



Pramono Anung belakangan makin sering tampil merangkul banyak pihak — dari memuji SBY soal cara mengkritik yang bersubstansi, sampai menjaga komunikasi dengan pemerintahan Prabowo.
Pola ini bukan hal baru: sejak kenal SBY di 1999, Pramono dikenal sebagai jembatan politik Megawati ke berbagai kubu, peran yang membuatnya kini disebut sebagai salah satu aset paling krusial PDIP menjelang 2029.
Tapi ketergantungan pada satu figur ini juga menyisakan pertanyaan soal regenerasi kader muda partai. Ganjar Pranowo masih jadi nama yang paling mendekati posisi Pramono, dengan modal elektoral dan basis akar rumput yang tetap terjaga. Jadi, siapa yang lebih layak jadi pentolan PDIP menuju 2029 — sang jembatan lintas kubu, atau sang penjaga marwah penyeimbang?
#jaganegeri #pramonoanung #pdip #ganjarpranowo #politikindonesia





Comments are closed.