Sun,16 August 2026
USD41,57
%0.21
EURO48,55
%0.10
GBP55,54
%0.10
BIST11.258,72
%-1.04
GR. ALTIN5.012,06
%0.23
İstanbul
Ankara
İzmir
Adana
Adıyaman
Afyonkarahisar
Ağrı
Aksaray
Amasya
Antalya
Ardahan
Artvin
Aydın
Balıkesir
Bartın
Batman
Bayburt
Bilecik
Bingöl
Bitlis
Bolu
Burdur
Bursa
Çanakkale
Çankırı
Çorum
Denizli
Diyarbakır
Düzce
Edirne
Elazığ
Erzincan
Erzurum
Eskişehir
Gaziantep
Giresun
Gümüşhane
Hakkâri
Hatay
Iğdır
Isparta
Kahramanmaraş
Karabük
Karaman
Kars
Kastamonu
Kayseri
Kırıkkale
Kırklareli
Kırşehir
Kilis
Kocaeli
Konya
Kütahya
Malatya
Manisa
Mardin
Mersin
Muğla
Muş
Nevşehir
Niğde
Ordu
Osmaniye
Rize
Sakarya
Samsun
Siirt
Sinop
Sivas
Şırnak
Tekirdağ
Tokat
Trabzon
Tunceli
Şanlıurfa
Uşak
Van
Yalova
Yozgat
Zonguldak
  1. News
  2. Environment
  3. Jepitan Udang Pistol Diklaim Hasilkan Panas Seperti Matahari, Ini Faktanya

Jepitan Udang Pistol Diklaim Hasilkan Panas Seperti Matahari, Ini Faktanya

jepitan-udang-pistol-diklaim-hasilkan-panas-seperti-matahari,-ini-faktanya
Jepitan Udang Pistol Diklaim Hasilkan Panas Seperti Matahari, Ini Faktanya
service

Terumbu karang menyimpan banyak organisme kecil yang perannya sering terlewat, salah satunya udang pistol (famili Alpheidae, dengan Alpheus sebagai genus yang paling banyak diteliti). Krustasea ini banyak ditemukan di perairan tropis, termasuk Indonesia, dan biasanya hidup berkelompok di sela-sela batu karang, pasir, atau reruntuhan cangkang di dasar laut. Udang pistol dikenal karena cara berburunya yang tidak lazim. Alih-alih mengandalkan gigitan atau racun seperti kebanyakan predator kecil lainnya, udang pistol memanfaatkan gerakan capit yang sangat cepat untuk melumpuhkan mangsa. Mekanisme ini sudah lama menarik perhatian peneliti, baik dari bidang biologi kelautan yang ingin memahami perilaku berburunya, maupun dari bidang fisika yang tertarik pada proses fisik di balik jepitannya. Bagaimana Jepitannya Bekerja Udang pistol memiliki sepasang capit yang tidak sama besar. Salah satu capit tumbuh jauh lebih besar dibanding capit lainnya, bahkan bisa mencapai separuh dari ukuran tubuhnya sendiri. Capit besar ini bekerja seperti pegas mekanis. Udang akan mengunci ototnya lebih dulu untuk menyimpan tenaga, lalu melepaskannya secara tiba-tiba. Saat kunci otot itu dilepas, capit menutup dalam waktu sangat singkat, dengan kecepatan lebih dari 96 kilometer per jam. Gerakan menutup yang sangat cepat ini mendorong air ke depan dengan kekuatan besar, menciptakan semburan air yang bergerak lebih cepat dibanding kemampuan air di sekitarnya untuk mengisi kembali ruang yang ditinggalkan. Akibatnya, muncul ruang kosong bertekanan sangat rendah tepat di belakang semburan air tersebut, semacam gelembung berisi uap air yang terbentuk hanya karena perubahan tekanan, bukan karena panas dari luar. Tampilan dorsal (A) dan lateral (B) Alpheus cedrici, salah satu spesies udang pistol dari…This article was originally published on Mongabay

0
emoji-1
Emoji
0
emoji-2
Emoji
0
emoji-3
Emoji
0
emoji-4
Emoji
0
emoji-5
Emoji
0
emoji-6
Emoji
0
emoji-7
Emoji
Berlangganan Newsletter Kami Sepenuhnya Gratis Jangan lewatkan kesempatan untuk tetap mendapatkan informasi terbaru dan mulai berlangganan email gratis Anda sekarang.

Comments are closed.

Login

To enjoy kabarwarga.com privileges, log in or create an account now, and it's completely free!

Install App

By installing our application, you can access our content faster and easier.

Ikuti Kami
KAI ile Haber Hakkında Sohbet
Sohbet sistemi şu anda aktif değil. Lütfen daha sonra tekrar deneyin.