Kabupaten Tanah Laut di Kalimantan Selatan menyimpan air terjun yang sempat hilang dari ingatan selama hampir tiga dekade.
Air Terjun Bajuin, yang terletak di Desa Sungai Bakar, Kecamatan Bajuin, pernah menjadi destinasi wisata populer pada era 1980-an hingga pertengahan 1990-an sebelum akhirnya berhenti beroperasi pada 1995 karena fasilitas yang tidak memadai.
Baru pada 2020, setelah penataan ulang yang dimulai sejak 2019, tempat ini resmi dibuka kembali untuk umum dan berhasil menarik sekitar 2.000 pengunjung hanya dalam dua minggu pertama.
Kawasan yang kini juga dikenal sebagai Bajuin Park ini berada di lereng Gunung Buluh dalam kawasan Geopark Meratus, sekitar 75 kilometer dari pusat Kota Banjarmasin atau hanya 10 kilometer dari pusat Kota Pelaihari.
Sepanjang jalur menuju air terjun, pemandangan pegunungan dan hutan di kanan kiri sudah cukup untuk membuat perjalanan tidak terasa membosankan.
Yang menjadikan Bajuin berbeda dari kebanyakan air terjun lainnya di Kalimantan Selatan adalah jumlah tingkatannya.
Ada empat air terjun dengan ketinggian berbeda yang tersebar dalam satu kawasan, meski hanya air terjun pertama yang bisa dikunjungi umum karena yang lainnya berada dalam kawasan hutan lindung.
Sekilas Mengenai Air Terjun Bajuin
Air Terjun Bajuin berada dalam kawasan Geopark Meratus, kawasan geopark yang mencakup sebagian wilayah Pegunungan Meratus di Kalimantan Selatan. Keberadaan kawasan hutan lindung di sekitarnya membuat ekosistem di area ini masih terjaga dengan baik.
Setidaknya 10 jenis amfibi dari 4 famili dan beberapa jenis reptilia hidup di kawasan ini, termasuk biawak, kura-kura biuku, dan berbagai jenis kadal. Untuk flora, kawasan ini menjadi habitat delapan jenis tanaman palmae yang cukup beragam.
Sejak dibuka kembali, pemerintah Kabupaten Tanah Laut terus memperbaiki infrastruktur di kawasan ini, mulai dari jalan beraspal hingga parkiran, tangga, jembatan, dan fasilitas lainnya.
Pokdarwis setempat dilibatkan untuk mengelola parkir dan jasa ojek, sehingga wisatawan memiliki dua pilihan cara menuju titik air terjun.
Daya Tarik Utama Air Terjun Bajuin
Air Terjun Bajuin menawarkan beberapa hal yang membuat kunjungan ke sini terasa lebih dari sekadar melihat air jatuh.
Empat tingkatan air terjun dalam satu kawasan menjadi daya tarik utama, dengan ketinggian yang berbeda-beda. Air terjun pertama setinggi 25 meter, yang kedua 17 meter, yang ketiga adalah yang tertinggi dengan 37 meter, dan yang keempat 18 meter.
Meski hanya air terjun pertama yang bisa dikunjungi umum, kolam alaminya yang jernih dan tenang sudah cukup untuk membuat pengunjung betah bermain air.
Jembatan gantung berwarna kuning menjadi spot yang paling banyak dimanfaatkan pengunjung. Dari atas jembatan, pemandangan aliran air yang melewati batu-batu alam besar di bawahnya terlihat jelas, dan saat banyak orang melintas, jembatan bergoyang cukup untuk menambah sensasi tersendiri.
Batu besar legendaris di tepi tebing dekat air terjun juga menjadi titik yang selalu didatangi pengunjung. Batu ini sudah ada sejak lama dan tidak ada yang tahu bagaimana ia bisa berada di sana.
Kini sudah dipasang pagar pembatas untuk keamanan karena posisinya yang berada di tepi jurang, tapi pemandangan dari sekitar batu itu tetap menjadi salah satu yang paling menarik di kawasan ini.
Wahana outbound tersedia bagi yang ingin aktivitas lebih aktif, termasuk flying fox. Ada pula jalur trekking dan hiking di sekitar kawasan bagi yang ingin menjelajahi lebih dalam.
Akses Menuju Air Terjun Bajuin
Dari Banjarmasin, Air Terjun Bajuin bisa ditempuh sekitar 2,5 jam perjalanan darat sejauh 75 kilometer. Dari Banjarbaru, jaraknya sekitar 59 kilometer dengan waktu tempuh sekitar 1,5 jam.
Dari Pelaihari, jarak yang harus ditempuh hanya sekitar 10 kilometer atau sekitar 30 hingga 40 menit berkendara.
Jalan menuju lokasi sudah beraspal hingga area parkir. Dari parkiran, tersedia dua jalur menuju air terjun.
Pertama, berjalan kaki menaiki tangga sejauh sekitar 600 hingga 700 meter. Kedua, menyewa ojek lokal yang disebut Juin Jek dengan tarif sekitar Rp10.000 hingga Rp15.000 pulang pergi.
Jam Operasional dan Harga Tiket
Air Terjun Bajuin buka setiap hari dari pagi hingga sore. Tiket masuk Rp5.000 per orang dengan biaya parkir Rp2.000 per kendaraan.
Fasilitas yang tersedia di kawasan ini meliputi toilet, musala, gazebo, pendopo, warung makan, wahana outbound, dan flying fox.
Ayo Berkunjung ke Air Terjun Bajuin!
Air Terjun Bajuin cocok untuk Kawan GNFI yang sedang berada di sekitar Banjarmasin atau Pelaihari dan ingin menikmati alam Kalimantan Selatan dari dekat.
Kalau tidak ingin capek mendaki tangga, gunakan jasa ojek lokal yang memang tersedia untuk itu.
Bawa pakaian ganti kalau berencana turun ke kolam, dan datang pagi agar punya waktu lebih leluasa sebelum kawasan mulai ramai.
Cek berita, artikel, dan konten yang lain di Google News




Comments are closed.