Thu,30 April 2026
USD41,57
%0.21
EURO48,55
%0.10
GBP55,54
%0.10
BIST11.258,72
%-1.04
GR. ALTIN5.012,06
%0.23
İstanbul
Ankara
İzmir
Adana
Adıyaman
Afyonkarahisar
Ağrı
Aksaray
Amasya
Antalya
Ardahan
Artvin
Aydın
Balıkesir
Bartın
Batman
Bayburt
Bilecik
Bingöl
Bitlis
Bolu
Burdur
Bursa
Çanakkale
Çankırı
Çorum
Denizli
Diyarbakır
Düzce
Edirne
Elazığ
Erzincan
Erzurum
Eskişehir
Gaziantep
Giresun
Gümüşhane
Hakkâri
Hatay
Iğdır
Isparta
Kahramanmaraş
Karabük
Karaman
Kars
Kastamonu
Kayseri
Kırıkkale
Kırklareli
Kırşehir
Kilis
Kocaeli
Konya
Kütahya
Malatya
Manisa
Mardin
Mersin
Muğla
Muş
Nevşehir
Niğde
Ordu
Osmaniye
Rize
Sakarya
Samsun
Siirt
Sinop
Sivas
Şırnak
Tekirdağ
Tokat
Trabzon
Tunceli
Şanlıurfa
Uşak
Van
Yalova
Yozgat
Zonguldak
  1. News
  2. Environment
  3. Bukan Sembarang Tidur, Ini Pohon Favorit Yaki di Hutan

Bukan Sembarang Tidur, Ini Pohon Favorit Yaki di Hutan

bukan-sembarang-tidur,-ini-pohon-favorit-yaki-di-hutan
Bukan Sembarang Tidur, Ini Pohon Favorit Yaki di Hutan
service

Yaki, monyet hitam sulawesi (Macaca nigra) yang menjadi ikon kritis di hutan tropis Sulawesi Utara, memiliki kebiasaan penting setiap malam. Primata berbulu hitam legam dengan pantat merah muda ini, ternyata sangat selektif memilih tempat beristirahat. Ini berbeda dengan anggapan umum bahwa primata bisa tidur di sembarang pohon. Memilih lokasi tidur merupakan perilaku penting bagi primata arboreal seperti Yaki, karena saat tidur kewaspadaan mereka menurun dan kerentanan terhadap predator meningkat. Untuk itulah, monyet berjambul ini tidak sembarangan memilih pohon. Bagi Yaki, pohon bukan sekadar tempat bernaung, melainkan benteng pertahanan hidup. Berdasarkan studi di Cagar Alam Tangkoko-Duasudara, Yaki menunjukkan preferensi yang kuat terhadap ketinggian. Mereka menghindari semak belukar rendah dan memilih puncak-puncak pohon tinggi sebagai “rumah aman” atau benteng pertahanan terbaik dari serangan predator. Sylvia Laatung, peneliti dari Universitas Sam Ratulangi yang memublikasikan risetnya dalam Jurnal Zootek, mengungkapkan bahwa Yaki paling sering memanfaatkan stratum A dan B, yaitu lapisan tajuk pohon dengan ketinggian di atas 10 hingga lebih 20 meter. “Persentase pemanfaatannya sebesar 65,21%. Stratum ini merupakan kumpulan pohon yang membentuk suatu kanopi tertutup dengan tajuk bersentuhan,” ungkap Laatung dalam laporannya. Dia menambahkan bahwa Yaki menyukai pohon tinggi, besar, dan memiliki percabangan banyak. Kriteria banyak cabang ini bukan tanpa alasan. Percabangan yang rimbun memungkinkan seluruh anggota kelompok, yang jumlahnya bisa mencapai puluhan individu, tidur bersama di satu pohon atau pohon berdekatan. Struktur tajuk rapat dan membentuk kanopi tertutup juga memudahkan mereka berpindah antarpohon, tanpa harus turun ke tanah, sebagai sebuah strategi jitu untuk menghindari predator. Yaki yang disebut juga monyet hitam sulawesi…This article was originally published on Mongabay

0
emoji-1
Emoji
0
emoji-2
Emoji
0
emoji-3
Emoji
0
emoji-4
Emoji
0
emoji-5
Emoji
0
emoji-6
Emoji
0
emoji-7
Emoji
Berlangganan Newsletter Kami Sepenuhnya Gratis Jangan lewatkan kesempatan untuk tetap mendapatkan informasi terbaru dan mulai berlangganan email gratis Anda sekarang.

Comments are closed.

Login

To enjoy kabarwarga.com privileges, log in or create an account now, and it's completely free!

Install App

By installing our application, you can access our content faster and easier.

Ikuti Kami
KAI ile Haber Hakkında Sohbet
Sohbet sistemi şu anda aktif değil. Lütfen daha sonra tekrar deneyin.