Thu,6 August 2026
USD41,57
%0.21
EURO48,55
%0.10
GBP55,54
%0.10
BIST11.258,72
%-1.04
GR. ALTIN5.012,06
%0.23
İstanbul
Ankara
İzmir
Adana
Adıyaman
Afyonkarahisar
Ağrı
Aksaray
Amasya
Antalya
Ardahan
Artvin
Aydın
Balıkesir
Bartın
Batman
Bayburt
Bilecik
Bingöl
Bitlis
Bolu
Burdur
Bursa
Çanakkale
Çankırı
Çorum
Denizli
Diyarbakır
Düzce
Edirne
Elazığ
Erzincan
Erzurum
Eskişehir
Gaziantep
Giresun
Gümüşhane
Hakkâri
Hatay
Iğdır
Isparta
Kahramanmaraş
Karabük
Karaman
Kars
Kastamonu
Kayseri
Kırıkkale
Kırklareli
Kırşehir
Kilis
Kocaeli
Konya
Kütahya
Malatya
Manisa
Mardin
Mersin
Muğla
Muş
Nevşehir
Niğde
Ordu
Osmaniye
Rize
Sakarya
Samsun
Siirt
Sinop
Sivas
Şırnak
Tekirdağ
Tokat
Trabzon
Tunceli
Şanlıurfa
Uşak
Van
Yalova
Yozgat
Zonguldak
  1. News
  2. Indonesiana
  3. Bukit Jaddih Bangkalan, Tambang Kapur yang Jadi Destinasi Eksotis di Madura

Bukit Jaddih Bangkalan, Tambang Kapur yang Jadi Destinasi Eksotis di Madura

bukit-jaddih-bangkalan,-tambang-kapur-yang-jadi-destinasi-eksotis-di-madura
Bukit Jaddih Bangkalan, Tambang Kapur yang Jadi Destinasi Eksotis di Madura
service

Bukit Jaddih Bangkalan, Tambang Kapur yang Jadi Destinasi Eksotis di Madura


Bukit Jaddih adalah salah satu tempat wisata di Madura yang popularitasnya datang dari media sosial dan tidak pernah benar-benar surut sejak saat itu.

Terletak di Desa Jaddih, Kecamatan Socah, Kabupaten Bangkalan, kawasan ini sebenarnya masih aktif sebagai lokasi penambangan batu kapur hingga hari ini. Truk pengangkut hasil tambang masih lalu lalang, dan suara mesin penggalian masih terdengar di beberapa titik.

Justru di sinilah letak daya tariknya yang tidak biasa. Aktivitas tambang yang berlangsung selama puluhan tahun secara tidak sengaja membentuk lanskap tebing, lorong, dan ceruk yang terlihat seperti pahatan seniman, bukan mesin industri.

Bukit Jaddih punya karakternya sendiri, yaitu tebing batu kapur berwarna putih keabu-abuan yang bertingkat-tingkat, danau bekas galian berwarna hijau toska di cekungan bukit, dan lorong-lorong sempit yang terbentuk dari bekas aktivitas penambangan. Semuanya bisa dijelajahi dalam satu kunjungan, dan semuanya bisa diakses dengan biaya yang sangat terjangkau.

Lokasinya pun strategis, hanya sekitar 10 km dari pusat Kota Bangkalan dan bisa dicapai dalam 20 menit dari Jembatan Suramadu. Hal ini membuatnya salah satu opsi wisata paling mudah dijangkau bagi Kawan GNFI yang menyeberang ke Madura dari Surabaya.

Sekilas Mengenai Bukit Jaddih

Sebelum menjadi destinasi wisata, kawasan Bukit Jaddih sudah punya lapisan sejarah yang lebih tua dari aktivitas tambangnya sendiri.

Di area ini terdapat bunker peninggalan Belanda yang dulu digunakan sebagai gudang senjata, kemudian beralih fungsi sebagai tempat persembunyian para pejuang Indonesia pada masa penjajahan Jepang. Lubang-lubang yang menyerupai goa yang bisa dijumpai di beberapa titik kawasan adalah sisa dari masa itu.

Setelah kemerdekaan, kawasan bukit ini menjadi lokasi penambangan batu kapur warga setempat yang melibatkan tiga desa sekaligus, yaitu Jaddih, Rabasan, dan Parseh, dengan total luas kawasan mencapai sekitar 500 hektar.

