Fri,17 July 2026
USD41,57
%0.21
EURO48,55
%0.10
GBP55,54
%0.10
BIST11.258,72
%-1.04
GR. ALTIN5.012,06
%0.23
İstanbul
Ankara
İzmir
Adana
Adıyaman
Afyonkarahisar
Ağrı
Aksaray
Amasya
Antalya
Ardahan
Artvin
Aydın
Balıkesir
Bartın
Batman
Bayburt
Bilecik
Bingöl
Bitlis
Bolu
Burdur
Bursa
Çanakkale
Çankırı
Çorum
Denizli
Diyarbakır
Düzce
Edirne
Elazığ
Erzincan
Erzurum
Eskişehir
Gaziantep
Giresun
Gümüşhane
Hakkâri
Hatay
Iğdır
Isparta
Kahramanmaraş
Karabük
Karaman
Kars
Kastamonu
Kayseri
Kırıkkale
Kırklareli
Kırşehir
Kilis
Kocaeli
Konya
Kütahya
Malatya
Manisa
Mardin
Mersin
Muğla
Muş
Nevşehir
Niğde
Ordu
Osmaniye
Rize
Sakarya
Samsun
Siirt
Sinop
Sivas
Şırnak
Tekirdağ
Tokat
Trabzon
Tunceli
Şanlıurfa
Uşak
Van
Yalova
Yozgat
Zonguldak
  1. News
  2. Health
  3. Benarkah Golongan Darah O Lebih Disukai Nyamuk, Ini Faktanya

Benarkah Golongan Darah O Lebih Disukai Nyamuk, Ini Faktanya

benarkah-golongan-darah-o-lebih-disukai-nyamuk,-ini-faktanya
Benarkah Golongan Darah O Lebih Disukai Nyamuk, Ini Faktanya
service

Nyamuk kerap menjadi sumber berbagai mitos yang dipercaya masyarakat. Salah satu yang paling populer adalah anggapan bahwa nyamuk lebih menyukai orang dengan golongan darah O.

Guru Besar Sekolah Kedokteran Hewan dan Biomedis (SKHB) IPB University, Upik Kesumawati, menjelaskan anggapan itu memiliki dasar ilmiah, meski tidak berarti golongan darah lain terbebas dari gigitan nyamuk.

Upik menerangkan penelitian di Jepang pada 2004 menemukan nyamuk lebih sering mengisap darah individu bergolongan darah O dibandingkan golongan darah lainnya.

“Orang yang bergolongan darah O mempunyai senyawa-senyawa volatil yang lebih banyak dibandingkan orang yang bergolongan darah A. Misalnya menghasilkan asam laktat atau karbon dioksida (CO2) lebih banyak, sehingga lebih mudah dideteksi oleh nyamuk,” ujarnya.

Meski demikian, ia menegaskan bahwa semua orang tetap berpotensi digigit nyamuk. “Siapa pun bisa dihisap darahnya, hanya saja ada kecenderungan golongan darah O lebih disukai,” ujarnya.

Upik juga meluruskan anggapan darah merupakan makanan utama nyamuk. Ia menjelaskan, darah sebenarnya dibutuhkan nyamuk betina untuk proses reproduksi dan pematangan telur.

“Darah yang dihisap nyamuk dibutuhkan untuk reproduksi, bukan sebagai makanan utama,” katanya.

Ia menambahkan, tidak semua nyamuk mengisap darah. Hanya nyamuk betina yang membutuhkan darah untuk bertelur, sedangkan nyamuk jantan memperoleh energi dari cairan tanaman dan nektar bunga.

Selain golongan darah, warna pakaian juga mempengaruhi ketertarikan nyamuk. Menurut Upik, pakaian berwarna gelap cenderung menyerap panas sehingga membuat tubuh lebih hangat dan menarik bagi nyamuk.

“Nyamuk menyukai kondisi hangat dan lembap. Karena itu orang yang menggunakan pakaian gelap lebih sering didatangi nyamuk,” katanya.

Ia juga menepis mitos bahwa nyamuk dapat menularkan HIV/AIDS. Menurutnya, meski nyamuk dapat mengisap darah penderita HIV, virus itu tidak berkembang di dalam tubuh nyamuk dan akan mati dalam waktu singkat sehingga tidak dapat ditularkan kembali kepada manusia.

Untuk mencegah gigitan nyamuk, Upik mengajak untuk menerapkan program 3M Plus dengan menguras, menutup, dan mendaur ulang barang yang berpotensi menjadi tempat perkembangbiakan nyamuk. Selain itu, ia menyarankan penggunaan losion antinyamuk, pakaian tertutup, dan kelambu.

0
emoji-1
Emoji
0
emoji-2
Emoji
0
emoji-3
Emoji
0
emoji-4
Emoji
0
emoji-5
Emoji
0
emoji-6
Emoji
0
emoji-7
Emoji
Berlangganan Newsletter Kami Sepenuhnya Gratis Jangan lewatkan kesempatan untuk tetap mendapatkan informasi terbaru dan mulai berlangganan email gratis Anda sekarang.

Comments are closed.

Login

To enjoy kabarwarga.com privileges, log in or create an account now, and it's completely free!

Install App

By installing our application, you can access our content faster and easier.

Ikuti Kami
KAI ile Haber Hakkında Sohbet
Sohbet sistemi şu anda aktif değil. Lütfen daha sonra tekrar deneyin.