Wed,9 September 2026
USD41,57
%0.21
EURO48,55
%0.10
GBP55,54
%0.10
BIST11.258,72
%-1.04
GR. ALTIN5.012,06
%0.23
İstanbul
Ankara
İzmir
Adana
Adıyaman
Afyonkarahisar
Ağrı
Aksaray
Amasya
Antalya
Ardahan
Artvin
Aydın
Balıkesir
Bartın
Batman
Bayburt
Bilecik
Bingöl
Bitlis
Bolu
Burdur
Bursa
Çanakkale
Çankırı
Çorum
Denizli
Diyarbakır
Düzce
Edirne
Elazığ
Erzincan
Erzurum
Eskişehir
Gaziantep
Giresun
Gümüşhane
Hakkâri
Hatay
Iğdır
Isparta
Kahramanmaraş
Karabük
Karaman
Kars
Kastamonu
Kayseri
Kırıkkale
Kırklareli
Kırşehir
Kilis
Kocaeli
Konya
Kütahya
Malatya
Manisa
Mardin
Mersin
Muğla
Muş
Nevşehir
Niğde
Ordu
Osmaniye
Rize
Sakarya
Samsun
Siirt
Sinop
Sivas
Şırnak
Tekirdağ
Tokat
Trabzon
Tunceli
Şanlıurfa
Uşak
Van
Yalova
Yozgat
Zonguldak
  1. News
  2. Environment
  3. Ada Habitat Lutung Jawa di Pesisir Utara Kabupaten Bekasi

Ada Habitat Lutung Jawa di Pesisir Utara Kabupaten Bekasi

ada-habitat-lutung-jawa-di-pesisir-utara-kabupaten-bekasi
Ada Habitat Lutung Jawa di Pesisir Utara Kabupaten Bekasi
service

Ada hutan tersisa di pesisir utara Kabupaten Bekasi yang menjadi habitat bagi lutung jawa. Jika mau ke kawasan konservasi satwa di Desa Pantai Bahagia, Muaragembong, Kabupaten Bekasi, pengunjung harus menggunakan perahu. Jalur darat sudah terputus akibat abrasi. Di tengah hamparan tambak dan sisa mangrove, lutung jawa masih bertahan. Daman, warga setempat, menjadi salah satu masyarakat yang rutin menjaga habitat satwa tersebut. “Lutung itu pemalu,” kata Daman, warga Kampung Desa Pantai Bahagia yang menjaga wilayah itu. Sejak 2012, Daman menjadi relawan penjaga kawasan. Setelah mencari kepiting bakau, dia biasa masuk ke hutan untuk memantau lutung jawa. Selain lutung, kawasan tersebut juga menjadi habitat berbagai satwa lain, seperti kera ekor panjang, burung air, kuntul, bangau bluwok, cekakak sungai, hingga blekok sawah. Namun, habitat lutung jawa terus menyusut. Berdasarkan data pemerintah Kabupaten Bekasi, dari penetapan kawasan hutan lindung yang awalnya mencapai 10.000 hektar, sekitar 2.338,85 hektar daratan hilang akibat abrasi, 1.700 hektar mengalami penggenangan, dan hampir 90% kawasan hutan beralih fungsi menjadi tambak. Penelitian juga menunjukkan luas mangrove di Muaragembong menyusut 55% dalam empat dekade terakhir. Desa Pantai Bahagia menjadi salah satu wilayah yang mengalami abrasi paling parah. Kondisi ini turut mengancam lutung jawa yang populasinya di kawasan tersebut kini sekitar 70 individu. Penyusutan mangrove membuat lutung semakin kesulitan mendapatkan pakan dan air. Daman mengatakan lutung jawa menyukai daun jeruju. Saat musim kemarau, air di sekitar muara Sungai Citarum berubah menjadi payau akibat intrusi air laut sehingga lutung harus mendekati permukiman untuk mencari air tawar. “Saya sempat mikir, kenapa lutung lari ke rumah…This article was originally published on Mongabay

0
emoji-1
Emoji
0
emoji-2
Emoji
0
emoji-3
Emoji
0
emoji-4
Emoji
0
emoji-5
Emoji
0
emoji-6
Emoji
0
emoji-7
Emoji
Berlangganan Newsletter Kami Sepenuhnya Gratis Jangan lewatkan kesempatan untuk tetap mendapatkan informasi terbaru dan mulai berlangganan email gratis Anda sekarang.

Comments are closed.

Login

To enjoy kabarwarga.com privileges, log in or create an account now, and it's completely free!

Install App

By installing our application, you can access our content faster and easier.

Ikuti Kami
KAI ile Haber Hakkında Sohbet
Sohbet sistemi şu anda aktif değil. Lütfen daha sonra tekrar deneyin.