Mon,7 September 2026
USD41,57
%0.21
EURO48,55
%0.10
GBP55,54
%0.10
BIST11.258,72
%-1.04
GR. ALTIN5.012,06
%0.23
İstanbul
Ankara
İzmir
Adana
Adıyaman
Afyonkarahisar
Ağrı
Aksaray
Amasya
Antalya
Ardahan
Artvin
Aydın
Balıkesir
Bartın
Batman
Bayburt
Bilecik
Bingöl
Bitlis
Bolu
Burdur
Bursa
Çanakkale
Çankırı
Çorum
Denizli
Diyarbakır
Düzce
Edirne
Elazığ
Erzincan
Erzurum
Eskişehir
Gaziantep
Giresun
Gümüşhane
Hakkâri
Hatay
Iğdır
Isparta
Kahramanmaraş
Karabük
Karaman
Kars
Kastamonu
Kayseri
Kırıkkale
Kırklareli
Kırşehir
Kilis
Kocaeli
Konya
Kütahya
Malatya
Manisa
Mardin
Mersin
Muğla
Muş
Nevşehir
Niğde
Ordu
Osmaniye
Rize
Sakarya
Samsun
Siirt
Sinop
Sivas
Şırnak
Tekirdağ
Tokat
Trabzon
Tunceli
Şanlıurfa
Uşak
Van
Yalova
Yozgat
Zonguldak
  1. News
  2. Top News
  3. BMKG optimalkan analisis cuaca kawal OMC karhutla di Kalbar-Kalteng

BMKG optimalkan analisis cuaca kawal OMC karhutla di Kalbar-Kalteng

bmkg-optimalkan-analisis-cuaca-kawal-omc-karhutla-di-kalbar-kalteng
BMKG optimalkan analisis cuaca kawal OMC karhutla di Kalbar-Kalteng
service

…Penyemaian awan dilakukan di area lahan gambut yang terdeteksi hotspot untuk mengurangi titik panas dan memperbaiki kualitas udara akibat pekatnya kabut asap

Jakarta (ANTARA) – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengoptimalkan analisis data cuaca serta pemantauan dinamika atmosfer secara real-time untuk mengawal efektivitas Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kalimantan Barat dan Kalimantan Tengah.

Deputi Bidang Modifikasi Cuaca BMKG Tri Handoko Seto di Jakarta, Sabtu, mengatakan bahwa keakuratan pasokan data cuaca menjadi syarat mutlak keberhasilan penyemaian awan guna membasahi lahan gambut serta menekan sebaran titik panas.

“Penyemaian awan dilakukan di area lahan gambut yang terdeteksi hotspot untuk mengurangi titik panas dan memperbaiki kualitas udara akibat pekatnya kabut asap,” kata dia.

Direktur Operasional Modifikasi Cuaca BMKG Budi Harsoyo menambahkan, data radar cuaca BMKG dari Posko OMC di Pangkalan Udara Supadio, Kubu Raya, menjadi panduan utama armada udara gabungan dalam merencanakan rute penerbangan semai garam.

Baca juga: Pemerintah maksimalkan OMC basahi gambut Kalbar

Sepanjang periode 22 Agustus hingga 4 September 2026, OMC di Kalimantan Barat telah menyelesaikan 27 sortie penerbangan dengan menabur 24.600 kilogram garam murni (NaCl) di ketinggian 6.000 hingga 10.000 kaki.

“Intervensi ini memicu hujan di Putussibau, Kubu Raya, hingga Kota Pontianak,” cetusnya.

Secara paralel, kata dia, OMC di Kalimantan Tengah pada 26 Agustus hingga 5 September 2026 mencatatkan 10 sortie penerbangan dengan total 8.000 kg NaCl, yang berhasil mendatangkan hujan ringan hingga sedang di Murung Raya, Barito Utara, Kotawaringin Barat, Kapuas, Lamandau, dan Barito Selatan.

Melihat hasil positif pada kelembapan tanah gambut dan penipisan kabut asap, pemerintah resmi memperpanjang pelaksanaan OMC di Kalbar dan Kalteng mulai 5 – 14 September 2026 dengan dukungan pembiayaan dari Kementerian Kehutanan dan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB).

Harsoyo menegaskan integrasi analisis meteorologi BMKG dalam OMC menandai pergeseran paradigma tata kelola bencana ekologis nasional dari tindakan pemadaman reaktif menjadi pencegahan dini yang terukur dan terintegrasi lintas kementerian/lembaga.

Baca juga: BNPB: OMC di Kalteng belum menghasilkan hujan

Baca juga: Atasi karhutla, OMC berhasil picu hujan di tiga wilayah Jambi

Pewarta: M. Riezko Bima Elko Prasetyo
Editor: Bernadus Tokan
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

0
emoji-1
Emoji
0
emoji-2
Emoji
0
emoji-3
Emoji
0
emoji-4
Emoji
0
emoji-5
Emoji
0
emoji-6
Emoji
0
emoji-7
Emoji
Berlangganan Newsletter Kami Sepenuhnya Gratis Jangan lewatkan kesempatan untuk tetap mendapatkan informasi terbaru dan mulai berlangganan email gratis Anda sekarang.

Comments are closed.

Login

To enjoy kabarwarga.com privileges, log in or create an account now, and it's completely free!

Install App

By installing our application, you can access our content faster and easier.

Ikuti Kami
KAI ile Haber Hakkında Sohbet
Sohbet sistemi şu anda aktif değil. Lütfen daha sonra tekrar deneyin.