Wed,26 August 2026
USD41,57
%0.21
EURO48,55
%0.10
GBP55,54
%0.10
BIST11.258,72
%-1.04
GR. ALTIN5.012,06
%0.23
İstanbul
Ankara
İzmir
Adana
Adıyaman
Afyonkarahisar
Ağrı
Aksaray
Amasya
Antalya
Ardahan
Artvin
Aydın
Balıkesir
Bartın
Batman
Bayburt
Bilecik
Bingöl
Bitlis
Bolu
Burdur
Bursa
Çanakkale
Çankırı
Çorum
Denizli
Diyarbakır
Düzce
Edirne
Elazığ
Erzincan
Erzurum
Eskişehir
Gaziantep
Giresun
Gümüşhane
Hakkâri
Hatay
Iğdır
Isparta
Kahramanmaraş
Karabük
Karaman
Kars
Kastamonu
Kayseri
Kırıkkale
Kırklareli
Kırşehir
Kilis
Kocaeli
Konya
Kütahya
Malatya
Manisa
Mardin
Mersin
Muğla
Muş
Nevşehir
Niğde
Ordu
Osmaniye
Rize
Sakarya
Samsun
Siirt
Sinop
Sivas
Şırnak
Tekirdağ
Tokat
Trabzon
Tunceli
Şanlıurfa
Uşak
Van
Yalova
Yozgat
Zonguldak
  1. News
  2. Lifestyle
  3. Cerita Survivor Kanker Limfoma di Tangerang, Awalnya Mengira Sakit Asam Lambung

Cerita Survivor Kanker Limfoma di Tangerang, Awalnya Mengira Sakit Asam Lambung

cerita-survivor-kanker-limfoma-di-tangerang,-awalnya-mengira-sakit-asam-lambung
Cerita Survivor Kanker Limfoma di Tangerang, Awalnya Mengira Sakit Asam Lambung
service

Jakarta

Seorang perempuan asal Tangerang menjadi survivor kanker limfoma atau kanker kelenjar getah bening stadium 4 dan viral di media sosial. Sempat mendapat vonis harapan hidup hanya tiga bulan, ia berhasil melewati rangkaian perawatan panjang hingga kondisinya kini jauh lebih sehat.

Naya Nika Mulyani (30) didiagnosis kanker limfoma hingga menyebar otak pada tahun 2024. Ia menceritakan salah satu gejala awal yang ia rasakan adalah munculnya benjolan kecil di area ketiak. Naya menuturkan gejala tersebut muncul mendadak, tidak nyeri, dan cukup keras.

“Gejala itu disertai nyeri punggung sampai ulu hati dan susah napas yang aku waktu itu pikir itu adalah asam lambung,” ujar Naya lewat salah satu kontennya di Instagram, dikutip detikcom dengan izin yang bersangkutan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

“Nah, ketika malam aku tuh sering keringatan dan aku juga gampang kecapekan. Jujur, aku tuh nggak pernah berpikir kalau itu kanker,” sambungnya.

Naya mengaku terkejut ketika pertama kali mengetahui bahwa itu adalah gejala kanker. Sebab, ia memiliki gaya hidup yang cenderung sehat saat itu.

Naya rutin berolahraga, menjaga asupan makan, tidak merokok, tidak mengonsumsi alkohol, hingga jarang bergadang. Diagnosis kanker limfoma itu akhirnya membuatnya mengalami mental down.

Setelah melalui perjalanan perawatan yang panjang kini kondisi Naya jauh lebih baik. Ia bahkan kembali berolahraga di gym dan membagikan kisahnya lewat media sosial.

Ia berharap, kisah yang dibagikan bisa menjadi harapan bagi pasien kanker lain yang tengah berjuang. Pada saat ini, kankernya sudah bersih dan tinggal menjalani kontrol ke dokter sebagai penyintas kanker.

TERUSKAN MEMBACA KLIK DI SINI.

Bagi Bunda yang mau sharing soal parenting dan bisa dapat banyak giveaway, yuk join komunitas HaiBunda Squad. Daftar klik di SINI. Gratis!

(som/som)

0
emoji-1
Emoji
0
emoji-2
Emoji
0
emoji-3
Emoji
0
emoji-4
Emoji
0
emoji-5
Emoji
0
emoji-6
Emoji
0
emoji-7
Emoji
Berlangganan Newsletter Kami Sepenuhnya Gratis Jangan lewatkan kesempatan untuk tetap mendapatkan informasi terbaru dan mulai berlangganan email gratis Anda sekarang.

Comments are closed.

Login

To enjoy kabarwarga.com privileges, log in or create an account now, and it's completely free!

Install App

By installing our application, you can access our content faster and easier.

Ikuti Kami
KAI ile Haber Hakkında Sohbet
Sohbet sistemi şu anda aktif değil. Lütfen daha sonra tekrar deneyin.