Jakarta, Arina.id — Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) meminta masyarakat mewaspadai potensi hujan sedang hingga lebat di sejumlah wilayah Indonesia pada Rabu (19/8/2026). Kondisi tersebut dipengaruhi dinamika atmosfer, termasuk keberadaan bibit siklon tropis 95W di wilayah Laut Filipina.
Prakirawan BMKG, Miftah Ali, mengatakan bibit siklon tropis 95W terpantau di Laut Filipina bagian barat dengan pusat tekanan sekitar 1003 hPa. Sistem tersebut memiliki kecepatan angin maksimum 20 knot dan bergerak ke arah barat-barat daya.
“Secara umum potensi bibit siklon tropis tersebut dalam 48 hingga 72 jam ke depan untuk menjadi siklon tropis berada dalam kategori peluang rendah,” ujar Miftah Ali dalam informasi cuaca BMKG untuk Rabu (19/8/2026).
Menurut Miftah, keberadaan bibit siklon tropis 95W turut menginduksi terbentuknya daerah konvergensi dan konfluensi di sejumlah wilayah. Kondisi tersebut terjadi di Laut Cina Selatan, pesisir barat Filipina bagian utara, serta di sekitar bibit siklon tropis tersebut.
Daerah konvergensi lainnya diprakirakan terbentuk di pesisir barat Lampung hingga Bengkulu, Aceh bagian selatan hingga Selat Malaka, Kalimantan Tengah bagian utara hingga Kalimantan Barat, Kalimantan Timur bagian utara hingga Kalimantan Utara, pesisir selatan Jawa Barat, serta wilayah Papua Pegunungan hingga Papua Tengah.
“Kondisi tersebut mampu meningkatkan potensi pertumbuhan awan hujan di sekitar bibit siklon tropis dan di sepanjang daerah konvergensi dan konfluensi tersebut,” jelasnya.
Miftah mengatakan kombinasi dinamika atmosfer tersebut menyebabkan potensi cuaca signifikan di sejumlah wilayah Indonesia. Masyarakat diminta meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi hujan sedang hingga lebat, terutama di wilayah yang masuk dalam kategori peringatan dini cuaca.
Prakiraan Cuaca Kota Besar
Untuk wilayah Indonesia bagian barat, BMKG memprakirakan potensi hujan sedang di Medan. Hujan ringan berpotensi terjadi di Padang, Tanjung Pinang, Serang, Jakarta, Bandung, dan Tanjung Selor.
Sementara itu, kondisi berawan hingga berawan tebal diprakirakan terjadi di Banda Aceh, Pekanbaru, Bengkulu, Jambi, Pangkalpinang, Semarang, Yogyakarta, Surabaya, dan Samarinda.
BMKG juga memprakirakan kondisi udara kabur di Palembang, Bandar Lampung, Pontianak, dan Palangkaraya. Adapun Banjarmasin berpotensi mengalami asap atau kabut.
Untuk wilayah Indonesia bagian timur, hujan ringan berpotensi terjadi di Mamuju, Jayapura, dan Jayawijaya.
Kondisi cerah berawan hingga berawan tebal diprakirakan terjadi di Denpasar, Kupang, Makassar, Kendari, Palu, Gorontalo, Manado, Ternate, Ambon, dan Sorong.
Sementara itu, udara kabur berpotensi terjadi di Merauke. Kondisi asap atau kabut juga berpotensi terjadi di Mataram, Manokwari, dan Nabire.
BMKG mengimbau masyarakat untuk terus memperbarui informasi mengenai kondisi cuaca melalui kanal resmi BMKG sebagai langkah antisipasi terhadap perubahan cuaca di wilayah masing-masing.





Comments are closed.