Wed,19 August 2026
USD41,57
%0.21
EURO48,55
%0.10
GBP55,54
%0.10
BIST11.258,72
%-1.04
GR. ALTIN5.012,06
%0.23
İstanbul
Ankara
İzmir
Adana
Adıyaman
Afyonkarahisar
Ağrı
Aksaray
Amasya
Antalya
Ardahan
Artvin
Aydın
Balıkesir
Bartın
Batman
Bayburt
Bilecik
Bingöl
Bitlis
Bolu
Burdur
Bursa
Çanakkale
Çankırı
Çorum
Denizli
Diyarbakır
Düzce
Edirne
Elazığ
Erzincan
Erzurum
Eskişehir
Gaziantep
Giresun
Gümüşhane
Hakkâri
Hatay
Iğdır
Isparta
Kahramanmaraş
Karabük
Karaman
Kars
Kastamonu
Kayseri
Kırıkkale
Kırklareli
Kırşehir
Kilis
Kocaeli
Konya
Kütahya
Malatya
Manisa
Mardin
Mersin
Muğla
Muş
Nevşehir
Niğde
Ordu
Osmaniye
Rize
Sakarya
Samsun
Siirt
Sinop
Sivas
Şırnak
Tekirdağ
Tokat
Trabzon
Tunceli
Şanlıurfa
Uşak
Van
Yalova
Yozgat
Zonguldak
  1. News
  2. Top News
  3. Dandim: Prajurit TNI kejar kelompok penyandera warga sipil di Jila

Dandim: Prajurit TNI kejar kelompok penyandera warga sipil di Jila

dandim:-prajurit-tni-kejar-kelompok-penyandera-warga-sipil-di-jila
Dandim: Prajurit TNI kejar kelompok penyandera warga sipil di Jila
service

Timika (ANTARA) – Komandan Kodim 1710/Mimika Letnan Kolonel Infanteri Jozanda mengatakan prajurit TNI melakukan pengejaran terhadap kelompok bersenjata yang menyandera atau membawa paksa sembilan orang perempuan di Distrik/Kecamatan Jila, Kabupaten Mimika, Papua Tengah, Senin (17/8).

Jozanda ketika dikonfirmasi di Timika, Rabu malam, mengatakan TNI langsung merespons dengan mengirim personel untuk melakukan pengejaran terhadap kelompok bersenjata itu setelah menerima laporan soal penyanderaan warga sipil.

“Jangan khawatir, kita sudah melakukan pengejaran terhadap para pelaku. Semoga para prajurit yang melakukan pengejaran ini juga diberikan kemudahan sehingga segera menemukan dan menyelamatkan anak-anak kita ini,” ujarnya.

Dandim mengecam tindakan kelompok tersebut dan menyatakan bahwa tindakan yang dilakukan kelompok bersenjata itu adalah tindakan yang keji dan tidak manusiawi.

“Kalau bahasa saya itu pembawaan paksa, jadi dipaksa dibawa. Danramil Jila menerima laporan dari masyarakat setempat, ada beberapa warga yang dipaksa dibawa, ada anak kelas III SD, kelas IV SD, kelas VI SD, ada yang umur 18 tahun tiga orang, dan satu orang berumur 17 tahun sedang dalam kondisi hamil muda,” ujarnya.

Ia menjelaskan saat para korban ini dibawa paksa, dua orang perempuan yang notabene ibu para korban menolak agar anak-anak tersebut tidak dibawa paksa oleh kelompok tersebut.

“Ibu itu menolak anaknya dibawa paksa dan akhirnya ibu itu ditembak hingga meninggal ditempat. Kemudian seorang ibu lainnya yang juga menolak anaknya dibawa paksa, dibuang ke jurang dan mengalami patah tulang kaki,” ujarnya.

Ibu yang meninggal ditembak itu diketahui bernama Neregingget Magai (48), sedangkan ibu yang mengalami patah tulang kaki setelah didorong masuk ke jurang bernama Inkolung Aim.

“Yang ditembak itu langsung meninggal dunia dan sore itu juga jenazahnya langsung dikremasi. Yang patah tulang ini masih hidup, sekarang sedang menjalani perawatan di Jila. Saya juga belum dapatkan info usianya berapa,” ujarnya

Saat ini, kata Dandim, suasana di Distrik Jila sudah berangsur kondusif, namun akses transportasi penerbangan belum bisa masuk ke wilayah itu.

Peristiwa penyanderaan terhadap anak-anak, ibu hamil dan para gadis remaja ini terjadi pada Senin (17/8)

Berdasarkan informasi dari masyarakat, jumlah anggota kelompok bersenjata yang membawa paksa sembilan orang warga sipil itu sebanyak 15 orang.

“Untuk kelompok ini dari mana, kami sedang melakukan investigasi. Nanti saya informasikan lagi. Dan lebih penting, ini kelompok baru karena bahasanya berbeda dengan masyarakat di sana,” ujarnya

Adapun nama-nama sembilan warga sipil yang disandera kelompok bersenjata, yakni Nemerina Wamang (17) sedang dalam kondisi hamil muda, Alin Mesawarol (kelas VI SD), Nopi Aim (kelas IV SD), Opinte Meswaro (kelas III SD), Yonita Senawatme (18), Meria Nibilingame (15), Wena Katagame (18),Ilimin Onawame (18), dan Miante Nibilingame (13).

Baca juga: Sembilan perempuan diduga disandera di Jila, polisi dalami informasi

Baca juga: Kapendam: Kontak tembak TNI-KKB di Jila akibatkan satu prajurit gugur

Pewarta: Marselinus Nara
Editor: Didik Kusbiantoro
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

0
emoji-1
Emoji
0
emoji-2
Emoji
0
emoji-3
Emoji
0
emoji-4
Emoji
0
emoji-5
Emoji
0
emoji-6
Emoji
0
emoji-7
Emoji
Berlangganan Newsletter Kami Sepenuhnya Gratis Jangan lewatkan kesempatan untuk tetap mendapatkan informasi terbaru dan mulai berlangganan email gratis Anda sekarang.

Comments are closed.

Login

To enjoy kabarwarga.com privileges, log in or create an account now, and it's completely free!

Install App

By installing our application, you can access our content faster and easier.

Ikuti Kami
KAI ile Haber Hakkında Sohbet
Sohbet sistemi şu anda aktif değil. Lütfen daha sonra tekrar deneyin.