Sat,18 July 2026
USD41,57
%0.21
EURO48,55
%0.10
GBP55,54
%0.10
BIST11.258,72
%-1.04
GR. ALTIN5.012,06
%0.23
İstanbul
Ankara
İzmir
Adana
Adıyaman
Afyonkarahisar
Ağrı
Aksaray
Amasya
Antalya
Ardahan
Artvin
Aydın
Balıkesir
Bartın
Batman
Bayburt
Bilecik
Bingöl
Bitlis
Bolu
Burdur
Bursa
Çanakkale
Çankırı
Çorum
Denizli
Diyarbakır
Düzce
Edirne
Elazığ
Erzincan
Erzurum
Eskişehir
Gaziantep
Giresun
Gümüşhane
Hakkâri
Hatay
Iğdır
Isparta
Kahramanmaraş
Karabük
Karaman
Kars
Kastamonu
Kayseri
Kırıkkale
Kırklareli
Kırşehir
Kilis
Kocaeli
Konya
Kütahya
Malatya
Manisa
Mardin
Mersin
Muğla
Muş
Nevşehir
Niğde
Ordu
Osmaniye
Rize
Sakarya
Samsun
Siirt
Sinop
Sivas
Şırnak
Tekirdağ
Tokat
Trabzon
Tunceli
Şanlıurfa
Uşak
Van
Yalova
Yozgat
Zonguldak
  1. News
  2. Perspektif
  3. AS-Iran Sepakat Lanjutkan Perundingan, Negosiasi Ditunda hingga Pemakaman Khamenei Kelar

AS-Iran Sepakat Lanjutkan Perundingan, Negosiasi Ditunda hingga Pemakaman Khamenei Kelar

as-iran-sepakat-lanjutkan-perundingan,-negosiasi-ditunda-hingga-pemakaman-khamenei-kelar
AS-Iran Sepakat Lanjutkan Perundingan, Negosiasi Ditunda hingga Pemakaman Khamenei Kelar
service

Jakarta, Arina.id—Jalur diplomasi antara Amerika Serikat (AS) dan Iran terus berlanjut. Setelah mencatat kemajuan dalam perundingan tidak langsung di Doha, Qatar, kedua negara sepakat menggelar putaran negosiasi berikutnya usai pemakaman Ayatollah Ali Khamenei selesai.

Perundingan tersebut dimediasi oleh Qatar dan Pakistan sebagai bagian dari upaya meredakan ketegangan antara Washington dan Teheran setelah kedua negara terlibat saling serang dalam beberapa waktu terakhir.

Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Qatar, Majed Al Ansari, mengatakan mediator dari Qatar dan Pakistan telah menggelar pertemuan terpisah dengan delegasi AS dan Iran di Doha. Menurutnya, pembicaraan berlangsung konstruktif dan menghasilkan perkembangan positif.

“Para mediator dari Qatar dan Pakistan telah menyelesaikan pertemuan terpisah dengan negosiator Amerika Serikat dan Iran di Doha hari ini. Kemajuan yang dicapai mencakup implementasi nota kesepahaman (MoU) Islamabad yang dibangun berdasarkan hasil KTT Lake Lucerne,” tulis Al Ansari melalui akun X, Rabu (2/7).

Ia menambahkan, kedua delegasi sepakat melanjutkan pembahasan dalam waktu dekat. Putaran berikutnya dijadwalkan berlangsung segera setelah prosesi pemakaman Ayatollah Ali Khamenei selesai.

Sekitar 30 negara diperkirakan akan mengirimkan delegasi untuk menghadiri pemakaman tersebut. Perdana Menteri Pakistan Shahbaz Sharif dijadwalkan hadir secara langsung, sementara India akan diwakili oleh wakil menteri luar negerinya.

Prosesi pemakaman akan melewati sejumlah lokasi yang memiliki nilai simbolis bagi Republik Islam Iran. Rute dimulai dari pusat pemerintahan di Teheran, kemudian menuju kota-kota suci bagi umat Syiah, yakni Qom, Karbala, dan Najaf, sebelum berakhir di Mashhad.

Ayatollah Ali Khamenei meninggal dunia pada usia 86 tahun di kompleks kediamannya di Teheran pada 28 Februari lalu. Kepergiannya terjadi di tengah memanasnya situasi kawasan setelah pecahnya konflik yang melibatkan Iran, Israel, dan Amerika Serikat.

Sebelum pertemuan terbaru ini, Iran dan AS telah lebih dulu memulai pembicaraan tidak langsung di Doha pada Rabu (1/7). Dialog tersebut difokuskan pada upaya mendorong implementasi nota kesepahaman yang disusun untuk mengakhiri konflik di Timur Tengah sekaligus membuka jalan menuju pembahasan program nuklir Iran.

Meski demikian, Teheran kembali menegaskan tidak akan melakukan negosiasi secara langsung dengan Washington. Seluruh komunikasi tetap dilakukan melalui mediator dari Qatar dan Pakistan.

Seorang diplomat yang enggan disebutkan namanya mengatakan pembahasan kali ini lebih banyak bersifat teknis. Menurutnya, kedua pihak membahas rincian implementasi MoU serta melanjutkan kemajuan yang telah dicapai dalam KTT Lake Lucerne, Swiss.

MoU yang disepakati bulan lalu itu memuat sejumlah poin penting, antara lain gencatan senjata selama 60 hari, pembukaan kembali Selat Hormuz untuk pelayaran internasional, serta penyusunan tenggat waktu menuju kesepakatan permanen mengenai program nuklir Iran dan penghentian konflik di kawasan.

Meski belum menghasilkan terobosan besar, pertemuan di Doha dinilai menjadi sinyal bahwa jalur diplomasi antara AS dan Iran masih terbuka.

0
emoji-1
Emoji
0
emoji-2
Emoji
0
emoji-3
Emoji
0
emoji-4
Emoji
0
emoji-5
Emoji
0
emoji-6
Emoji
0
emoji-7
Emoji
Berlangganan Newsletter Kami Sepenuhnya Gratis Jangan lewatkan kesempatan untuk tetap mendapatkan informasi terbaru dan mulai berlangganan email gratis Anda sekarang.

Comments are closed.

Login

To enjoy kabarwarga.com privileges, log in or create an account now, and it's completely free!

Install App

By installing our application, you can access our content faster and easier.

Ikuti Kami
KAI ile Haber Hakkında Sohbet
Sohbet sistemi şu anda aktif değil. Lütfen daha sonra tekrar deneyin.