Jakarta –
Selama kehamilan, Bunda perlu menjaga kesehatan fisik dan menjalani pemeriksaan kehamilan secara rutin, sementara sebagian ibu juga ingin memperbanyak doa dan ibadah sebagai bentuk ikhtiar untuk memohon perlindungan dan ketenangan kepada Allah SWT. Doa pun kerap dipilih sebagai penangkal ibu hamil dari gangguan setan sekaligus memohon ketenangan selama menjalani masa kehamilan.
Melansir Quran.com, dalam ajaran Islam, terdapat sejumlah ayat Al-Qur’an dan doa yang berisi permohonan perlindungan dari setan, kejahatan, maupun berbagai hal yang dapat membahayakan manusia.
Salah satunya terdapat dalam Surah Ali Imran ayat 36, ketika istri Imran memohon perlindungan untuk Maryam dan keturunannya dari setan yang terkutuk.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Lantas, apa saja doa yang dapat dibaca ibu hamil sebagai ikhtiar memohon perlindungan kepada Allah SWT?
Berikut beberapa doa yang dapat Bunda amalkan selama kehamilan sebagai doa perlindungan.
1. Membaca Surah Ali Imran ayat 36
Salah satu ayat yang sering dikaitkan dengan doa perlindungan bagi anak dari setan adalah Surah Ali Imran ayat 36.
Ayat tersebut berisi doa istri Imran setelah melahirkan Maryam. Ia memohon kepada Allah SWT agar Maryam dan keturunannya mendapatkan perlindungan dari setan yang terkutuk.
Berikut bacaannya:
فَلَمَّا وَضَعَتْهَا قَالَتْ رَبِّ إِنِّي وَضَعْتُهَا أُنثَىٰ وَاللَّهُ أَعْلَمُ بِمَا وَضَعَتْ وَلَيْسَ الذَّكَرُ كَالْأُنثَىٰ ۖ وَإِنِّي سَمَّيْتُهَا مَرْيَمَ وَإِنِّي أُعِيذُهَا بِكَ وَذُرِّيَّتَهَا مِنَ الشَّيْطَانِ الرَّجِيمِ
Fa lammā waḍa‘athā qālat rabbi innī waḍa‘tuha unṡā, wallāhu a‘lamu bimā waḍa‘at, wa laisaż-żakaru kal-unṡā, wa innī sammaituhā Maryama wa innī u‘īżuhā bika wa żurriyyatahā minasy-syaiṭānir-rajīm.
Artinya:
“Maka ketika melahirkannya, dia berkata, ‘Ya Tuhanku, aku telah melahirkan anak perempuan.’ Padahal Allah lebih tahu apa yang dia lahirkan, dan laki-laki tidak sama dengan perempuan. ‘Dan aku memberinya nama Maryam, dan aku mohon perlindungan-Mu untuknya dan anak cucunya dari (gangguan) setan yang terkutuk.'” (QS Ali Imran: 36).
Ayat ini secara langsung memuat permohonan perlindungan untuk Maryam dan keturunannya dari setan.
2. Membaca Surah Al-Falaq
Surah Al-Falaq juga dapat menjadi salah satu bacaan perlindungan yang diamalkan seorang muslim.
Di dalamnya terdapat permohonan perlindungan kepada Allah SWT dari berbagai bentuk kejahatan makhluk yang diciptakan-Nya, kejahatan malam, sihir, dan kedengkian.
Bunda dapat membaca Surah Al-Falaq bersama Surah An-Nas sebagai bagian dari amalan perlindungan.
3. Membaca Surah An-Nas
Selain Al-Falaq, Surah An-Nas berisi permohonan perlindungan kepada Allah SWT dari kejahatan bisikan yang bersembunyi.
Menariknya, ayat terakhir Surah An-Nas secara eksplisit menyebutkan bisikan yang berasal dari golongan jin dan manusia.
قُلْ أَعُوذُ بِرَبِّ النَّاسِ مَلِكِ النَّاسِ إِلَٰهِ النَّاسِ مِنْ شَرِّ الْوَسْوَاسِ الْخَنَّاسِ الَّذِي يُوَسْوِسُ فِي صُدُورِ النَّاسِ مِنَ الْجِنَّةِ وَالنَّاسِ
Qul a‘ūdzu birabbin-nās. Malikin-nās. Ilāhin-nās. Min syarril-waswāsil-khannās. Alladzī yuwaswisu fī ṣudūrin-nās. Minal-jinnati wan-nās.
Artinya:
“Katakanlah (Nabi Muhammad), ‘Aku berlindung kepada Tuhan manusia, Raja manusia, sembahan manusia, dari kejahatan (setan) pembisik yang bersembunyi, yang membisikkan (kejahatan) ke dalam dada manusia, dari golongan jin dan manusia.'” (QS An-Nas: 1–6).
Surah Al-Falaq dan An-Nas juga dikenal sebagai dua surah perlindungan atau Al-Mu’awwidzatain.
