Fri,17 July 2026
USD41,57
%0.21
EURO48,55
%0.10
GBP55,54
%0.10
BIST11.258,72
%-1.04
GR. ALTIN5.012,06
%0.23
İstanbul
Ankara
İzmir
Adana
Adıyaman
Afyonkarahisar
Ağrı
Aksaray
Amasya
Antalya
Ardahan
Artvin
Aydın
Balıkesir
Bartın
Batman
Bayburt
Bilecik
Bingöl
Bitlis
Bolu
Burdur
Bursa
Çanakkale
Çankırı
Çorum
Denizli
Diyarbakır
Düzce
Edirne
Elazığ
Erzincan
Erzurum
Eskişehir
Gaziantep
Giresun
Gümüşhane
Hakkâri
Hatay
Iğdır
Isparta
Kahramanmaraş
Karabük
Karaman
Kars
Kastamonu
Kayseri
Kırıkkale
Kırklareli
Kırşehir
Kilis
Kocaeli
Konya
Kütahya
Malatya
Manisa
Mardin
Mersin
Muğla
Muş
Nevşehir
Niğde
Ordu
Osmaniye
Rize
Sakarya
Samsun
Siirt
Sinop
Sivas
Şırnak
Tekirdağ
Tokat
Trabzon
Tunceli
Şanlıurfa
Uşak
Van
Yalova
Yozgat
Zonguldak
  1. News
  2. Environment
  3. Byar Pet Listrik di Jateng, Saatnya Serius Manfaatkan Energi Terbarukan

Byar Pet Listrik di Jateng, Saatnya Serius Manfaatkan Energi Terbarukan

byar-pet-listrik-di-jateng,-saatnya-serius-manfaatkan-energi-terbarukan
Byar Pet Listrik di Jateng, Saatnya Serius Manfaatkan Energi Terbarukan
service

Pemadaman listrik di beberapa titik di Semarang, Jawa Tengah (Jateng), menunjukkan lemahnya sistem ketenagalistrikan karena ketergantungan bahan bakar fosil ini. Peristiwa ini harus jadi momentum pemerintah beralih ke energi terbarukan, apalagi, potensi energi terbarukan di provinsi ini tinggi sekitar 197,96 GWp. Pemadaman listrik di Jateng terjadi dengan durasi tak menentu dan berulang. Aktivitas warga, baik rumah tangga, pekerjaan, hingga bisnis terhambat. “Gak ada peringatan dan sosialisasi. Tiba-tiba listrik padam, cucian berhenti dan gak produktif. Rugi dan gak ada solusi dan alternatif,” kata Sri, pemilik laundry rumahan di Semarang. Semarang sedang panas-panasnya. “Pompa mati, air untuk kebutuhan harian habis. Repot gak ada peringatan. Kipas mati, anak rewel kepanasan. Stok ASI (air susu ibu)  basi semua,” keluh Najwa, ibu muda di Semarang. Institute for Essential Services Reform (IESR) menilai, seharusnya bisa antisipasi gangguan pada pembangkit atau satu elemen jaringan dalam sistem interkoneksi Jawa-Madura-Bali (Jamali). Caranya, melalui ketersediaan cadangan daya (reserve margin), sistem proteksi, dan redundansi jaringan yang memadai. Apalagi di sistem kelistrikan PLN, ada ketentuan reserve margin 30% yang seharusnya menjamin keamanan pasokan pembangkit. IESR menduga, pemicu listrik padam bergilir adalah rendahnya cadangan bahan bakar di sejumlah PLTU pada sistem kelistrikan Jawa-Bali. Keterbatasan pasokan batubara yang membuat hari operasi pembangkit (HOP) di bawah batas aman. Keterlambatan pengiriman batubara ke PLTU, salah satunya, karena tertundanya pengesahan rencana kerja dan anggaran biaya (RKAB) oleh Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM). IESR mendesak, pemerintah segera investigasi independen berbasis data demi mengidentifikasi penyebab langsung, faktor pemicu, dan akar masalah gangguan pemadaman listrik. Hasilnya juga harus…This article was originally published on Mongabay

0
emoji-1
Emoji
0
emoji-2
Emoji
0
emoji-3
Emoji
0
emoji-4
Emoji
0
emoji-5
Emoji
0
emoji-6
Emoji
0
emoji-7
Emoji
Berlangganan Newsletter Kami Sepenuhnya Gratis Jangan lewatkan kesempatan untuk tetap mendapatkan informasi terbaru dan mulai berlangganan email gratis Anda sekarang.

Comments are closed.

Login

To enjoy kabarwarga.com privileges, log in or create an account now, and it's completely free!

Install App

By installing our application, you can access our content faster and easier.

Ikuti Kami
KAI ile Haber Hakkında Sohbet
Sohbet sistemi şu anda aktif değil. Lütfen daha sonra tekrar deneyin.