Aktivitas penambangan yang terus-menerus inilah yang secara alami membentuk kontur tebing dan cekungan yang kini menjadi daya tarik utama. Danau Aeng Goweh Pote, nama lokal untuk danau bekas galian berwarna hijau toska di tengah bukit, terbentuk secara alami dari genangan air di cekungan hasil penambangan.

Daya Tarik Utama Bukit Jaddih

Daya tarik utama kawasan ini ada pada pemandangan tebingnya yang terbentuk dari pahatan tambang.

Dinding-dinding batu kapur putih yang bertingkat menciptakan perspektif visual yang kuat, terutama saat dipadukan dengan langit biru cerah di atasnya. Banyak pengunjung menghabiskan waktu lama hanya untuk mengeksplor sudut-sudut berbeda dari kawasan yang cukup luas ini.

Danau Aeng Goweh Pote menjadi titik paling ikonik. Airnya berwarna hijau tosca dengan kedalaman sekitar 70 cm hingga 2,5 meter tergantung titik, dan dikelilingi tebing kapur di sekelilingnya.

Warga setempat menyewakan sampan untuk berkeliling danau, sehingga pengunjung bisa melihat pemandangan berbeda dari permukaan air. Selain danau, terdapat kolam renang terpisah yang menggunakan air bor dari dalam bumi berkapur, jernih dan cukup segar di tengah suhu kawasan tambang yang cenderung panas.

Lorong-lorong bekas tambang yang menyerupai goa menjadi spot foto favorit lainnya, memberikan efek visual dramatis dengan dinding kapur yang bercontur di kanan kiri. Di beberapa titik juga terdapat toko aksesori dan oleh-oleh bernama Goa Pote yang bisa dikunjungi sebelum atau setelah berkeliling kawasan.

Akses Menuju Bukit Jaddih

Dari Jembatan Suramadu, Bukit Jaddih bisa dicapai sekitar 30 km dengan waktu tempuh sekitar 30 hingga 40 menit menggunakan kendaraan pribadi.

Pengendara roda dua bisa mengambil jalan alternatif melalui Jalan Raya Labang agar tidak perlu memutar melalui pusat Kota Bangkalan. Untuk kendaraan roda empat, rute standar melewati pusat Kota Bangkalan kemudian mengikuti jalan menuju Kecamatan Socah.

Rute dari pusat Kota Bangkalan bisa melalui Jalan Tanah Merah, Jalan Raya Patemon, Jalan Raya Burneh, Jalan Raya Langkap, Jalan Raya Jambu, Jalan Raya Parseh, Jalan Raya Jaddih, hingga akhirnya Jalan Gua Pote.

Jam Operasional dan Harga Tiket

Bukit Jaddih buka setiap hari Senin hingga Minggu mulai pukul 07.00 hingga 16.00 WIB. Datang pagi hari sebelum pukul 09.00 atau sore setelah pukul 15.00 untuk menghindari panas terik yang cukup menyengat di kawasan tambang ini.

Tiket masuk dikenakan sekitar Rp10.000 per orang per spot, dengan biaya parkir motor Rp5.000 dan mobil Rp10.000 hingga Rp20.000. Biaya sewa sampan untuk berkeliling danau sekitar Rp5.000 per orang.

Fasilitas yang tersedia meliputi area parkir, warung makan, gazebo, spot foto yang sudah dikelola, kolam renang, musala, dan toko aksesoris. Karena lokasi ini adalah kawasan tambang aktif, disarankan tidak berdiri terlalu dekat dengan bibir tebing, dan selalu waspada terhadap truk dan alat berat yang masih beroperasi di beberapa area.

Bukit Jaddih adalah salah satu destinasi Madura yang paling ramah untuk dikunjungi, baik dari segi akses, biaya, maupun variasi aktivitasnya.

Jadi, kapan Kawan mau berkunjung ke Bukit Jaddih?

Cek berita, artikel, dan konten yang lain di Google News

0
emoji-1
Emoji
0
emoji-2
Emoji
0
emoji-3
Emoji
0
emoji-4
Emoji
0
emoji-5
Emoji
0
emoji-6
Emoji
0
emoji-7
Emoji
Berlangganan Newsletter Kami Sepenuhnya Gratis Jangan lewatkan kesempatan untuk tetap mendapatkan informasi terbaru dan mulai berlangganan email gratis Anda sekarang.

Comments are closed.

Login

To enjoy kabarwarga.com privileges, log in or create an account now, and it's completely free!

Install App

By installing our application, you can access our content faster and easier.

Ikuti Kami
KAI ile Haber Hakkında Sohbet
Sohbet sistemi şu anda aktif değil. Lütfen daha sonra tekrar deneyin.