Sat,18 April 2026
USD41,57
%0.21
EURO48,55
%0.10
GBP55,54
%0.10
BIST11.258,72
%-1.04
GR. ALTIN5.012,06
%0.23
İstanbul
Ankara
İzmir
Adana
Adıyaman
Afyonkarahisar
Ağrı
Aksaray
Amasya
Antalya
Ardahan
Artvin
Aydın
Balıkesir
Bartın
Batman
Bayburt
Bilecik
Bingöl
Bitlis
Bolu
Burdur
Bursa
Çanakkale
Çankırı
Çorum
Denizli
Diyarbakır
Düzce
Edirne
Elazığ
Erzincan
Erzurum
Eskişehir
Gaziantep
Giresun
Gümüşhane
Hakkâri
Hatay
Iğdır
Isparta
Kahramanmaraş
Karabük
Karaman
Kars
Kastamonu
Kayseri
Kırıkkale
Kırklareli
Kırşehir
Kilis
Kocaeli
Konya
Kütahya
Malatya
Manisa
Mardin
Mersin
Muğla
Muş
Nevşehir
Niğde
Ordu
Osmaniye
Rize
Sakarya
Samsun
Siirt
Sinop
Sivas
Şırnak
Tekirdağ
Tokat
Trabzon
Tunceli
Şanlıurfa
Uşak
Van
Yalova
Yozgat
Zonguldak
  1. News
  2. Technology
  3. Bahaya Main HP di Toilet: Risiko Wasir Meningkat Hingga 46 Persen

Bahaya Main HP di Toilet: Risiko Wasir Meningkat Hingga 46 Persen

bahaya-main-hp-di-toilet:-risiko-wasir-meningkat-hingga-46-persen
Bahaya Main HP di Toilet: Risiko Wasir Meningkat Hingga 46 Persen
service
main HP di toilet
Foto: The Expert Editor

Teknologi.id – Kebiasaan main HP sambil buang air besar (BAB) sudah menjadi rutinitas bagi banyak orang. Entah untuk membaca berita, membuka media sosial, atau bermain game, aktivitas ini tampak sepele, tapi riset terbaru mengungkap bahayanya bagi kesehatan.

Sebuah penelitian yang dipublikasikan di jurnal PLOS One menunjukkan bahwa penggunaan smartphone saat duduk di toilet bisa meningkatkan risiko wasir hingga 46 persen. Penyebabnya sederhana: orang yang membawa ponsel cenderung duduk lebih lama di kloset, sehingga tekanan pada pembuluh darah di anus dan rektum meningkat.

Baca juga: 7 Tanda HP Kamu Disadap dan Cara Mengatasinya

Temuan Penelitian

Penelitian dilakukan di Beth Israel Deaconess Medical Center, Boston, melibatkan 125 pasien yang menjalani kolonoskopi, prosedur pemeriksaan usus besar dan rektum. Para peserta diminta mengisi survei terkait kebiasaan menggunakan ponsel di toilet.

Hasil survei menunjukkan:

  • 66 persen peserta rutin membawa ponsel ke toilet.

  • Dari jumlah tersebut, 54 persen membaca berita, sementara 44 persen berselancar di media sosial.

  • 37,3 persen dari mereka menghabiskan lebih dari 5 menit duduk di toilet, sedangkan hanya 7,1 persen non-pengguna ponsel melakukan hal serupa.

Hasil analisis menunjukkan, bahkan setelah memperhitungkan usia, jenis kelamin, indeks massa tubuh (BMI), olahraga, dan asupan serat, risiko wasir tetap 46 persen lebih tinggi bagi mereka yang menggunakan ponsel di toilet.

Menariknya, pria tercatat lebih sering duduk lama (6 menit atau lebih) dibanding perempuan. Selain itu, pengguna ponsel di toilet cenderung kurang aktif bergerak, menandakan pola hidup lebih sedentari, yang semakin meningkatkan risiko gangguan pencernaan.

Duduk Terlalu Lama Jadi Penyebab Utama

Wasir atau hemoroid adalah pembengkakan pembuluh darah di anus dan rektum bawah yang bisa menimbulkan gatal, nyeri, dan perdarahan saat BAB. Faktor pemicunya antara lain sembelit, mengejan terlalu keras, atau duduk terlalu lama.

Menurut Dr. Trisha Pasricha, gastroenterolog sekaligus penulis senior studi, durasi duduk adalah faktor utama. “Risikonya lebih besar ketika duduk lama di toilet. Kursi toilet memberi tekanan ekstra pada area rektum, membuat darah lebih mudah terkumpul,” ujar Pasricha.

Walaupun studi ini fokus pada orang dewasa usia 45 tahun ke atas, Pasricha menekankan bahwa hasilnya juga berlaku untuk generasi muda, yang lebih sering membawa ponsel ke mana-mana. Posisi menunduk saat melihat layar ponsel juga dianggap memperburuk kondisi.

Dr. Hima Ghanta, ahli bedah kolorektal, menambahkan bahwa posisi duduk bungkuk di toilet kurang ideal untuk BAB. “Mereka yang buang air dengan posisi jongkok justru jarang mengalami wasir karena sudut rektum lebih terbuka dan prosesnya lebih lancar,” jelas Ghanta.

Para dokter menyarankan, waktu ideal BAB adalah 3-5 menit, maksimal 10 menit. Cara paling aman: jangan membawa ponsel ke toilet. Jika sulit dihindari, jangan berlama-lama duduk.

Baca juga: Kapan Anak Boleh Punya HP? Ini Jawaban yang Tepat Menurut Ahli

Risiko Kebersihan

Selain risiko medis, kebiasaan membawa ponsel ke toilet juga berpotensi menyebarkan bakteri berbahaya. Partikel kotoran bisa menempel ke ponsel dari tangan atau cipratan air toilet, lalu berpindah kembali ke tangan pengguna meski sudah dicuci. Dengan kata lain, membawa HP ke toilet tidak hanya meningkatkan risiko wasir, tapi juga mempermudah penyebaran bakteri.

Kesimpulan

Mengurangi penggunaan HP di toilet bisa membantu menurunkan risiko wasir dan gangguan pencernaan, sekaligus menjaga kebersihan ponsel dan tangan. Mulai sekarang, fokuskan waktu BAB pada kebutuhan tubuh, bukan layar smartphone.

Baca Berita dan Artikel yang lain di Google News.

(dwk)

0
emoji-1
Emoji
0
emoji-2
Emoji
0
emoji-3
Emoji
0
emoji-4
Emoji
0
emoji-5
Emoji
0
emoji-6
Emoji
0
emoji-7
Emoji
Berlangganan Newsletter Kami Sepenuhnya Gratis Jangan lewatkan kesempatan untuk tetap mendapatkan informasi terbaru dan mulai berlangganan email gratis Anda sekarang.

Comments are closed.

Login

To enjoy kabarwarga.com privileges, log in or create an account now, and it's completely free!

Install App

By installing our application, you can access our content faster and easier.

Ikuti Kami
KAI ile Haber Hakkında Sohbet
Sohbet sistemi şu anda aktif değil. Lütfen daha sonra tekrar deneyin.