4. Membaca doa perlindungan untuk anak
Ada pula doa yang diajarkan Rasulullah SAW untuk memohon perlindungan bagi Hasan dan Husain dari setan dan berbagai bahaya.
أُعِيذُكُمَا بِكَلِمَاتِ اللَّهِ التَّامَّةِ مِنْ كُلِّ شَيْطَانٍ وَهَامَّةٍ وَمِنْ كُلِّ عَيْنٍ لَامَّةٍ
U‘īżukumā bikalimātillāhit-tāmmati min kulli syaiṭānin wa hāmmah, wa min kulli ‘ainin lāmmah.
Artinya:
“Aku memohon perlindungan untuk kalian berdua dengan kalimat-kalimat Allah yang sempurna dari setiap setan, binatang yang berbisa, dan dari setiap mata yang jahat.”
Untuk ibu hamil, doa ini dapat dipanjatkan sebagai permohonan perlindungan kepada Allah untuk diri dan calon bayi.
Namun, perlu dibedakan bahwa riwayat tersebut merupakan doa perlindungan untuk anak, bukan doa khusus yang ditetapkan dalam hadis untuk janin di dalam kandungan.
5. Membaca doa perlindungan pada pagi dan sore
Bunda juga dapat mengamalkan doa:
بِسْمِ اللَّهِ الَّذِي لَا يَضُرُّ مَعَ اسْمِهِ شَيْءٌ فِي الْأَرْضِ وَلَا فِي السَّمَاءِ وَهُوَ السَّمِيعُ الْعَلِيمُ
Bismillāhilladzī lā yaḍurru ma‘asmihi syai’un fil-arḍi wa lā fis-samā’i wa huwas-samī‘ul-‘alīm.
Artinya:
“Dengan nama Allah yang dengan nama-Nya tidak ada sesuatu pun di bumi dan di langit yang dapat membahayakan. Dia Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui.”
Doa tersebut dapat menjadi bagian dari zikir dan permohonan perlindungan kepada Allah SWT.
Selain doa, ibu hamil dapat memperbanyak zikir dan membaca Al-Qur’an sesuai kemampuan. Dalam sejumlah amalan, Surah Al-Falaq dan An-Nas termasuk bacaan yang dianjurkan dalam amalan perlindungan.
Apakah doa dapat membantu ibu hamil merasa lebih tenang?
Doa dalam Islam bukan hanya menjadi bentuk ibadah, tetapi bagi sebagian orang juga menjadi cara untuk menghadapi rasa takut, khawatir, dan ketidakpastian selama kehamilan.
Sebuah scoping review yang diterbitkan dalam Frontiers in Psychiatry meninjau sembilan penelitian mengenai praktik keagamaan pada perempuan Muslim selama periode perinatal.
Hasil kajian tersebut menemukan bahwa praktik seperti membaca bagian dari Al-Qur’an, dan mendengarkan bacaan doa berhubungan dengan penurunan kecemasan, depresi, stres, rasa sakit, dan ketakutan pada sejumlah kelompok perempuan Muslim. Namun, peneliti juga menekankan bahwa jumlah penelitian yang tersedia masih terbatas.
Ini artinya, doa dapat menjadi salah satu bentuk dukungan spiritual dan cara menghadapi kecemasan, tetapi bukan pengganti pemeriksaan atau pengobatan medis.
Apakah ibu hamil lebih rentan mengalami gangguan jin?
Dalam kepercayaan dan ajaran agama tertentu, termasuk dalam Islam, keberadaan jin dan setan merupakan bagian dari keyakinan keagamaan. Namun, tidak ada dasar ilmiah yang dapat digunakan untuk menyatakan bahwa ibu hamil secara medis lebih rentan mengalami gangguan jin.
Perubahan selama kehamilan seperti sulit tidur, mimpi yang terasa lebih nyata, kecemasan, perubahan suasana hati, atau kelelahan dapat memiliki banyak penyebab yang berkaitan dengan perubahan fisik dan psikologis selama kehamilan.
Karena itu, Bunda sebaiknya tidak langsung menganggap keluhan tersebut sebagai tanda gangguan jin.
Jika mengalami kecemasan berat, sulit tidur berkepanjangan, sering merasa takut, mendengar atau melihat sesuatu yang mengganggu, atau mengalami perubahan perilaku yang membuat aktivitas sehari-hari terganggu, sebaiknya bicarakan dengan dokter atau tenaga kesehatan.
American College of Obstetricians and Gynecologists (ACOG) menekankan bahwa kondisi kesehatan mental selama kehamilan dapat ditangani dan ibu dianjurkan mencari bantuan ketika kecemasan mulai mengganggu kehidupan sehari-hari.
Bagi Bunda yang mau sharing soal parenting dan bisa dapat banyak giveaway, yuk join komunitas HaiBunda Squad. Daftar klik di SINI. Gratis!
(pri/pri)





Comments are closed.