang sedang membantu kendaraan mogok sehingga tidak mengundang kecurigaan warga.
Korban diketahui bernama Fachitatul Fasichah. Saat kejadian, sepeda motor Yamaha NMAX berwarna abu-abu dengan nomor polisi W 2653 BP diparkir di depan rumah.
Berdasarkan rekaman CCTV, dua pria datang berboncengan menggunakan sepeda motor matik berwarna hitam. Keduanya mengenakan masker untuk menutupi identitas.
Salah satu pelaku terlihat mengenakan topi merah dan baju lengan panjang berwarna putih, sedangkan pelaku lainnya memakai topi hitam, kacamata hitam, serta jaket berwarna putih.
Setelah memastikan situasi sekitar sepi, kedua pelaku bergerak cepat menjalankan aksinya. Dalam waktu singkat, mereka berhasil membawa keluar sepeda motor korban dari gang tempat kendaraan diparkir.
Untuk menghindari perhatian warga, motor curian tidak langsung dikendarai. Salah satu pelaku justru mendorong Yamaha NMAX tersebut menggunakan kaki sambil melaju berdampingan dengan rekannya yang mengendarai sepeda motor lain.
Modus tersebut diduga sengaja digunakan agar masyarakat mengira kendaraan tersebut sedang mengalami kerusakan atau mogok sehingga tidak menimbulkan kecurigaan.
Setelah mengetahui sepeda motornya hilang, korban segera melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Manyar.
Kapolsek Manyar Iptu Muhammad Gifari Syarifuddin membenarkan pihaknya telah menerima laporan kehilangan tersebut dan saat ini masih melakukan penyelidikan.
“Laporan korban sudah kami terima tadi malam. Saat ini masih dilakukan penyelidikan,” ujarnya, Selasa (4/8/2026).
Kasus curanmor ini kembali menimbulkan keresahan di kalangan masyarakat Kecamatan Manyar. Warga berharap pelaku segera ditangkap mengingat aksi pencurian kendaraan bermotor dinilai semakin berani dengan memanfaatkan kelengahan pemilik kendaraan serta menggunakan modus yang sulit dikenali.
Masyarakat juga diimbau meningkatkan kewaspadaan dengan menggunakan pengaman tambahan pada sepeda motor serta memarkir kendaraan di lokasi yang lebih aman dan mudah diawasi untuk meminimalkan risiko pencurian. [dny/beq]





Comments are closed.