Wed,29 July 2026
USD41,57
%0.21
EURO48,55
%0.10
GBP55,54
%0.10
BIST11.258,72
%-1.04
GR. ALTIN5.012,06
%0.23
İstanbul
Ankara
İzmir
Adana
Adıyaman
Afyonkarahisar
Ağrı
Aksaray
Amasya
Antalya
Ardahan
Artvin
Aydın
Balıkesir
Bartın
Batman
Bayburt
Bilecik
Bingöl
Bitlis
Bolu
Burdur
Bursa
Çanakkale
Çankırı
Çorum
Denizli
Diyarbakır
Düzce
Edirne
Elazığ
Erzincan
Erzurum
Eskişehir
Gaziantep
Giresun
Gümüşhane
Hakkâri
Hatay
Iğdır
Isparta
Kahramanmaraş
Karabük
Karaman
Kars
Kastamonu
Kayseri
Kırıkkale
Kırklareli
Kırşehir
Kilis
Kocaeli
Konya
Kütahya
Malatya
Manisa
Mardin
Mersin
Muğla
Muş
Nevşehir
Niğde
Ordu
Osmaniye
Rize
Sakarya
Samsun
Siirt
Sinop
Sivas
Şırnak
Tekirdağ
Tokat
Trabzon
Tunceli
Şanlıurfa
Uşak
Van
Yalova
Yozgat
Zonguldak
  1. News
  2. Environment
  3. Dorong Perluasan Jeda Tangkap di Kepulauan Mentawai

Dorong Perluasan Jeda Tangkap di Kepulauan Mentawai

dorong-perluasan-jeda-tangkap-di-kepulauan-mentawai
Dorong Perluasan Jeda Tangkap di Kepulauan Mentawai
service

Penerapan jeda tangkap gurita di Perairan Sinaka, Kabupaten Kepulauan Mentawai, Sumatera Barat (Sumbar) mulai membuahkan hasil. Para nelayan kian menyadari pentingnya menjaga populasi gurita dengan tidak membawa pulang hasil tangkapan di bawah ukuran yang disepakati. Tarsan Samaloisa, Kepala Desa Sinaka katakan, penerapan jeda tangkap itu berangkat dari kesadaran nelayan akan hasil tangkapan gurita yang makin turun. Karena itu, sejak empat tahun lalu, pemerintah desa menginisiasi peraturan desa (perdes) tentang sistem buka tutup tangkapan gurita. “Meski tantangannya masih besar, tetapi kesadaran nelayan untuk tidak menangkap gurita kecil dan menangkap di daerah yang ditutup sudah mulai muncul,” katanya saat berpidato dalam acara pembukaan kembali area tangkapan gurita, Selasa (7/7/26). Tarsan yang akan  mengakhiri jabatannya sebagai kepala desa itu pun mendorong agar inovasi itu  berlanjut, meski praktik baik belum mendapat apresiasi serius dari pemerintah daerah setempat. Dia katakan, pelanggaran masih sesekali terjadi selama pelaksanaan sistem buka tutup ini tetapi kesadaran warga untuk mendukung upaya pelestarian gurita perlahan tumbuh. “Walaupun masih ada pelanggaran, masyarakat sudah mulai memahami pentingnya menjaga laut,” katanya. Menurut Tarsan, meningkatnya kesadaran itu tercermin dari dukungan untuk memperluas cakupan penerapan jeda tangkap ini. Dari yang hanya dua lokasi, Korit Buah dan Sinaka, makin luas  ke 14 dusun di Sinaka. “Itu yang sangat kita dukung. Harapan kami ke depan program ini terus berlanjut, apakah saya masih menjadi kepala desa atau nanti digantikan Plt atau pejabat sementara. Ini sudah menjadi sebuah progres karena alam ini memang harus kita jaga,” ujarnya. Bagi masyarakat, lanjut Tarsan, laut bukan sekadar ruang hidup, tetapi menjadi penopang utama…This article was originally published on Mongabay

0
emoji-1
Emoji
0
emoji-2
Emoji
0
emoji-3
Emoji
0
emoji-4
Emoji
0
emoji-5
Emoji
0
emoji-6
Emoji
0
emoji-7
Emoji
Berlangganan Newsletter Kami Sepenuhnya Gratis Jangan lewatkan kesempatan untuk tetap mendapatkan informasi terbaru dan mulai berlangganan email gratis Anda sekarang.

Comments are closed.

Login

To enjoy kabarwarga.com privileges, log in or create an account now, and it's completely free!

Install App

By installing our application, you can access our content faster and easier.

Ikuti Kami
KAI ile Haber Hakkında Sohbet
Sohbet sistemi şu anda aktif değil. Lütfen daha sonra tekrar deneyin.