Jakarta, Arina.id – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengingatkan masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi cuaca ekstrem yang masih terjadi di sejumlah wilayah Indonesia pada Rabu (10/6/2026).
Kondisi atmosfer yang dinamis memicu peluang hujan lebat hingga sangat lebat, terutama di wilayah Maluku.
Prakirawan BMKG Masayu menjelaskan, saat ini terpantau adanya sirkulasi siklonik di Samudra Pasifik timur Filipina dan Selat Makassar. Sistem tersebut membentuk daerah konvergensi dan konfluensi yang memanjang di sekitar wilayah tersebut, sehingga meningkatkan pertumbuhan awan hujan.
“Selain itu, daerah perlambatan angin atau konvergensi juga terdeteksi di sejumlah wilayah, mulai dari Laut Andaman, Sumatera Barat, Kalimantan, Sulawesi, Maluku hingga Papua. Kondisi ini berpotensi meningkatkan pembentukan awan hujan yang signifikan,” ujar Masayu dalam prakiraan cuaca BMKG yang disampaikan Selasa (9/6/2026).
Menurut BMKG, kombinasi berbagai dinamika atmosfer tersebut menyebabkan potensi cuaca yang cukup signifikan di beberapa daerah. Masyarakat di Maluku diminta waspada terhadap kemungkinan hujan lebat hingga sangat lebat yang dapat memicu bencana hidrometeorologi seperti banjir dan tanah longsor.
Sementara itu, hujan dengan intensitas sedang hingga lebat juga berpotensi terjadi di sejumlah wilayah lain di Indonesia.
“Untuk kota-kota besar di kawasan barat Indonesia, BMKG memperingatkan adanya potensi hujan disertai petir di Bengkulu, Pangkalpinang, Pontianak, dan Tanjung Selor. Hujan dengan intensitas sedang diprakirakan terjadi di Medan,” papar Masayu.
Adapun hujan ringan berpeluang turun di Tanjung Pinang, Jambi, Palembang, Palangka Raya, dan Banjarmasin. Sementara kondisi cerah berawan hingga berawan diprakirakan terjadi di Pekanbaru, Padang, Bandar Lampung, Serang, Jakarta, Bandung, Semarang, Yogyakarta, dan Surabaya.
BMKG juga mencatat potensi udara kabur di Banda Aceh serta potensi asap atau kabut di Samarinda.
Di kawasan timur Indonesia, hujan petir berpotensi terjadi di Ternate. Hujan dengan intensitas sedang diprakirakan mengguyur Mamuju, sedangkan hujan ringan berpeluang terjadi di Makassar, Kendari, Palu, Gorontalo, Manado, Ambon, Sorong, Manokwari, Nabire, Jayapura, Jayawijaya, dan Merauke.
Sementara itu, cuaca berawan hingga berawan tebal diprakirakan terjadi di Denpasar dan Kupang. Adapun kondisi udara kabur berpotensi terjadi di Mataram.
BMKG mengimbau masyarakat untuk terus memantau perkembangan cuaca dan memperbarui informasi melalui kanal resmi BMKG guna mengantisipasi dampak cuaca ekstrem yang dapat terjadi sewaktu-waktu.





Comments are closed.