Mubadalah.id – Selain menghemat biaya pengobatan, pemeriksaan secara luas juga dapat membantu menyelamatkan lebih banyak nyawa. Karena itu, program pemeriksaan perlu diarahkan terutama kepada kelompok perempuan yang memiliki risiko lebih tinggi terkena kanker mulut rahim, termasuk perempuan berusia di atas 35 tahun.
Pelaksanaan pemeriksaan juga perlu mempertimbangkan jangkauan layanan. Pemeriksaan terhadap sebanyak mungkin perempuan, meskipun dilakukan tidak sesering yang ideal, dapat memberikan manfaat lebih besar dibandingkan pemeriksaan yang hanya menjangkau sebagian kecil perempuan tetapi dilakukan dengan frekuensi lebih tinggi.
Dalam program pemeriksaan, perempuan yang memiliki risiko perlu mendapatkan akses pemeriksaan secara berkala. Pemeriksaan terhadap seluruh perempuan yang berisiko setiap lima atau sepuluh tahun sekali, misalnya, dapat memberikan manfaat lebih luas daripada hanya memeriksa sebagian kecil perempuan secara lebih sering.
Upaya tersebut membutuhkan dukungan tenaga kesehatan di tingkat lokal. Karena itu, pekerja kesehatan setempat perlu mendapatkan pelatihan mengenai pemeriksaan kanker, termasuk pemeriksaan secara visual dan pelaksanaan tes Pap.
Keterampilan tenaga kesehatan lokal menjadi penting karena mereka dapat menjadi penghubung antara masyarakat dan layanan kesehatan. Dengan kemampuan melakukan pemeriksaan dan memberikan informasi yang tepat, tenaga kesehatan dapat membantu perempuan mengenali pentingnya deteksi dini serta mendorong mereka memanfaatkan layanan pemeriksaan yang tersedia.
Pencegahan kematian akibat kanker mulut rahim dengan demikian tidak hanya bergantung pada kemampuan rumah sakit dalam menangani pasien. Pengetahuan masyarakat, ketersediaan layanan pemeriksaan, jangkauan program deteksi dini. Serta kemampuan tenaga kesehatan di tingkat lokal juga menjadi bagian penting dalam upaya menemukan kanker sedini mungkin.
Semakin dini perubahan pada mulut rahim anda ketahui. Maka semakin besar peluang perempuan mendapatkan penanganan yang sesuai sebelum penyakit berkembang dan menyebar. Karena itu, peningkatan pengetahuan dan akses terhadap pemeriksaan menjadi langkah penting untuk menekan risiko kematian akibat kanker mulut rahim. []
*)Sumber Tulisan: Buku Bila Perempuan Tidak Ada Dokter karya A. August Burns dkk, hlm 501.





Comments are closed.