Thu,30 April 2026
USD41,57
%0.21
EURO48,55
%0.10
GBP55,54
%0.10
BIST11.258,72
%-1.04
GR. ALTIN5.012,06
%0.23
İstanbul
Ankara
İzmir
Adana
Adıyaman
Afyonkarahisar
Ağrı
Aksaray
Amasya
Antalya
Ardahan
Artvin
Aydın
Balıkesir
Bartın
Batman
Bayburt
Bilecik
Bingöl
Bitlis
Bolu
Burdur
Bursa
Çanakkale
Çankırı
Çorum
Denizli
Diyarbakır
Düzce
Edirne
Elazığ
Erzincan
Erzurum
Eskişehir
Gaziantep
Giresun
Gümüşhane
Hakkâri
Hatay
Iğdır
Isparta
Kahramanmaraş
Karabük
Karaman
Kars
Kastamonu
Kayseri
Kırıkkale
Kırklareli
Kırşehir
Kilis
Kocaeli
Konya
Kütahya
Malatya
Manisa
Mardin
Mersin
Muğla
Muş
Nevşehir
Niğde
Ordu
Osmaniye
Rize
Sakarya
Samsun
Siirt
Sinop
Sivas
Şırnak
Tekirdağ
Tokat
Trabzon
Tunceli
Şanlıurfa
Uşak
Van
Yalova
Yozgat
Zonguldak
  1. News
  2. Environment
  3. Cerita Warga Berjibaku Tangani Karhutla di Riau [1]

Cerita Warga Berjibaku Tangani Karhutla di Riau [1]

cerita-warga-berjibaku-tangani-karhutla-di-riau-[1]
Cerita Warga Berjibaku Tangani Karhutla di Riau [1]
service

“Api dah nyebrang dah. Tarik je la selang tu, mesin tak idup,” kata Riki Wibowo, warga Desa Temeran, Kecamatan Bengkalis, Bengkalis, Riau, kepada rekannya yang berdiri di dekat gulungan selang air. Dia dan beberapa pemuda memantau pergerakan api dengan cepat membakar lahan di desanya pada 13 Februari 2026. Mesin pompa air yang mereka bawa tidak dapat digunakan karena kondisi air di kanal sudah mengering. Sejak 12 Februari malam, air di kanal terus dipompa hampir satu jam menyirami lahan gambut untuk menahan api tidak masuk membakar kebun di desa mereka. Siang itu, mereka perlu menunggu agar air kembali tersedia di kanal dekat api yang mulai menjalar. Riki bergerak mendokumentasikan pergerakan api yang membakar pepohonan dan semak, makin dekat ke lokasi tempat dia berdiri. Sesekali dia menggosok mata, perih. Mendengus hidung, sulit bernapas di tengah asap yang terus mengepul. Asap putih terus menyeruak di udara, api oranye mendekat di belakangnya, dan suara-suara api yang menghanguskan batang, ranting dan dedaunan terdengar makin besar. Di belakang Riki, beberapa warga berteriak memberi kabar kepada warga lain agar bergerak cepat. “Tak de can ni do–tidak ada harapan menghalau api,” ujar rekan Riki menimpali sembari membantu menarik selang mesin air untuk menjauh dari sumber api. Api itu sudah memasuki Temeran. Pantauan lokasi karhutla yang terjadi di Desa Kelebuk, Damai dan Temeran menggunakan drone. Tampak asap tebal mengepul dan api melahap area hutan dan kebun warga pada 13 Februari 2026. Foto Dokumentasi warga/Ismail Karhutla menyebar Tak hanya Desa Temeran, kebakaran hutan dan lahan (karhutla) mulai menyebar di Riau…This article was originally published on Mongabay

0
emoji-1
Emoji
0
emoji-2
Emoji
0
emoji-3
Emoji
0
emoji-4
Emoji
0
emoji-5
Emoji
0
emoji-6
Emoji
0
emoji-7
Emoji
Berlangganan Newsletter Kami Sepenuhnya Gratis Jangan lewatkan kesempatan untuk tetap mendapatkan informasi terbaru dan mulai berlangganan email gratis Anda sekarang.

Comments are closed.

Login

To enjoy kabarwarga.com privileges, log in or create an account now, and it's completely free!

Install App

By installing our application, you can access our content faster and easier.

Ikuti Kami
KAI ile Haber Hakkında Sohbet
Sohbet sistemi şu anda aktif değil. Lütfen daha sonra tekrar deneyin.