Mubadalah.id – Sakit pinggang menjadi salah satu keluhan yang banyak dialami ibu hamil. Seiring pertumbuhan kehamilan, berat bayi, rahim, dan air ketuban memberikan tekanan lebih besar pada tulang serta otot tubuh ibu.
Aktivitas tertentu juga dapat memperburuk sakit pinggang. Terlalu lama berdiri di satu tempat atau terlalu sering membungkuk dapat membuat pinggang terasa sakit. Pekerjaan yang membutuhkan tenaga besar juga dapat menyebabkan atau memperparah keluhan tersebut.
Sebagian besar sakit pinggang selama kehamilan merupakan kondisi yang normal. Namun, ibu tetap perlu memperhatikan keluhan yang muncul karena sakit pinggang juga dapat berkaitan dengan infeksi ginjal.
Untuk membantu mengurangi rasa sakit, ibu dapat meminta bantuan suami, anak, anggota keluarga lain, atau teman untuk memijat bagian pinggang. Pijatan yang dilakukan dengan lembut dapat membantu tubuh lebih rileks.
Kain hangat atau botol berisi air panas yang bisa ibu tempelkan pada bagian pinggang juga dapat membantu mengurangi rasa tidak nyaman. Ibu perlu memastikan suhu yang ia gunakan tidak terlalu panas agar tidak melukai kulit.
Dukungan keluarga juga penting untuk membantu mengurangi beban fisik ibu selama kehamilan. Anggota keluarga dapat mengambil alih pekerjaan yang berat, seperti menggendong anak yang masih kecil, mencuci pakaian, bertani, atau menggiling padi.
Pembagian pekerjaan tersebut tidak hanya membantu mengurangi beban fisik ibu, tetapi juga membuat ibu memiliki lebih banyak waktu untuk beristirahat. Dukungan dari orang-orang di sekitar ibu menjadi bagian penting dalam menjaga kenyamanan selama kehamilan. []
*)Sumber Tulisan: Buku Bila Perempuan Melahirkan karya Susan Klein dkk, hlm 99.





Comments are closed.