Jakarta (ANTARA) – Federasi Bulu Tangkis Dunia (BW) mengirim aturan integritas untuk dipelajari atlet Indonesia imbas dugaan pengaturan pertandingan atau match fixing, demikian diungkapkan pebulu tangkis Indonesia Amri Syahnawi.
“Ya selalu diperingatkan ya, terus juga terakhir berapa minggu lalu gitu, dikirim aturan baru ya, maksudnya dari BWF ke kami, buat ya untuk dipelajari lagi, karena banyak banget dan memang harus kami teliti lah, harus hati-hati,” kata Amri kepada pewarta di Jakarta, Rabu.
Saat ini BWF tengah melakukan penyelidikan terkait kasus pelanggaran integritas yang menyeret nama-nama atlet Indonesia diduga terlibat dalam match fixing.
Imbas atas dugaan tersebut, BWF mengirimkan aturan integritas untuk dicermati ulang oleh atlet Indonesia.
Amri mengatakan materi tersebut diberikan dalam bentuk dokumen. Setelah itu, para pelatih akan memberikan arahan agar para atlet memahami lebih dalam soal regulasi yang ada.
“Iya itu dijelaskan kok, dijelaskan terus juga selalu diingatkan dari pelatih hari-hari juga, terus dikasih PDF gitu kan kita disuruh pelajari. Nanti ada arahan lagi dari pelatih diingatkan terus setiap hari, setiap datang sama pelatih,” ungkap Amri.
Nita Violina Marwah mengungkapkan bahwa pelatih berperan sebagai perpanjangan tangan dari pengurus PBSI untuk mengingatkan soal aturan integritas.
“Jadi mungkin kami diingatkan dari pelatih, mungkin pengurus lewat pelatih, jadi pelatih ke atletnya gitu sih,” tutur Nita.
Baca juga: Amri ungkap suasana internal PBSI setelah terseret isu matchfixing
Baca juga: Raymond pastikan isu matchfixing tak ganggu pelatnas PBSI
Pewarta: Fajar Satriyo
Editor: Irwan Suhirwandi
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.





Comments are closed.