Tue,28 July 2026
USD41,57
%0.21
EURO48,55
%0.10
GBP55,54
%0.10
BIST11.258,72
%-1.04
GR. ALTIN5.012,06
%0.23
İstanbul
Ankara
İzmir
Adana
Adıyaman
Afyonkarahisar
Ağrı
Aksaray
Amasya
Antalya
Ardahan
Artvin
Aydın
Balıkesir
Bartın
Batman
Bayburt
Bilecik
Bingöl
Bitlis
Bolu
Burdur
Bursa
Çanakkale
Çankırı
Çorum
Denizli
Diyarbakır
Düzce
Edirne
Elazığ
Erzincan
Erzurum
Eskişehir
Gaziantep
Giresun
Gümüşhane
Hakkâri
Hatay
Iğdır
Isparta
Kahramanmaraş
Karabük
Karaman
Kars
Kastamonu
Kayseri
Kırıkkale
Kırklareli
Kırşehir
Kilis
Kocaeli
Konya
Kütahya
Malatya
Manisa
Mardin
Mersin
Muğla
Muş
Nevşehir
Niğde
Ordu
Osmaniye
Rize
Sakarya
Samsun
Siirt
Sinop
Sivas
Şırnak
Tekirdağ
Tokat
Trabzon
Tunceli
Şanlıurfa
Uşak
Van
Yalova
Yozgat
Zonguldak
  1. News
  2. Environment
  3. Populasi Orangutan Tapanuli Berkurang Tujuh Persen Akibat Bencana Sumatera

Populasi Orangutan Tapanuli Berkurang Tujuh Persen Akibat Bencana Sumatera

populasi-orangutan-tapanuli-berkurang-tujuh-persen-akibat-bencana-sumatera
Populasi Orangutan Tapanuli Berkurang Tujuh Persen Akibat Bencana Sumatera
service

Gaung peringatan itu datang dari para peneliti. Hujan ekstrem yang terjadi akhir 2025 lalu, tak hanya menimbulkan dampak sangat besar bagi masyarakat di sejumlah wilayah Sumatera. Orangutan tapanuli (Pongo tapanuliensis) pun terancam kelestariannya akibat hujan luar biasa itu. Curah hujan dengan intensitas sangat tinggi beberapa hari itu, telah memicu banjir bandang dan tanah longsor di berbagai wilayah Sumatera. Selain merusak permukiman, lahan pertanian, serta fasilitas umum, bencana juga merenggut ribuan korban jiwa dan memaksa banyak warga mengungsi dari tempat tinggal mereka. Laporan BNPB menyebut, bencana di Sumatera hingga pertengahan Desember tahun lalu telah merenggut korban jiwa 1.016 orang. Kalibrasi data citra satelit yang digunakan para peneliti, memperlihatkan tutupan hutan seluas 8.303 hektar yang longsor, di habitat orangutan tapanuli, kawasan Batang Toru, Tapanuli Selatan, Sumatera Utara. Spesies kera besar ini paling sedikit populasinya, dibanding kerabatnya, yaitu orangutan sumatera dan orangutan kalimantan. Sehingga kabar kematiannya, seberapapun kecil angkanya, menjadi pukulan besar bagi upaya konservasi. Dalam bencana tersebut, media hanya melaporkan satu individu orangutan tapanuli yang menjadi korban peristiwa itu. Namun, hasil penelitian menggunakan citra satelit menyebut, jatuhnya korban sesungguhnya puluhan kali lipat. Jumlahnya, diperkirakan 58 individu dan itu angka moderat. Bisa jadi, korbannya jauh lebih besar. Dengan populasi liar yang hanya tersisa kurang dari 800 individu, kehilangan puluhan individu dalam satu kejadian merupakan guncangan demografis serius dan bisa mempercepat jalan menuju kepunahan. “Hilangnya sekitar 58 individu ini merupakan kejutan besar bagi kelangsungan hidup populasi orangutan tapanuli. (Padahal) potensi kematian yang disebabkan efek lain, seperti kerusakan kanopi yang disebabkan curah hujan dan berkurangnya…This article was originally published on Mongabay

0
emoji-1
Emoji
0
emoji-2
Emoji
0
emoji-3
Emoji
0
emoji-4
Emoji
0
emoji-5
Emoji
0
emoji-6
Emoji
0
emoji-7
Emoji
Berlangganan Newsletter Kami Sepenuhnya Gratis Jangan lewatkan kesempatan untuk tetap mendapatkan informasi terbaru dan mulai berlangganan email gratis Anda sekarang.

Comments are closed.

Login

To enjoy kabarwarga.com privileges, log in or create an account now, and it's completely free!

Install App

By installing our application, you can access our content faster and easier.

Ikuti Kami
KAI ile Haber Hakkında Sohbet
Sohbet sistemi şu anda aktif değil. Lütfen daha sonra tekrar deneyin.